
*
*
*
Krystal menyiapkan bulan madu Leon dan Becca dengan cepat. Leon dan. Becca berangkat ke Dubai malam harinya. Kedua pengantin baru itu akan di Dubai selama seminggu penuh.
*
*
Becca dan Leon sangat menikmati Honeymoon mereka. bahkan tujuh puluh persen aktivitas nya dihabiskan di kamar hotel tentu saja untuk bercinta dan tiga puluh persenya dimanfaatkan untuk berjalan tipis tipis menikmati indahnya Dubai.
Seperti pagi ini pasangan dimabuk cinta itu kembali bergulat di atas ranjang. Keduanya seakan tidak punya lelah melakukan kegiatan panas itu.
" Sudah sayang. Aku lelah kita melakukannya tanpa henti bisa-bisa aku sudah encok di umur tiga puluh tahun jika kau seganas itu," Rengek Becca dengan manja setelah mereka menyelesaikan permainan satu ronde di pagi hari.
Leon Terkekeh lalu mengecup gemas puncak kepala istrinya berkali kali. " Tapi kau suka yang ganas kan?, Tadi kau terus teriak. Honey , Faster please!." Ucap Leon menggoda Becca dengan menirukan teriakan istrinya ketika tadi sedang bercinta.
" Honey, Tidak perlu di copy juga!.. tadi kau juga berteriak bukan cuma aku saja." Protes Becca dengan suara lirih.
" Karena kau nikmat jadi aku berteriak." Sahut Leon enteng.
Becca begitu gemas dengan jawaban suaminya yang frontal itu. Saking gemasnya Becca mengigit dada Leon yang keras itu dengan cukup keras hingga membuat sang empunya mendesis sakit.
Becca menghiraukan Leon yang kesakitan dan berjalan menuju kamar mandi.
Selesai bersiap Leon dan Becca akan sarapan di restoran yang ada di bawah. Brcca sangat lelah jadi tidak ingin berkeliling hari ini cukup makan di restoran yang ada di hotel itu saja sudah cukup.
Mereka menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk menyelesaikan sarapan paginya dengan obrolan ringan Lalu kembali ke kamar hotel.
__ADS_1
Becca dan Leon memanfaatkan waktu berdua dengan baik seperti belum memiliki putra. Becca sangat bersyukur karena memilih jalan hidupnya dengan mengandung Roy karena itulah awal garis hidupnya dimulai untuk menuju Leon. Sekarang tidak ada yang lebih membahagiakan selain ini. Memiliki keluarga yang begitu rukun dan saling membantu. Memiliki putra yang tampan dan pintar. Suami yang begitu mengasihinya dan mencintainya tidak ada yang diinginkan Becca kecuali kehidupannya sekarang ini.
" Thank you so much." Ucap Becca tiba tiba mencium sudut bibir Leon.
" Untuk?," Tanya Leon.
" Karena sudah melakukan tes pada Roy. Walaupun waktu itu kau pasti ragu karena kita memang belum pernah bertemu sebelumnya walau begitu kau tetap melakukan tes itu dan pada akhirnya kita bertiga bisa bersama dalam satu keluarga." Lata Becca.
" Apa yang kau katakan sayang, waktu itu walaupun kemungkinannya sangat kecil kalau aku ayah dari Roy. Tapi melihat bagaimana Roy yang begitu mirip dengan ku dan aku merasa ikatan diantara aku dan Roy Begitu kuat aku begitu berharap jika Roy adalah putraku dan teryata dia memang putraku." Jelas Leon yang berkata jujur Karena dulu dirinya begitu berharap jika hasil tes DNA itu cocok.
" Sudahlah tidak usah dipikirkan yang lalu biarlah berlalu yang terpenting adalah sekarang dan masa depan yang kita jalani bersama." Lanjut Leon memeluk istrinya dari belakang. Kini keduanya sedang berdiri di balkon dengan tangan becca yang berada di pagar pembatas.
" Hmmm I love you so much, Honey. Jangan pernah tinggalkan aku dan Roy." Ucap Becca menggenggam erat tangan suaminya yang melingkar di perutnya.
" I Love you too dan itu tidak akan berubah. Aku tidak bisa berjanji untuk itu karena semua orang di dunia nantinya akan meninggal. Tapi satu yang ingin ku katakan padamu. Selama aku masih bisa bernafas aku akan tetap bersamamu dan ank kita. Aku akan melindungi kalian." Ucap Leon bak seperti penyair.
" Hmmm Thanks." Lirih Becca dan berbalik lalu ******* bibir Leon. Keduanya berciuman mesra di balkon meluapkan perasaan cinta yang berlimpah di setiap decapannya.
*
*
*
Saat ini di belakang Mansion sudah berkumpul Keluarga Besar Jacob dan Costra. Disana sudah ada orang tua Kendrick dan Krystal juga. ( Masih ingat kan Bryan Costra dan Tania Costra orang tua Krystal Sementara Daniel Jacob dan Cristina Jacob adalah orang tua Kendrick Enmanuel Jacob.
Mereka mengadakan Barbeque Party.
Dua pasangan yang tidak lagi muda dengan banyak kerutan di kulit itu terlihat sangat bahagia melihat bagaimana tawa kebahagiaan menghiasai wajah anak cucu dan cicitnya.
" Hei Niel. Tidak menyangka ya kita sudah setua ini." Kata Bryan menepuk pundak besanya.
__ADS_1
" Aku terkadang sangat sedih Bry." Sahut Daniel berakting menyedihkan.
" Why,? Kenapa sedih itu wajar menjadi tua karena kita ini sudah memiliki cicit. Cicit loh buakn cucu!.." Tekan Bryan agar Daniel tidak sedih dan sadar diri.
" Aku sedih bukan karena menolak tua Bodoh!! Aku sedih karena ini.." Ucap Daniel menyingkap kemejanya sembari mewek ala ala.
" Buahahhahahha!!!... " Tawa Bryan pecah namun beberapa detik kemudian tawa itu berhenti dan membuka kemejanya sendiri sesuai yang dilakukan Daniel.
Kemudian keduanya mendesah secara bersamaan. Keduanya masih tidak rela kehilangan perut kotak kotak yang dulu melekat di Perut Mereka. Kini tidak ada lagi perut kotak kotak adanya adalah kulit berlebih di usia senjanya.
Kemudian kedua pria itu menghampiri istrinya masing-masing menunggu aneka makanan bakar yang sedang di panggang oleh ketiga cucu kembarnya.
Mereka sangat terlihat bahagia saling bercanda dan menyuapi pasangannya kecuali Lionel tentunya yang justru sibuk menyuapi keponakannya Roy.
Seakan tahu jika sang Uncle tidak terlalu menikmati pesta karena alasan yang sama. Suasananya hati Uncle nya itu sedang sedih sejak beberapa hari yang lalu.
" Uncle. it's Okey lupakan rasa kesal dihati Uncle dan nikmati pestanya okey." Ucap Roy penuh perhatian.
" Kau memang yang paling tahu isi hati Uncle, Roy." Sahut Lionel mengacak rambut keponakannya.
Dan Lionel pun mengambil gitar dan memainkannya sembari beryanyi lagu berjudul Never Enough. Lionel melupakan sejenak rasa gundahnya melihat kearah kedua kakaknya yang sedang berdansa dengan iringan musik dari gitarnya.
Megan yang yang tengah hamil tua itu berdansa deng bimbingan protective dari sang suami.
" Perhatikan gerakan mu, Honey." Kata Leo saat Megan sedikit oleng.
" Thanks. I Love You suamiku."
Cup.. Megan mencium bibir Leo.
" I love you too. I love you so much, baby." Sahut Leo mencium bibir Megan dengan ******* pelan.
__ADS_1
Krystal dan Kendick yang melihat anak-anaknya bahagia juga ikut bahagia keduanya juga ikut berciuman dan mengatakan cinta berkali kali. Walaupun masih sedikit khawatir dengan Lionel yang masih sendiri tapi Krystal percaya dengan putranya yang akan memilih pasangan yang tepat. Krystal tidak ingin ikut campur dengan asmara putranya. Krystal membebaskan pasangan mana yang dipilih anaknya asalkan saling mencintai dan berhati tulus. Seperti kedua mantunya yang lain walaupun dari keluarga yang tak harmonis dan yang satunya dari keluarga yang biasa-biasa saja tapi mencintai Leon dan Leo dengan tulus Krystal juga menerima mereka dengan tulus.
The End.....