Level Max Setelah 5000 Tahun

Level Max Setelah 5000 Tahun
Hasil yang mengejutkan.


__ADS_3

Meskipun berusaha untuk tidak peduli, tapi Ilya jelas mendengar suara bisik-bisik mereka yang ada di sana dan ia pun merasakan tatapan mereka yang penasaran pada dirinya.


Hari ini dia akan melakukan tes ulang, meskipun beberapa orang sudah yakin bahwa Ilya pasti memiliki rank S dari video hasil pertarungannya dengan bos monster tapi ada juga orang yang masih meragukannya—dan tes ulang ini sebagai bukti kebenaran atas kekuatannya.


"Selamat datang di kantor pusat para Hunter, di sini kamu akan melakukan tes kekuatan untuk melihat dimana rank mu berada"


Lelaki itu berbicara dengan senyuman bisnis yang jelas. Ilya melihat aura seorang materialis dari lelaki ini, meskipun begitu dia yakin lelaki di depannya memiliki kekuatan yang kuat—hampir sama seperti Gauri namun Ilya merasa dia lebih kuat lagi.


Tangannya terulur untuk berjabat tangan dengan Ilya. Lelaki bermata hazel itu menyambut tangannya dengan baik, namun tiba-tiba saja Ilya  melihat tatapan lelaki di depannya ini berubah.


'Perasaan aku aja atau dia memang menatap waspada padaku?'


Ilya bertanya pada Noe.


["Dia memang mewaspadai mu sejak tadi"]


Noe menjawab singkat. Lelaki itu memang merasa awas pada Ilya, pantas saja sejak tadi tatapannya terlalu menusuk untuk seseorang yang baru pertama kali bertemu.


"Tidak bisakah kamu melepaskan tangan kakak ku? Dia bisa kesakitan"


Gauri datang sebagai penengah karena lelaki itu tak kunjung melepaskan tangannya dari Ilya. Dia menatap Gauri, lalu tatapan menusuk tadi berubah begitu saja.


"Maafkan aku kakaknya Gauri. Ngomong-ngomong, kita belum berkenalan. Nama ku Alexander Dane, gulid master Orion yang akan menjadi pengawas mu hari ini"


"Aku Ilya Sigma, mohon bantuannya"


Meskipun sebentar tapi Ilya melihat dahi Alex berkerut saat dia berbicara informal padanya, apa itu masalah? Lagipula Gauri juga begitu, jadi Ilya pikir dia pun bisa melakukannya.


"Hahaha, iya. Mohon bantuannya"


Alex tersenyum simpul dengan sangat profesional. Padahal dalam hatinya dia merutuki Ilya karena dia berbicara dengan santai padanya—hanya Gauri yang dia izinkan, tapi kenapa Ilya juga mengikutinya?


'Meskipun menyebalkan tapi aku harus menahannya'


Jika dengan melakukan ini dia bisa mendapatkan restu dari Ilya maka Alex tidak merasa keberatan meski harus menurunkan egonya yang setinggi harapan orang tua itu. Apapun akan ia lakukan, demi ayang.


"Aku hanya ingin berkenalan sebentar dengan kakakmu, apa kamu tidak menyukainya Gauri?"


Alex melepaskan tangannya yang berjabat dengan Ilya tadi. Kini matanya beralih menatap Gauri yang berdiri di sebelah Ilya.


Gauri mendengus singkat. Seperti biasa, bersikap apatis pada lelaki itu dan Alex sudah memakluminya.


"Waktu adalah uang dan kita tidak mau menyia-nyiakan uang kan? Jadi ikuti aku, kamu bisa melakukan tes di ruangan lantai dua"


Alex berjalan di depan mendahului Sigma bersaudara, sementara Ilya mengikutinya dan Gauri yang mengekor sang kakak.


Ilya tidak mempedulikan tatapan penasaran dari orang-orang di sana, yang dia pikirkan sekarang adalah bagaimana caranya supaya kekuatan dia terbukti? Noe bilang teknologi untuk mengecek kekuatan di bumi terlalu lamban sehingga kekuatan Ilya tak terdeteksi olehnya. Dia akan merasa malu kalau kejadian dulu terulang lagi.


'Kira-kira apa yang harus aku lakukan?'


["Pikirkan sendiri"]


Ilya menahan emosinya sebab Noe yang menjawab dengan menyebalkan—yah, dia juga salah sih karena bertanya pada sistem itu.

__ADS_1


"Kita sudah sampai"


Begitu masuk ke dalam ruangan itu Ilya melihat dua orang yang memakai jas hitam formal, di depan mereka terdapat bola kristal yang Ilya yakini berfungsi sebagai pengukur kekuatannya.


"Terlihat berbeda dengan yang pernah kamu lihat kan? Ini adalah alat pengukur baru yang kami kembangkan, aku harap alat pengukur ini bisa menentukan level kekuatan para hunter dengan adil dan akurat"


Dia tersenyum penuh arti diakhir ucapannya, sedangkan Ilya mengangguk-angguk paham tanpa bertanya apapun lagi.


"Kalau begitu ayo kita mulai"


"Oke"


Ilya berdiri di depan bola itu kemudian menyentuh permukaan bola dengan tenang. Dia terlalu fokus dengan urusannya sendiri sehingga tidak menyadari tatapan Alex yang sejak tadi menatapnya dingin.


'Tidak peduli meskipun dia kakak dari Gauri tapi aku akan memberikannya level rendah jika kekuatannya itu terbukti bohong'


Alex adalah satu diantara banyaknya orang yang meragukan keaslian video Ilya di dungeon, dia tidak mau percaya jika belum melihat buktinya—karena itu Alex bersyukur karena dirinya dipilih oleh presiden untuk mengawasi Ilya saat ini.


Dalam hatinya Alex tersenyum meremehkan. Dia tidak percaya pada seseorang yang meninggalkan adiknya selama lima tahun tanpa kabar dan membuat sang adik kerepotan selama itu, jika memikirkan tentang bagaimana usaha Gauri untuk menemukan kakaknya Alex merasa marah.


Alex menjadi saksi dan orang yang selalu membantu Gauri saat perempuan itu mencari kakaknya hampir di seluruh negeri, bahkan dia pun membantunya untuk memperluas pencarian mereka sampai ke luar negeri.


'Gauri terlalu baik pada kakaknya, jadi sebagai calon suami masa depannya aku yang harus bertindak dan menempatkan dia di level terbawah—'


Bom!


Semua orang yang ada di sana, kecuali Gauri terdiam begitu melihat bola kristal yang meledak. Awalnya warna bola tersebut berubah menjadi hitam, setelah itu dia meledak menjadi kepingan-kepingan yang berpencar disekitar ruangan mengetes rank.


"L—luar biasa, bukannya Hunter terkuat di dunia hanya mencapai warna hitam? Ini bahkan melebihinya!"


'Tidak, ini pasti salah, tapi masa sih!?'


Alex bahkan tak yakin dengan matanya sendiri.


Dia berjalan cepat mendekati Ilya lalu mendorongnya kesamping untuk membiarkan Alex melihat kepingan alat pengukur kekuatan yang sudah hancur, di sana dia berjongkok dan menyentuh lantai retak sebab tekanan dari kekuatan Ilya tadi.


Hunter terkuat di dunia saja tidak menghancurkan lantai sekitarnya ketika dia melakukan tes rank, tapi Ilya memperlihatkan hal baru dan mengejutkan.


"Ini rusak"


Dia bergumam singkat kemudian kepalanya langsung berbalik dan menatap Ilya. Sang tuan yang ditatap tersentak, apalagi Alex langsung menyentuh bahunya kuat begitu dia ada di depannya.


"Kau,"


"Aku?"


Ilya agak tergagap saat melihat aura berapi-api dari Alex. Benarkah dia lelaki aneh yang menatapnya tajam sejak tadi? sepertinya Alex pun memiliki kepribadian ganda seperti Hyun atau kondisi mental yang disebut bipolar.


"Kau adalah rank S baru di negara kita, tidak, mungkin kau lebih kuat dariku atau Sinta"


Matanya tak lepas dari Ilya saat dia mengatakan itu—tangannya bahkan masih mencengkram bahu Ilya, agaknya dia memiliki dendam pada lelaki dengan nama keluarga Sigma itu.


"Ayo bertarung"

__ADS_1


Ucapnya enteng. Ilya agak melongo, tidak menyangka akan mendapatkan tantangan lagi dari orang selain Daniel.


"Hah?"


"Bertarung denganku atau kau harus menyerahkan Gaur—"


Brugh!


Satu bogem mentah dia terima dari Gauri, membuatnya tertunduk sebab pukulan dari perempuan itu.


"Sudah cukup di sana, aku tidak mau mendengarnya lagi"


Ujar Gauri dengan wajah kesal dan malu. Sementara Alex mengusap-usap belakang kepalanya yang menjadi target pukulan dari perempuan yang dia cintai.


"Gauri, itu sakit lho"


Sang empu tak menghiraukan rengekan itu. Dia beralih menatap kakaknya, lalu senyuman manis yang jarang sekali Alex lihat muncul di wajah ayu milik Gauri.


"Selamat kak Ilya, kamu sudah resmi menjadi Hunter rank S sekarang"


Kemudian Gauri memeluk Ilya yang mengundang rasa iri dengki dari Alex.


"Aku selalu bangga padamu"


Ilya membalas pelukan sang adik tanpa menghiraukan tatapan iri dari Alex. Sebenarnya Ilya sendiri tidak merencanakan untuk berlebihan begini, dia hanya berniat untuk menunjukkan bahwa dia kuat dan lebih dari cukup untuk menjadi rank S.


Salahkan rasa khawatirnya yang takut kejadian waktu pertama dia


'Bukan kah aku terlalu berlebihan?'


["Kamu hanya suka mencari sensasi"]


Ilya menahan dirinya untuk tidak memaki. Saat ini dia harus bahagia karena akhirnya dia resmi menjadi Hunter rank S.


"Selamat karena sudah menjadi Hunter rank S, tuan Ilya Sigma"


Suara seseorang yang dia kenali tiba-tiba saja masuk ke telinganya. Ilya melepaskan pelukan Gauri, dia berbalik dan menemukan sosok yang sudah lama tidak dia lihat.


"Han Do Hwa?"


Nama sang empu dia sebutkan pelan, bersamaan dengan ingatan konyol semi memalukan ketika Ilya melamarnya di dungeon. Kalau dipikir lagi Ilya melakukan itu spontan sebab dia memang mau memiliki kekasih, tapi yah enggak melamar orang tiba-tiba juga.


perempuan itu, Han Do Hwa, dia tersenyum manis pada Ilya lalu berjalan mendekati mereka.


"Hai, *long time no see" (Lama tak bertemu)


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2