
"Aku tidak menyangka kamu datang ke sini"
Ujar Ilya sambil menatap Do Hwa yang tersenyum padanya. Dia masih terlihat cantik. Sebenarnya wajah Do Hwa ini termasuk ke dalam kriteria perempuan yang Ilya suka—mungkin itu juga menjadi alasan mengapa dia impulsif melamar perempuan itu dulu.
"Aku tau kamu akan melakukan tes ulang dan aku juga sudah melihat video yang viral itu, sudah ku duga, kamu tidak mungkin hanya Hunter rank F biasa. Oh, aku membawa ini untukmu"
Tangannya terulur memberikan sebuah buket bunga dengan secarik kertas bertuliskan selamat.
"Terima kasih"
Sebelum Ilya mengambil buket dari tangan Do Hwa, tangan orang lain mengambilnya terlebih dahulu dan pelakunya adalah Gauri.
"Maaf, tapi apa hubungan anda dengan kakak saya?"
Dia terang-terangan bertanya begitu dengan tatapan menyelidik. Do Hwa tersenyum maklum, rupanya Gauri benar-benar protektif pada kakaknya seperti yang dia dengar dari rumor—padahal dulu saat Do Hwa bertemu dengan Gauri, sifatnya tidak seperti ini.
"Ilya adalah penyelamat saya, jadi sudah sewajarnya kan kalau saya memberikan selamat padanya?"
Ucap Do Hwa. Dia mengatakan yang sejujurnya, meski insiden lamaran itu tidak dia sebutkan karena penjelasan singkat itu lebih dari cukup.
Gauri terlihat agak lega saat dia mendengar jawaban yang dapat dia terima. Dia tersenyum tipis, senyuman bisnis yang ia miliki.
"Begitu? Maafkan saya karena sudah bertindak tidak sopan."
"Tidak masalah, saya mengerti mengapa anda melakukan itu"
Tiba-tiba saja mereka terlihat lebih akrab. Ilya sampai heran sendiri, apa ini artinya masalah diantara mereka sudah selesai? Dia hendak berbicara lagi pada Do Hwa namun suara Alex lebih dulu menginterupsi.
"Anda datang ke sini rupanya, peneliti Han"
Dia berujar singkat sambil berjalan mendekati Do Hwa. Alex mengenal Do Hwa dan memanggilnya penelitian Han, mereka kadang bekerja sama di lab untuk meneliti sesuatu.
Do Hwa sedikit mengangguk pada sapaan dari Alex.
"Lama tak bertemu, tuan Alexander"
Ucapnya singkat. Meskipun saling kenal dan kadang membantu, tapi hubungan mereka tidak lebih dari itu. Do Hwa kurang menyukai sifat percaya diri yang dimiliki Alex dan si Alex pun tidak terlalu peduli padanya kalau bukan masalah pekerjaan.
Intinya, mereka hanya rekan bisnis biasa tidak lebih dan tidak kurang.
"Kalau begitu kita akhiri reuni kecil ini, karena Ilya Sigma harus menjalani tes terakhir"
Dia mendorong punggung Ilya dan menyeretnya ke luar. Gauri mengikuti mereka sedangkan Do Hwa melambaikan tangannya pada Ilya dengan senyuman simpul, dia tidak ikut karena tujuannya memang hanya memberikan hadiah dan ucapan selamat saja pada Ilya.
"Aku sebenarnya ingin membawa mu ke guild ku, apa kamu mau?"
Alex tahu-tahu malah menawarinya pekerjaan. Menjadi Hunter di guild besar dan kuat, siapapun tidak akan menolaknya apalagi yang menawari adalah ketua guild itu sendiri.
Tapi kalau masuk ke guild Orion, Ilya akan bekerja langsung dengan pemerintahan dan dia tidak terlalu menginginkan itu.
__ADS_1
"Maaf, sepertinya aku tidak bisa."
Dia langsung menolaknya.
"Cih, dasar. Jadi kamu mau masuk guild adik mu?"
"Aku juga tidak akan melakukan itu"
Bergabung bersama Yoo-Han dan Remy mungkin keputusan yang paling aman dan bagus sebab guild itu dimiliki oleh adiknya. Tapi, bukannya itu nepotisme? Kekuatan orang dalam akan menyertai Ilya jika dia masuk ke guild Orbit.
["Guild yang cocok untuk situasi mu saat ini adalah guild Moon"]
Ilya masih ingat ucapan Noe kemarin, saat mereka mencari tahu tentang bencana kedua, Hyun. Mencari informasi tentang dia sangat sulit, di internet tidak ada hasil berguna yang dia dapatkan selama hampir sepuluh jam mencari sedangkan Ilya harus tahu tentang informasi pribadi si calon bencana supaya dia bisa menemukan pemicu utama penyebab ledakan kekuatannya.
Ilya berpikir untuk bertanya langsung pada Hyun. Mungkin dia bisa memanfaatkan perasaan Hyun yang tertarik padanya? Siapa tau Hyun akan berbagi informasi yang dia butuhkan, namun Ilya mengurungkan niatnya itu sebab dia tidak memiliki kontaknya.
Ilya hampir menyerah, tapi ada satu hal penting yang dia lupakan dan mungkin bisa memberikan petunjuk.
["Calon bencana kedua ini memiliki pekerjaan sebagai pembunuh Hunter, memang sulit mencarinya diantara isu-isu tidak penting tapi jika dicari dengan teliti kamu bisa saja mendapatkan informasi"]
Saat dia mencari tahu tentang pembunuh Hunter, Ilya menemukan petunjuk kecil. Isu tentang orang yang memiliki hubungan dan dicurigai sebagai pemimpin para pembunuh Hunter.
Percakapan di internet itu memberikan Ilya sedikit petunjuk. Dia terus membaca percakapan mereka dan berharap mendapatkan sedikit jawaban.
William memang memiliki beberapa reputasi buruk, dia sering dicurigai banyak hal oleh penduduk dunia maya. Salah satunya adalah orang yang pemimpin para pembunuh Hunter, penduduk dunia maya terlalu jeli untuk mencari beberapa bukti dan menariknya menjadi sebuah kesimpulan.
Jika William memang memiliki hubungan dengan pembunuh Hunter maka dia pasti terhubung dengan Hyun, jadi untuk mencarinya dia harus terlibat
Guild moon disponsori oleh perusahaan milik William. Ilya harus masuk ke guild itu, dengan harapan supaya ia bisa mencapai tujuannya.
"Tes terakhir sudah selesai, mulai sekarang kamu adalah Hunter rank S yang baru. Selamat"
Ilya berjabat tangan dengan Alex singkat, setelah itu dia mengucapkan terima kasih dan hendak pergi dari sana.
"Tunggu dulu"
Dia otomatis menghentikan langkahnya begitu mendengar Alex yang berseru.
"aku sarankan untuk pulang lewat pintu belakang"
"Kenapa begitu?"
"Karena aku yakin kau tidak mau berhadapan dengan para wartawan lapar kan?"
Tatapan Ilya langsung beralih menatap jendela. Ruang tes terakhir berada dilantai tiga dan dari sana dia bisa melihat kumpulan para wartawan yang haus akan informasi sedang berdiri di pintu depan—jumlah wartawan itu sangat banyak hingga terlihat seperti sekumpulan semut oleh Ilya di atas sana.
__ADS_1
"Kalian pergilah lebih dulu, aku akan keluar dan menjadi umpannya."
Alex mengatakan itu ketika Gauri sudah ada di sana. Do Hwa pamit lebih dulu, jadi dia tidak mengantarkan Ilya pulang.
Mereka sudah masuk ke dalam mobil begitu Alex keluar dari gedung.
"Para wartawan bisa menjadi menyeramkan"
Ilya bergidik ngeri ketika melihat Alex yang langsung diserbu para wartawan itu. Untung saja Ilya menurutinya, kalau tidak mungkin saat ini dia harus bertahan dengan lautan manusia di sana.
"Untungnya Alex bisa menjadi umpan dengan baik"
Gauri berucap singkat sambil bersandar di pundak Ilya. Ngomong-ngomong tentang pertemuannya dengan Alex, dia tahu kalau Alex menaruh perasaan pada adiknya—ya, dia terang-terangan memperlihatkan itu sih dan kepekaan Ilya pun tidak selalu setara dengan dua sendok nyam-nyam.
Tapi rupanya Gauri yang tidak memberikan umpan baik. Ilya senang-senang aja, dia jadi tidak perlu khawatir harus melepaskan Gauri lebih cepat tapi dia akan mengawasi Alex nanti.
Pak supir segera melajukan mobilnya membelah jalanan menuju apartemen, Ilya ingin segera beristirahat hari ini.
'Noe, apa kau ada?'
Ujarnya dalam hati. Noe tidak berbicara sejak tadi hingga memunculkan pertanyaan di benak Ilya. Ke mana lagi sistem itu?
["Ada apa?"]
Suaranya menjawab ketus. Ilya menyesal sudah memanggilnya, tapi mau bagaimana lagi, dia sedang butuh bantuan Noe.
'Aku ingin memperlihatkan sesuatu'
Ada dua hal yang disensor dengan simbol tidak jelas, melihatnya membuat Ilya penasaran dan dia pikir Noe akan mengetahuinya.
["Jangan tanya aku. Itu mungkin ulah penjaga dimensi"]
Jawaban dari Noe membuat Ilya harus menelan rasa penasarannya. Emangnya apa sih itu sampai-sampai harus disensor segala? meskipun ingin tahu tapi Ilya tidak bisa mencari tahu sebab penjaga dimensi tidak ada di sana.
'Aku juga heran dengan kata lelaki setengah gila, padahal aku tidak gila tuh?'
["Kamu gila, aku tahu itu"]
Ilya memutuskan untuk memikirkan itu nanti karena bertanya pada Noe malah membuatnya emosi.
'Taming Hunter, apa kemampuan mengendalikan Monster milikku masih bisa digunakan di sini?'
Kemampuan yang sering Ilya gunakan ketika masih di dungeon dulu, dia pikir kemampuan tersebut akan hilang begitu dia keluar dari dungeon—namun itu justru menjadi salah satu job skill yang Ilya miliki.
'Aku jadi ingat sama pupu deh, dia apa kabar ya'
Salah satu bos monster kuat yang menjadi bawahan Ilya. Dia tidak pamit dulu ketika pergi, mungkin karena itu Ilya jadi mengingatnya tiba-tiba.
__ADS_1
'Apa kami bisa bertemu lagi kalau aku ke dungeon rank tinggi ya?'