Level Max Setelah 5000 Tahun

Level Max Setelah 5000 Tahun
Sedikit petunjuk.


__ADS_3

"'Aku akan memilih guild Moon dan menjadi Hunter di sana' betapa terkejutnya aku ketika mendengar bahwa berlian baru di negara ini menggelinding dengan sendirinya pada kami, kalau boleh tau apa alasan kamu memilih guild moon daripada guild besar lainnya?"


Saat ini Ilya sedang 'interview' dengan pemilik guild itu sendiri. Yui Guan seorang wanita berperawakan seperti aristokrat namun teduh, yang khas darinya adalah sanggul rapi tanpa ada sedikitpun rambut yang mencuat keluar.


Menurut Ilya, dia tampak lebih dewasa dari ketiga master guild lainnya.


'Gak mungkin aku bilang mau cari William di sini'


Dia enggak sebodoh itu untuk mengatakan tujuan utamanya.


'Tapi aku sudah merencanakan jawabannya'


Ilya duduk lurus dengan postur yang tegak, ia menatap Yui kemudian berbicara.


"Aku dengar kalian membutuhkan seorang taming Hunter? Job skill utama ku adalah pengendali monster, karena itu aku berpikir guild ini paling cocok denganku"


Dia tidak berbohong. Ilya memang seorang pengendali monster meskipun dia menguasai kekuatan lainnya juga—tapi sekarang bukan itu masalahnya, Yui dan guild miliknya membutuhkan taming Hunter yang kuat untuk penelitian mereka, namun sampai saat ini dia belum menemukan Hunter yang pas.


Apalagi, job skill taming Hunter sangat jarang ada seperti seorang healer rank A keatas.


Jika Ilya bergabung dengan mereka maka itu akan sangat menguntungkannya.


"Aku tidak memiliki hak untuk menolak seseorang sepertimu."


Dia berdiri lalu mengulurkan tangannya pada Ilya.


"Bisakah kamu mulai bekerja besok, Hunter Ilya Sigma?"


Ilya tersenyum simpul kemudian menyambut uluran tangan Yui.


"Iya, saya bisa melakukannya"


Yui tersenyum puas. Akhirnya dia bisa mendapatkan bakat berharga seperti Ilya—jujur saja, tadinya dia tidak terlalu banyak berharap untuk merekrut Ilya masuk ke dalam guild miliknya.


Guild moon memiliki umur yang lebih muda dari tiga guild besar lainnya, dia baru naik ke posisi atas baru-baru ini berkat kerja samanya dengan beberapa rekan bisnis. Karena itu Yui tidak yakin Hunter rank S seperti Ilya akan mau bergabung.


"Ini kontak ku. Jika kamu memiliki pertanyaan, kamu bisa langsung bertanya padaku. Oh iya, tugas pertama mu mungkin langsung masuk ke dungeon, apa tidak masalah?"


Ilya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban. Dia tidak merasa keberatan sama sekali, malahan dia senang karena akhirnya bisa masuk ke dungeon—apalagi dia mau mencoba sesuatu di sana nanti.


"Itu bagus. Kalau begitu, sampai jumpa besok"


"Baik, terima kasih karena sudah menerima saya di sini"


Percakapan mereka berakhir begitu saja. Ilya keluar lebih dulu tanpa diantar oleh Yui sebab dia menolak bantuannya tadi dengan alasan Ilya ingin mengelilingi guild sendirian, dan Yui mengizinkannya.


Entah Yui ini terlalu percaya pada Ilya atau dia terlalu baik, seharusnya perempuan itu tidak membiarkan Ilya berkeliling sendirian sebab tujuan Ilya bukanlah melihat-lihat saja.


"Kamu merasakannya Noe?"


Ilya berjalan tak tentu arah. Mencari keberadaan pemilik kekuatan asing yang Noe rasakan saat ini.

__ADS_1


["Iya, dia tidak terlalu jauh. Aku yakin kekuatannya sama seperti seseorang yang ada di hutan waktu itu"]


Hutan. Itu artinya kejadian saat Calista diculik. Ilya tahu lelaki tua yang menyerangnya habis-habisan waktu itu memakai item untuk menyamar, namun dia tidak tahu secara pasti siapa sosoknya yang asli.


Dan rupanya dia ada di guild moon saat ini.


'Apa dia Hunter di sini?'


Jika iya, ada kemungkinan pemimpin guild moon terlibat dengan para pembunuh Hunter, karena lelaki tua yang Ilya lihat waktu itu seperti pemimpinnya.


'Bukannya kalau begini dia bisa saja—'


Brugh!


Tidak hati-hati, Ilya kembali menabrak seseorang.


"Maaf, saya buru-buru tadi jadi—"


Dia menghentikan ucapannya ketika melihat sosok yang dia tabrak. Lelaki dengan baju lab warna putih, disampingnya ada seorang perempuan yang Ilya kenal—menunduk dengan tangan terluka lebam tersembunyi dibalik jas lab panjang miliknya.


'William Ford dan Do Hwa'


Ilya mengucapkan nama mereka dalam hati. Han Do Hwa, perempuan itu tersentak saat menyadari orang yang di depannya adalah Ilya—karena menunduk dia jadi tidak sadar ada sosok lelaki itu.


"Oh? Siapa ini, Hunter rank S baru kita. Ada urusan apa anda di guild Moon ini?"


Lelaki itu seperti berusia akhir tiga puluhan. Dia tersenyum ramah, bertingkah tidak berbahaya dan baik. Kalau saja Ilya tidak tahu dia itu orang yang sama dengan si lelaki tua, mungkin Ilya akan tertipu oleh wajah palsu miliknya.


"Halo tuan Ford, mulai besok saya sudah resmi menjadi Hunter di guild ini. Saya dengar anda adalah sponsor utama guild moon? kita mungkin akan sering bertemu jadi mohon kerjasamanya"


Dia mengulurkan tangannya lalu disambut dengan baik oleh William.


"Begitu kah? Aku terkejut, rupanya guild ini kedatangan Hunter hebat sepertimu! aku sudah lihat video itu, kamu kuat banget"


"terima kasih"


Mereka mengakhiri acara jabat tangan singkat itu. Kini tatapan Ilya beralih menuju Do Hwa yang masih diam tak berbicara apapun—aneh, dia jadi sangat berbeda padahal mereka baru tidak bertemu dua hari lalu.


Saat Ilya melakukan tes Do Hwa tampak baik-baik saja, namun hari ini dia sangat kacau.


'Apalagi luka lebam itu mencurigakan'


William itu ayah angkat Do Hwa, jadi tidak aneh kalau mereka berjalan bersama seperti sekarang—yang aneh adalah luka di tangannya itu, sangat menganggu pikiran Ilya.


"Saya tidak menyangka bisa bertemu dengan Do Hwa di sini,"


Ilya langsung membahas tentang sang puan di depan William.


"Oh, benar juga. Kalian saling kenal kan? Hwa sayang, mengapa kamu tidak menyapanya sebentar?"


Do Hwa tersentak ketika William menepuk pundaknya. Tangannya gemetar, namun dia berusaha tenang dan berbicara seperti biasa pada Ilya.

__ADS_1


"Kita baru bertemu dua hari lalu kan? Aku pikir kamu akan masuk ke guild lain, atau mungkin guild adikmu"


Dia tersenyum diakhir kalimatnya, seolah-olah ekspresi ketakutan dan lelah tadi tidak pernah ada di sana.


"Aku tidak melakukannya. Guild Moon sepertinya cocok untuk ku, karena itulah aku memilih bekerja di sini"


"sekali lagi selamat, aku senang kita bertemu lagi"


Percakapan mereka berakhir sebelum Ilya ingin bicara hal lain padanya. William menepuk tangan sebagai tanda meminta interupsi, dia tersenyum tipis lalu mengajak Do Hwa pergi.


"Sangat senang melihat putri ku bicara dengan seru begini, tapi maaf, kami harus pergi untuk melakukan penelitian lain. Apa kamu tidak masalah?"


Ilya menggelengkan kepalanya pelan sambil tersenyum maklum. Dasar pembohong, wajahnya terlihat jelas bahwa ia ingin segera pergi dari sana.


"Tidak apa-apa. Maaf karena menyita waktu kalian"


William melambaikan tangannya seolah mengatakan itu tidak apa-apa. Setelahnya mereka pun pergi, Ilya masih memperhatikan kepergian mereka berdua di sana.


Dari belakang Ilya minat tangan Do Hwa yang digerakkan, seperti membuat kode dengan mengangkat empat jarinya kemudian menurunkannya secara bersamaan.


["Itu kode dalam bahaya, dia meminta bantuan"]


Noe berucap singkat yang membuat Ilya terkejut. Sudah dia duga, William pasti melakukan sesuatu pada Do Hwa saat ini.


'Apa jangan-jangan dia jadi bahan eksperimennya!?'


Tak habis pikir jika itu benar-benar nyata. Tidak hanya menjadi pemimpin para pembunuh Hunter, dia bahkan menjadikan putrinya sendiri sebagai bahan eksperimen.


"Bagus Do Hwa, akan aku pastikan kamu mendapatkan apa yang kau mau nanti"


Do Hwa menunduk dengan perasaan gelisah. Dia takut sekaligus khawatir pada Ilya.


'Maafkan aku'


.


.


.


.


.


.


Kode meminta bantuan menggunakan tangan saat kalian mengalami kekerasan itu beneran ada ya. Kalian mengangkat lima jari, katupkan jempol kalian kemudian empat jari kalian diturunkan secara bersamaan.



Kurang lebih seperti itu. Ketika kalian mau meminta bantuan pada orang lain namun kalian dalam situasi yang gak bisa berbicara, mungkin kalian bisa pakai cara ini.

__ADS_1


Semoga membantu.


__ADS_2