Level Max Setelah 5000 Tahun

Level Max Setelah 5000 Tahun
Wyvern(2)


__ADS_3

"Bolehkah aku meminta potion untuk menyembuhkannya?"


Semua orang di sana tersentak. Serius? Ilya ingin menyembuhkan monster itu? Mereka tidak yakin untuk mengabulkan permintaan Ilya.


"Itu agak--anda tahu, monster itu sangat kuat. Perlu lebih dari lima Hunter rank A untuk mengalahkannya, jika dia sembuh nanti kita—"


"Aku yang bertanggung jawab jika hal buruk terjadi."


Ilya langsung memotong ucapan peneliti itu dengan yakin.


"Apa kalian tidak mau melakukannya?"


Dia bertanya singkat. Nada bicaranya berubah menjadi mengancam, dia seolah akan membunuh mereka saat itu juga jika tidak mengabulkan keinginannya untuk menyembuhkan monster tersebut.


Para peneliti itu bimbang. Mereka tidak bisa sembarangan memberikan pengobatan pada monster yang sudah susah payah mereka jinakkan, namun jika mereka tidak melakukan apa yang Ilya minta mungkin saja hal buruk lain akan terjadi di sana.


"Lakukan saja"


Yui berucap singkat yang membuat para peneliti di sana tercengang.


"Tapi, master guild!—"


Mereka hendak menolaknya namun Yui mengulang ucapannya lagi lalu memerintahkan pada mereka dengan tegas.


"Lakukan!"


Para peneliti ketar-ketir. Mereka takut pada Yui saat dia marah.


"B—baik!"


Segera mereka melakukan apa yang Yui perintahkan sekaligus permintaan memaksa dari Ilya. Mereka memberikan potion penyembuhan terbaik pada monster itu, meski agak takut mendekatinya namun mereka masih melakukan tugas itu.


["Saat seperti ini kau bisa memanfaatkan kekuatan mu dengan baik"]


Noe memuji kemajuan Ilya dalam menggunakan kuasa yang dia miliki. Sedikit mengancam dibutuhkan saat ini, biasanya Ilya enggan melakukan itu tapi sekarang dia berhasil melakukannya demi menyelamatkan bawahan monster nya di dungeon dulu.


"Maaf, sebentar lagi kamu akan sembuh"


Dia berucap lirih dengan kedua tangannya yang masih memeluk kepala Wyvern yang tertunduk.


"Terima kasih tuan"


Si Wyvern berbicara lemah. Luka yang perlahan sembuh itu terasa perih, dia harus menahannya untuk bisa sembuh dan pulih.


"Apa-apa ini? Kenapa monster itu diberikan potion yang berharga?"


Lelaki jangkung dengan gaya rambut mohawk muncul tak diundang sambil berbicara tentang apa yang dia lihat.


"Albert!"


Yui membentak Hunter itu. Padahal orang lain seharusnya dilarang masuk ke ruangan tersebut, tapi kenapa Albert bisa masuk ke sana dengan mudah? Oh iya, dia pasti mengancam penjaga pintu dan masuk secara paksa—itu memang sifat buruk yang dia miliki.


"Ah~rupanya nona Yui ada di sini"


Albert berbicara santai sambil tersenyum pada Yui. Senyuman mengejek dan tidak hormat, dia tidak pernah memanggil Yui dengan sebutan master guild hanya karena dia adalah sepupu dari sponsor utama guild moon.


"Apa yang aku bilang tentang jangan memanggil namaku saat kita bekerja?"


Yui lagi-lagi mengingatkan Albert tentang aturan guild namun jawaban darinya selalu sama setiap saat.

__ADS_1


"Ribet amat sih, padahal kan cuma nama doang"


Ucapnya singkat. Matanya beralih menatap Ilya yang masih tampak mengobrol dengan Wyvern itu, karena penasaran sekaligus kesal ia pun berjalan mendekatinya lalu berdiri tepat di belakang Ilya.


"Hei, pendek. Apa kau yang menyuruh mereka untuk memberikan potion itu? Kau tau tidak hah, berapa mahalnya potion yang kau gunakan untuk monster itu"


Yui dan para peneliti di sana langsung terkejut mendengar Albert yang menghina Ilya dengan sebutan pendek. Dia memang lebih tinggi dari lelaki bermata hazel itu, tapi menggunakan tinggi badan sebagai hinaan tampaknya berhasil membuat Ilya kesal setengah mati.


Bukan salah dia tinggi badannya berhenti di angka seratus enam puluh tujuh bahkan setelah dia berusia lima ribu tahun.


Ilya terkikik geli ketika dia memikirkan tentang mengapa tinggi badannya tidak bertambah.


"Kau tertawa hah?"


Albert semakin kesal karena dia merasa Ilya meremehkan dirinya. Ilya berbicara tanpa menatap dia, hal itu menambah kekesalan Albert pada lelaki di depannya.


"Pftt, kenapa emang? Kesal karena si pendek ini menertawakan dirimu?"


Ujar Ilya. Terlihat jelas kalau dia mengejek Albert.


"Anak ini, kau harus diberi pelajaran dulu supaya paham ya—"


Tangannya sudah mengepal ke udara. Satu pukulan kuat untuk lelaki pendek dan kurus seperti Ilya sudah cukup, jadi dengan percaya dirinya ia melayangkan pukulan pada lelaki itu.


Brugh!


"Lambat banget. Kalau aku pendek, harusnya kau menunduk dong biar bisa bicara padaku"


Ilya menahan serangan dari Albert dengan satu tangannya. Dia mencengkram erat tangan Albert hingga sulit untuk dilepaskan.


"Sialan, lepaskan aku!"


cengkraman itu kuat dan sakit. Albert menahan rasa sakitnya dan berusaha melawan lagi.


"Hah? apa? Aku gak denger soalnya kan aku pendek"


Ilya memelintir tangan Albert, membuat suara tulangnya yang patah terdengar oleh orang-orang di sana lalu dia membantingnya ke bawah hingga menciptakan retakan pada lantai.


"Kalau kau mau lepas ya usaha sendiri dong, kau rank A kan? Masa cuma segini doang"


Ilya semakin memprovokasi Albert, saat ini kakinya bahkan sudah berada di atas punggung pria itu—membuatnya mencium lantai sendiri.


"Si brengsek ini!—"


Albert hampir menggunakan kekuatannya namun suara Yui menghentikan mereka berdua.


"Berhenti! Tuan Ilya, tolong maafkan Hunter Albert. Saya yang akan menghukumnya nanti!"


Ilya terdiam sejenak. Ia menatap ke bawah, kakinya masih menginjak punggung Albert yang belum bisa melepaskan diri. Dia tidak mau membiarkan lelaki ini begitu saja, jadi sebagai hukuman darinya karena menghina dia pendek Ilya langsung menendang perut Albert dan memukul wajahnya hingga rahang lelaki itu terluka.


"Ups, maafkan saya guild master. Sepertinya kaki saya agak terpeleset tadi"


Ilya berucap dengan santainya bahkan tersenyum pada Yui.


Kepribadian Ilya yang dia pikir tenang dan dewasa rupanya salah. Dia pun bisa menjadi emosian dan melawan tanpa ampun.


"Potion ini akan aku bayar, dan untuk Wyvern nya biar aku yang mengurusnya sendi"


'Aku tidak akan membiarkan mereka menyakiti Ver'

__ADS_1


"Kami bisa mengurus itu, dan untuk potion nya anda tidak perlu membayar."


"Terima kasih"


"Tuan, apa kita akan terpisah lagi?"


Ilya mendengar suara pelan dari Wyvern.


"Tidak. Aku akan membawamu"


Tapi bagaimana? Ilya tidak bisa membawa Wyvern yang seukuran setengah gedung ini keluar.


["Hunter taming bisa membuat kontrak dengan monster, kamu pun bisa melakukannya"]


Betapa bodohnya. Mengapa Ilya tidak ingat dengan itu? Dia kan Hunter taming. Umumnya membuat kontrak dengan monster sulit dilakukan, namun itu tidak berlaku untuk job skill milik Ilya.


'Bagaimana cara melakukannya?'


Di dungeon dulu yang Ilya lakukan untuk membuat monster menjadi bawahannya adalah dengan mengalahkan mereka, tapi apa dia harus melakukan hal yang sama?


["Kontrak bisa dilakukan dengan banyak cara tapi persetujuan dari dua belah pihak adalah cara yang tepat untuk mu saat ini. Kamu bisa meminta pada Wyvern itu untuk menjadikan kamu sebagai tuannya"]


Ilya menatap mata Wyvern itu begitu dia mendengar jawaban yang ia butuhkan dari Noe. Dia setuju untuk menjadikannya sebagai monster kontrak, dan Wyvern itu pun setuju untuk menjadikan Ilya sebagai tuannya.


"Tuan Ilya, apa anda sudah selesai?"


Yui mendekati Ilya setelah dia selesai mengurus Albert yang rahangnya terluka karena serangan dari Ilya tadi, lalu langkahnya terhenti karena tubuh Wyvern itu perlahan-lahan mulai mengecil hingga ia menjadi seukuran anjing dewasa.


"Kontrak monster"


Mulutnya bergumam pelan. Kontrak monster pertama yang dia lihat, selain Hunter terkuat di dunia tidak ada lagi orang yang bisa melakukan kontrak dengan monster. Ilya sudah banyak memberikan kejutan padanya hari ini, Yui masih tidak percaya bahwa Hunter yang luar biasa seperti Ilya ada di dalam guild miliknya.


"Guild master. Kami sudah melakukan kontak monster, jadi mulai saat ini saya yang bertanggung jawab atas monster ini"


Ilya berucap singkat dengan Wyvern seukuran anjing dewasa yang melayang di sebelahnya.


"Aku akan segera mengurus hal lainnya, kamu bisa membawanya pulang saat aku selesai nanti"


Yui punya banyak pertanyaan dalam otaknya, namun dia hanya mengucapkan itu pada Ilya selaku pemilik sumber rasa penasarannya—entah kenapa saat ini dia tidak bisa bertanya apapun.


"Terima kasih"


Ilya berucap singkat sebelum dia pergi dari sana.


"Aku akan menjemputmu nanti, tolong tenang dan jangan terlalu ribut oke?"


Dia mencium kepala sang Wyvern tersebut kemudian pergi dari ruangan itu setelah melihat persetujuan dari Ver.


Ilya ingin langsung membawanya ke rumah, tapi membawa monster ke apartemennya membutuhkan waktu dan hal-hal rumit lainnya yang perlu di urus— meskipun monster itu sudah menjadi monster kontrak namun dia tidak bisa langsung membawanya, apalagi itu adalah monster rank A yang kuat.


Bertemu kembali dengan monster yang dia kenal di dungeon dulu rasanya seperti mimpi, Ilya berharap dia bisa bertemu dengan bawahan monster nya yang lain nanti.


'Tapi ini aneh kan, kenapa aku bisa bertemu dengan monster dari dungeon itu?'


Padahal mereka berada di dunia yang berbeda, tapi bagaimana cara mereka masuk ke dunia Ilya?


'Aku memiliki firasat buruk tentang ini'


Tidak ada hal baik jika dua dunia saling bertemu, apalagi dungeon tempat Ilya terkurung dulu memiliki banyak monster kuat dan berbahaya. Jika Wyvern saja bisa masuk ke dunianya, mungkin nanti para naga pun akan melakukan hal yang sama.

__ADS_1


__ADS_2