Level Max Setelah 5000 Tahun

Level Max Setelah 5000 Tahun
Dungeon Raid.


__ADS_3

Ilya merasa tak sabar sepanjang jalan untuk datang ke dungeon. Dia ingin segera sampai sehingga ia bisa kembali bertarung dengan monster di sana, seluruh tangannya sudah gatal ingin menghajar para monster yang biasa dia lakukan di dungeon dulu.


"Kita hampir sampai tuan Ilya"


Ilya mengangguk singkat, tatapannya menatap cermin kecil dalam mobil yang memperlihatkan wajah seorang anak remaja di depannya.


Yang menyetir mobil itu adalah anggota gulid eksklusif yang ditempatkan oleh Gauri untuk menjaga Ilya, dia bernama Lee Yoo-han, anak remaja berusia sembilan belas tahun yang memiliki kemampuan tipe angin rank B.


Yoo-han memiliki wajah lembut seperti anak remaja polos, dia tampak tak berbahaya sama sekali—karena itu Ilya pikir akan mudah menyingkirkan Yoo-han nanti saat Ilya ingin bertarung sendirian sebab kalau tidak seperti itu maka Ilya yakin Yoo-han akan selalu mengawasinya atau bahkan melindunginya secara berlebihan.


Ilya masih ingat ekspresi dengan tekad kuat di wajah Yoo-han saat Gauri memintanya untuk tidak membiarkan Ilya memiliki luka lecet barang sedikitpun, tampak seperti seorang prajurit yang patuh pada atasannya—begitu menggebu-gebu.


"Jangan berlebihan Yoo-han. Aku bisa melindungi diriku sendiri,"


Ilya mengingatkan Yoo-han sekali lagi, antispasi supaya Yoo-han tidak berlebihan menjaganya. Yoo-han tersenyum simpul, dia membusungkan dadanya bangga kemudian menjawabnya.


"Jangan khawatir tuan Ilya! Saya akan memastikan anda tidak terluka sedikitpun! Bahkan debu pun tidak akan menempel di baju anda!"


Tidak—Ilya pikir Yoo-han tidak mendengarkan apa yang dia ucapkan tadi, karena pusing melihat tingkah remaja itu Ilya pun menyerah saja. Yoo-han sudah terlalu patuh pada ucapan Gauri yang terukir di otaknya.


Ilya memilih untuk keluar dari mobil, saat dia melangkahkan kakinya keluar dia disambut dengan suasana ramai dan berisik beberapa wartawan yang tampaknya sudah mengetahui kalau Ilya akan ke sana.


Kabar bahwa kakak dari Hunter kuat seperti Gauri akan melakukan hunting pertamanya membuat media tertarik, mereka berharap untuk mendapatkan berita dari Ilya si rank F yang masuk dungeon untuk pertama kalinya.


Mereka tidak tahu Ilya sudah pernah terjebak dalam dungeon sangat lama.


"Akan sangat merepotkan jika mereka melihat kita, apakah anda mau melewati jalan tikus?"


Yoo-han memberi saran. Dari raut wajah Ilya yang mengkerut dia menyimpulkan kakak atasannya itu tidak menyukai perhatian dari para wartawan, beruntungnya dia mengetahui jalan rahasia menuju gerbang gate tanpa melewati para wartawan tersebut.


Tanpa pikir panjang Ilya menyetujui saran dari Yoo-han. Dia benar-benar tidak mau berurusan dengan wartawan dulu, apalagi mereka pasti banyak bertanya hingga membuatnya kerepotan.


Yoo-han segera membimbing Ilya menuju jalan itu. Mereka melewati jalur belakang, lebih jauh dari gerbang depan gate berada.


Setelah berjalan agak jauh mereka berdua melihat penjaga gate. Seorang lelaki dewasa, kira-kira usianya setara dengan Ilya atau lebih.

__ADS_1


Kedatangan Ilya dan Yoo-han membuatnya sadar, dia tahu mereka akan datang ke sana sebab gate itu sudah dipesan oleh Gauri.


'Jadi, dia pasti kakak Hunter Gauri itu'


Tatapannya langsung menatap Ilya. Khusus untuk kakaknya yang baru bangkit menjadi Hunter rank F Gauri membeli gate yang setara dengan dua rumah mewah, hal itu sudah membuktikan betapa Ilya disayang oleh sang adik.


Si penjaga gate merasakan perasaan iri para Ilya. Padahal dia hanya rank F yang lemah, tapi dia diperlakukan layaknya Hunter rank S yang legendaris.


"Saya sudah mengkonfirmasi identitas kalian, sekarang kalian boleh masuk."


Anggota minimal masuk ke dalam dungeon rank F dan E adalah dua orang, jika rank nya lebih tinggi dari itu maka anggota *party pun harus lebih banyak sebab meminimalisir terjadinya kekalahan oleh monster karena anggota yang sedikit.


*(Anggota kelompok)


Yoo-han langsung masuk ke dalam dungeon, dia sengaja masuk duluan untuk melihat situasi di dalam dungeon sebelum Ilya ke sana.


Ilya tak langsung masuk karena dia mendengar lelaki penjaga gate itu mendecih padanya. Padahal Ilya hanya lewat, tapi lelaki itu menatapnya dengan tatapan benci dan iri.


"Bersyukurlah karena kau terlahir sebagai kakak dari Hunter kuat, penjaga mu adalah rank B jadi kamu akan keluar dengan selamat tanpa khawatir mati di dalam sana."


"Terima kasih atas ucapan mu yang menyebalkan itu, tapi ku pikir kau tak perlu khawatir aku akan mati atau tidak karena aku bisa pastikan untuk kembali hidup-hidup kok."


Ilya menjeda ucapannya sejenak, tatapan datarnya berubah menjadi dingin saat dia menatap lurus lelaki itu dengan penuh intimidasi.


"Yang perlu kau khawatirkan adalah dirimu sendiri, tahu."


Setelah mengucapkan itu Ilya pun pergi meninggalkan lelaki itu yang membeku di tempatnya, sesaat ketika Ilya menatapnya dengan dingin dia merasa tertekan seolah-olah kekuatan besar sedang menekannya saat itu.


Ilya menggunakan kekuatannya untuk membuat lelaki itu takut dan rupanya itu berhasil.


["Aku khawatir kau akan membunuhnya saat itu juga. Tapi, syukurlah karena kamu sudah tidak berpikir sembrono lagi"]


Noe berbicara lewat pikiran Ilya yang hanya diabaikan oleh lelaki itu. Saat ini Ilya tak mau membuat masalah dengan orang lain, dia khawatir merepotkan adiknya jadi sebisa mungkin Ilya akan diam.


"Tuan Ilya! Dungeon nya aman!"

__ADS_1


Yoo-han berteriak di depan sana.


'Aman matamu. Kalau Dungeon aman maka namanya akan berubah jadi taman bermain!'


Ilya ingin mengomelinya tapi perhatian dia teralihkan oleh pemandangan Dungeon yang menurutnya cukup cantik. Dungeon rank E ini memiliki wilayah Padang rumput dengan ilalang dan daun hijau disekelilingnya, monster di dungeon ini berjenis goblin dan monyet mutan—spesies paling lemah bagi Ilya yang sudah berkali-kali mengalahkan bos monster.


Ilya tersenyum menyeringai. Akhirnya dia bisa melepaskan penat dengan melawan monster di sana, tapi, tampaknya keinginan dia terlalu mewah sebab saat dia melangkahkan kakinya Yoo-han sudah melempar berpuluh-puluh mayat Monster yang ada di sana.


Anak lelaki remaja itu menyapu habis semua monster di garis depan, dia tidak menyisakan sedikitpun untuk Ilya yang sejak tadi sudah ingin bertarung.


"Tuan Ilya! Saya sudah mengalahkan monster-monster ini!"


Seolah minta di puji Yoo-han tersenyum lebar hingga menampilkan giginya yang rapi, tangannya melambai-lambai pada Ilya yang menatapnya dari jauh.


Saat ini juga Ilya ingin memukul kepala remaja itu dan meneriakkan padanya untuk tidak bertarung sendirian sebab Ilya pun ingin menunjukkan kekuatannya juga di sana.


Jika begini terus semua monster akan mati di tangan Yoo-han, Ilya tidak mau membiarkan itu terjadi karenanya ia pun memutuskan untuk kabur diam-diam saat Yoo-han sibuk mengurus monster di sana.


Terima kasih pada ketidakpekaan Yoo-han yang menjadi tumpul saat dia bertarung, karena itu Ilya bisa dengan mudah menyelinap kabur sangat jauh dari posisi Yoo-han saat ini.


Ilya berlari hingga dia melihat hutan, rupanya tidak hanya Padang rumput tapi hutan pun ada di sana.


Dia masuk ke hutan itu, berlari lebih jauh dan cepat supaya Yoo-han tidak bisa mendeteksi keberadaannya—setidaknya sampai Ilya selesai membasmi semua monster di sana.


"Ini cukup jauh kan?"


Ilya berbalik ke belakang, memastikan posisinya sudah sangat jauh dari jarak pandang Yoo-han, setelah merasa cukup dia pun menghela nafas lega.


"Akhirnya aku bisa bertarung di sini"


Ilya tersenyum menyeringai saat dia melihat beberapa monster hutan yang mulai muncul mendekat, meskipun mereka berjumlah banyak tapi Ilya tidak takut sedikitpun.


Dia menyiapkan senjata yang sudah dia beli—dengan uang dari Gauri yang sangat banyak itu, senjata milik Ilya adalah belati kembar rank A yang kuat dan mahal, kekuatannya terasa menyatu dengan senjata mahal tersebut.


"Kalian semua akan mati di tanganku,"

__ADS_1


__ADS_2