Maafkan Aku

Maafkan Aku
Episode 2


__ADS_3

'maaf tuan itu tidak perlu karena karena besok saya akan meminta kepada ayah saya untuk memanggil montir ayah saya juga'. kata Adira karena merasa tidak perlu menerima permintaan pria tersebut.


Tetapi pada saat mereka saling adu argumen, mereka tidak sadar bahwa montir pria tersebut telah sampai.


'tuan apakah mobil yang di sana yang akan saya perbaiki'. kata montir tersebut kepada tuan Gavin.


'iya'. kata Gavin kepada montir tersebut


'iya baik tuan, nona apa saya meminjam kunci mobil anda nona untuk mencek masalah apa yang membuat mobil anda mogok'. kata montir tersebut kepada Adira


'baik ini pak'. kata Adira dan memberikan kunci mobilnya tersebut dengan terpaksa.


'baiklah nona apa saya bisa mengantar anda sekarang pulang'.sahut Gavin kepada Adira


' baik tuan'. kata Adira kepada tuan Gavin dengan jutek


sementara montir tersebut kaget melihat perlakuan tuan Gavin kepada wanita tersebut, karena tidak pernah melihat tuan Gavin berbicara dengan lembut kepada seseorang seperti yang dia lihat sekarang.


sementara Adira dan Gavin sudah masuk ke dalam mobil dengan Adira yang duduk di belakang, karena Adira tidak bisa duduk di samping Gavin dengan orang yang dia tidak kenal.saat Gavin sedang mengemudi mobil tersebut dia sekali-sekali melihat ke arah Adira lewat kaca yang ada di lama mobilnya.sedangkan Adira melihat ke arah jalan, tanpa sadar mereka sudah memasuki pemukiman warga dan terlihat jalalan sudah di padati dengan kendaraan yang lalu-lalang.


' tuan bisa anda turunkan saya di sini, nanti saya kan memesan taksi untuk pulang'. kata Adira kepada Gavin, karena dia sudah tidak merasa tidak enak kepada tuan Gavin karena sudah merepotkannya.


' tidak perlu nona saya akan mengantar anda sampai ke rumah nona karena sudah tengah malam'. kata Gavin kepada Adira karena dia merasa takut untuk menurunkan wanita tersebut karena sudah tengah malam.

__ADS_1


'itu tidak perlu tuan, saya bisa pulang sendiri dengan taksi maaf karena sudah merepotkan tuan'. kata Adira kembali kepada Gavin


sementara Gavin tidak berhenti, dia terus melakukan mobilnya dengan kecepatan yang tidak terlalu cepat karena dia takut nanti wanita tersebut akan merasa takut kepadanya.


'kenapa tuan tidak memberhentikan mobilnya'. kata Adira kepada Gavin dengan suara yang sudah sebel


' saya sudah bilang bahwa saya akan mengantar anda nona untuk pulang, sekarang tolong berita tahu saya alamat anda'. kata Gavin kepada Adira dengan suara yang agak lantang


sementara Adira sudah malas beradu argumen sehingga dia memberita alamat rumahnya kepada pria tersebut. dan tidak lama kemudian dia sudah memasuki kawasan rumahnya.


' nona apakah rumah anda yang ini'. kata Gavin kepada wanita tersebut


' iya tuan'. kata Adira kepada pria tersebut sambil akan membuka pintu mobil tersebut.


tetapi belum membuka mobil tersebut dia suara Gavin sudah memberhentikan niatnya tersebut


'hmmm, nama saya Adira Zeylina Adhitama biasa di panggil dira dan terima makasih karena tuan sudah mau mengantar saya pulang dan memperbaiki mobil saya'. kata Adira kepada pria tersebut dengan malas


'iya sama-sama nona adira, dan perkenalkan nama saya gavin'. kata Gavin kepada Adira, dia sengaja tidak memberitahu nama belakangnya karena dia pasti akan kenal dengan dia siapa sebenarnya dirinya.


sambil berjabat tangan memperkenalkan nama mereka masing- masing. setelah itu Adira pun keluar dari mobil Gavin dan masuk kedalam rumahnya.


sementara Gavin kembali melakukan mobilnya untuk pulang ke rumah yang dia beli dengan usahnya sendiri, sementara dia lagi mengemudi tiba-tiba ponselnya berbunyi, dia pun menjawab telpon Tersebut yang teryata dari montir mobil yang dia hubungi tadi untuk memperbaiki mobil Adira tersebut.

__ADS_1


'tuan mobil tersebut sudah saya perbaiki tuan, sekarang saya bawa mobil ini kemana tuan'. kata montir tersebut kepada tuan Gavin dengan suara yang lembut


' iya, sekarang bawa mobil tersebut ke rumah saya '. sahut Gavin kepada montir tersebut


'iya baik tuan'. kata montir tersebut kepada tuan Gavin


Dan Gavin pun mematikan ponselnya dan kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan yang lumayan cepat. tidak lama kemudian dia pun memasuki gerbang rumahnya yang di buka oleh satpamnya, sampai ke depan rumahnya di sana sudah ada mobil Adira yang terparkir di garasi mobilnya dan montir tersebut yang berdiri di belakang mobil Adira.


' baik sekarang kamu sudah bisa pulang'. kata Gavin kepada montir tersebut


' iya tuan,ini kunci mobilnya tuan'.kata montir tersebut kepada Gavin dan memberikan kunci mobil tersebut


Gavin pun mengambil kunci mobil tersebut dan masuk kedalam rumahnya tersebut yang terbilang mewah dari rumah-rumah yang ada di sekitaran wilayah rumahnya.


Gavin adalah seorang pengusaha muda yang terkenal dengan tender- tender yang selalu dia menangkan dengan sempurna dan dapat menyakinkan kliennya dengan mudah, karena bakat yang dia punya dalam dunia bisnis yang dia warisi dari ayah dan kakeknya yang seorang pengusaha muda yang memiliki cabang yang ada di beberapa negara. Nama ku adalah Gavin Mahendra yang berusia 27 tahun, dan ayahku bernama Mahendra dan ibu ku bernama Yonna. kedua orang tua ku tinggal di Jepang karena kakekku yang meminta mereka untuk bersama mereka dan aku di suruh untuk mengurus perusahaan papaku yang ada di Indonesia. Aku adalah anak tunggal tetapi aku mempunyai sepupu yang ada di Jepang yang tinggal bersama ayah,ibuku dan kakekku.


Dan saat setelah saya sampai di rumah saya menyengarkan diriku dengan mandi terlebih dahulu.


'aku sungguh kagum kepada wanita tersebut, karena biasa jika aku mendekati wanita mereka akan luluh dengan ketampanan yang aku punya dan karena mereka juga mengetahui kuasa ku.tetapi berbeda dengan wanita yang jumpai tadi, dia malah bersikeras untuk menolak kebaikan yang aku tawarkan kepadanya'.gumam Gavin kepada dirinya sendiri.


'sepertinya aku tertarik dengan wanita tersebut, dan dia memiliki wajah yang lumayan cantik dan polos'. gumam Gavin sambil memikirkan wanita tersebut sambil memegang kunci mobil wanita tersebut.


'aku harus menemui wanita tersebut kembali besok dan akan coba dekat dengan dirinya dan keluarganya, Adira Zeylina Adhitama kamu bisa meluluhkan hatiku dengan sikap cuekmu itu😊'. kata Gavin dengan senyum-senyum sendiri dengan perkataannya itu

__ADS_1


**maaf ya kalau chapternya sedikit dan tidak terlalu memuaskan, masalahnya aku selalu gugup untuk menulis kelanjutannya karena aku selalu berfikir apakah aku dapat memuaskan para pembacanya🙏🙏


#Anjelina**


__ADS_2