
keesokan harinya, saat Adira lagi bersiap-siap untuk ke rumah sakit untuk bekerja ibunya pun mengetuk pintu kamar Adira
"sayang kamu sudah siap" kata ibu Adira kepadanya
"iya Bu Adira sudah selesai emangnya ada Bu sampai ibu nyamperin ke sini" kata Adira bertanya kepada ibunya karena tidak seperti biasanya ibunya nyamperin sampai ke kamarnya.
"oiya sayang, ada seseorang lagi menunggumu di bawah sayang" kata ibu Adira kepada anaknya
"siapa Bu?" kata Adira kaget, karena tidak merasa memiliki janji kepada temannya
"ibu juga kurang tau sayang karena, mending kamu temui dia dulu sana sayang" kata ibu Adira kepada anaknya itu
"baik Bu, adira lihat dulu ya Bu " kata Adira
"iya sayang" kata ibunya
Adira pun keluar dari kamarnya untuk melihat tamu yang dimaksud ibunya.tetapi pada saat Adira melihat orang tersebut dari belakang teryata seorang pria.
"maaf apa ada perlu apa tuan menemui saya" kata Adira pada pria tersebut yang tidak diketahui siapa
tetapi pada saat Adira selesai berbicara pria tersebut pun berbalik, dan membuat Adira taget karena urusan apa dia datang lagi ke rumahnya
"teryata wanita ini memang cantik" kata Gavin dalam hatinya
"maaf karena saya sudah mengganggu waktu anda nona" kata Gavin kepada wanita Adira
"iya, emang ada apa tuan datang kerumah saya sepagi ini" kata Adira kembali kepada Gavin
"maaf, saya hanya ingin mengembalikan mobil nona karena montir saya sudah selesai memperbaikinya" kata Gavin kepada Adira, sambil memberikan kunci mobilnya
"oiya terima kasih tuan, berapa biaya yang harus saya bayar tuan" kata adira
__ADS_1
"anda tidak perlu membayarnya nona karena dia juga montir mobil saya yang selalu memperbaiki mobil saya" kata Gavin kepada Adira, dan menolak permintaan wanita tersebut untuk membayar biaya mobilnya
"baiklah tuan kalau begitu biar saya bayar untuk mengganti uang anda tuan" kata Adira kembali untuk membayar biaya mobilnya tersebut
"itu tidak perlu nona" kata Gavin kembali dengan suara yang tegar
tetapi pada saat mereka lagi beradu argumen, ayah Adira pun datang dan menyapa anaknya
"ada apa ini nak" sahut ayah Adira
"oiya pah, ini adalah pria yang Adira ceritakan semalam yang mengantar Adira pulang karena mobil Adira mogok pah" kata Adira kepada ayahnya
Dan memberitahu ayahnya bahwa pria yang membantu semalam yang di ceritakan adalah pria tersebut
"oh gitu nak kok ngak di suruh masuk nak,"
oiya, makasih ya nak karena sudah mengantar anak anak saya semalam dan membantunya" kata ayah Adira kepada anaknya dan berterima kasih kepada Gavin yang sudah membantu anaknya semalam
"tidak perlu pah, karena dia cuma datang untuk mengembalikan mobil Adira yang sudah selesai diperbaiki oleh montirx pah" Kata Adira kepada ayahnya dengan nada cuek karena ayahnya malah berkata sopan kepada pria tersebut dan menyuruhnya untuk masuk kedalam rumah
"nak kepada berkata seperti itu kepada tamu, dan dia adalah orang yang sudah membantu kamu semalam, gimana jika tidak ada dia, ayah tidak akan tau apa yang akan terjadi kepada semalam" kata ayah Adira kepada anaknya dengan nada yang sedikit berteriak dan tegas
"iya maafkan Adira pah, karena sudah berkata seperti itu pah" kata Adira dengan lembut dan menunduk karena ayahnya tidak perkata kepadanya seperti itu sebelumnya, dan membuat ayahnya marah
"iya nak, minta maaf juga kepada pria tersebut" kata ayah Adira kepada anaknya
"masuklah dulu nak" dan berkata kembali kepada pria tersebut
"maafkan saya tuan karena sudah berbicara tidak sopan kepada anda tuan" kata Adira kepada pria tersebut dengan tatapan yang sedikit jengkel
"iya tidak apa-apa " kata Gavin dengan senyum kepada Adira.
__ADS_1
Dan mereka pun masuk kedalam rumah dengan Adira yang berada di belakang,dengan berkata jengkel dalam hati
"silahkan duduk nak"kata ayah Adira kepada pria tersebut
"iya makasih om" kata Gavin kembali kepada ayah Adira tersebut
sedangkan Adira tidak ikut duduk di ruang tamu yang diduduki ayahnya dan pria tersebut, dia memilih untuk masuk ke dapur untuk membantu ibunya untuk menyiapkan sarapan.
"siapa pria tersebut sayang yang datang menemui itu" kata ibu Adira kepada anaknya setelah masuk ke dapur
" dia itu orang yang aneh Bu" kata Adira asal kepada ibunya
"loh kok ngomong gitu sih sayang, emang siapa dia sayang" kata ibunya kembali setelah mendapat jawaban yang aneh dari anaknya
" dia itu pria yang semalam membantu Adira mah saat mobil Adira mogok di jalan, yang Adira ceritakan semalam kepada mama dan ayah" kata Adira menjelaskan kepada ibunya
" oh gitu sayang, terus kenapa kamu bilang kalau dia itu orang aneh, malah dia itu baik sayang karena sudah mau membantu kamu semalam dan membawa kamu pulang dengan selamat sayang" kata ibunya dengan panjang lebar kepada anaknya
" iya aneh aja mah, dia itu tiba-tiba datang ke rumah untuk mengembalikan mobil Adira dan tidak mau menerima uang yang akan Adira bayar karena sudah mau memperbaiki mobil Adira mah" kata Adira kembali kepada ibunya itu
" itu karena dia membantumu dengan ikhlas sayang, sekarang pria itu di mana sekarang sayang" kata ibunya bertanya kepada anaknya itu
" dia ada di ruang tamu Bu lagi ngomong sama ayah" kata Adira kepada ibunya memberitahu
"kalau gitu ibu lihat kedepan dulu ya sayang, kamu lanjutin masaknya ya sayang dan sediakan di meja makan ya" kata ibunya kepada anaknya dan pergi berlalu
" iya Bu" kata Adira kepada ibunya
ibunya pun pergi menemui pria yang di katakan putrinya tersebut dan membiarkan anaknya untuk melanjutkan memasak karena tingg sedikit masakan itu sudah jadi
** Maaf ya karena aku lama up ceritanya, karena ada kesibukan sedikit. maaf kalau lama up kelanjutan ceritanya🙏🙏**
__ADS_1