Maafkan Aku

Maafkan Aku
027


__ADS_3

...🌹🌹🌹 Welcome to Reading 🌹🌹🌹...


......................


di sepanjang perjalanan menuju sekolah, mala tak hentinya bercaut denga cerita kehaluannya yang mengidolakan salah satu boygrub BTS. winda hanya mendengarkan ocehan itu. mala memang pengemar berat kpop. tidak hanya BTS, masih banyak lagi pokoknya. sampai sampai winda sendiri bingung harus menanggapi apa di kala mala membicarakan itu.


karena mala juga lah, winda menyukai musik. berawal dari kpop, winda mulai mengenal jenis musik. kesukaannya dengan musik ini juga sudah di ketahui keluarganya dan mereka mendukung setiap keputusan anaknya. perlakuan ini mereka terapkan kepada anak anaknya sehingga anak anak merasa bebas menentukan dan harus bertanggung jawab atas pilihannya seperti mas ferdy yang suka olah raga terutama bela diri, ayah bunda mendukung pilihan apa nantinya yang akan diambil mas ferdy dan mas ferdy lebih memilih olah raga bela diri sebagai hobinya sehingga ia mengambil fakultas yang sekarang ia ambil. walaupun begitu winda masih agak tertutup akan musik tapi orang tua tentu lebih tau.


sepanjang perjalanan itu terasa singkat. mereka telah tiba di sekolah. tak disengaja dari arah parkiran, wildan baru saja tiba. mala memanggilnya dan mereka bertiga berjalan beriringan menuju kelasnya. mala tiba di kelasnya dan berpisah dengan mereka. dari dalam kelas mala merasakan seperti ada pasang mata yang melihat ke arahnya. mala sadar itu, tapi ia belagak seperti biasa. mala seseorang yang cukup peka dengan reaksi kawannya jadi disadar akan perubahan itu dari tingkah kawannya. ya walaupun terkadang sifat lemot dan tulalitnya kadang keluat tak terduga. mala masuk kelas dengan gembira menyapa seluruh kelas dan duduk di tempatnya.


di dalam kelas mala baru datang sebagian siswa, jadi masih agak sepi kondisinya. mala pun duduk di bangkunya. di lihatnya helen yang sedang menuliskan sesuatu dalam buku catatan kecil. helen menyadari apa yang dilkukan mala yang kepo dengan apa yang ia lakukan, dengan segera ia menutup buku itu dn memandang mala.


"tumben jam segini dah berangkat, biasanya mepet bel"


"iya nih, kalau ndk nginep di tempat winda pasti puasa tidurku. ngantuk kali mending tidur dulu,lumayan deh" mala pun langsung memejamkan mata. helen yang melihatnya berdecak kesal dengan tingkah kawannya ini.

__ADS_1


......................


di lain sisi, winda dan wildan sangat bahagia melihat kawan kelas mereka yang mulai seperti kawan lainnya tak hanya berkutat dengan buku dan ambisi mengalahkan. suasana kelas sudah berbeda. canda tawa mengisi kelas itu.


tak lama bel pun berbunyi. mata pelajaran di mulai seperti biasanya. hanya saja waktu istirahat telah disamakan tanpa ada beda waktu istirahat. namun untuk sekarang kelas XII sedikit berbeda karena mereka mempersiapkan untuk ujian kelulusan nantinya. jadi istiraha mereka di awalkan. dan siswa kelas XI dan X tidak boleh memasuki lorong kelas XII saat istirahat. dan dengan begitu senior mereka bisa lebih fokus.


sekarang antar murid antar kelas sudah mulai berbaur dan bercengkrama. tapi sifat itu tak bisa hilang secepat itu. terkadang sifat songong itu muncul diantara sela sela mereka bercengkrama. ya mengalir begitu aja. masa perubahan jati diri.


waktu istirahat itu winda memutuskan untuk tidak ke kantin melainkan menuju taman sekolah yang letaknya berdekatan dengan aula utama. winda memakan bekal yang ia siapin tadi pagi ditemani susu cokelat yang ia bawa juga serta novel yang ia baca saat ini. sedangkan wildan asyik mengobrol dengan senior eskul basket, mala dan helen yang asyik dengan cemilan ditangannya bercanda dengan siswi lainnya. winda hanga sendiri dalm ketenangan itu. ia larut dalam diamnya. dan tanpa ia sadari seseorang menghampirinya dan meletakan sesuatu di dekat kotak bekal winda dan pergi setelah menaruhnya tanpa ketahuan oleh winda.


pelajaran berjalan seperti biasa. hari yang cukup melelahkan. anak anak mulai lesu di akhir jam di hari itu. tak beberapa lama, bel pulang berbunyi. semangat itu kembali muncul entah darimana. setelah guru keluar kelas, mereka bergegas membereskan peralatannya dan pulang.


seperti biasa winda pulang dengan bus bersama mala. awalnya wildan menawarinya pulang bareng tapi winda menolak karena ia akan pulang bersama mala. perjalanan siang itu tanpa winda sadari, ia tertidur di bus. mala yang melihatnya berusaha tak membangunkannya dan menjaga suara agar tidk memganggu sahabatnya itu. akhirnya mala memasang headset dan menyalakan musik sambil memandang ke arah jalanan. sunyi perjalann itu, tenang. mendekati halte pemberhentian, mala membangunkan winda. mereka pun turun bersama.


......................

__ADS_1


sesampainya di rumah, winda segera ganti baju dan mengambil kotak bekalnya dan turun untuk mencucinya. saat membuka kotak itu, ia mengambil apel itu dan teringat surat juga. dibacanya surat itu.


"apel ini seperti dirimu yang pemberani dan gagah nampak di luar, tapi suci dan rapuh di dalam. tapi dirimu ini yang membuatku kagum"


setelah membacanya, winda masih bertanya tanya siapa yang menaruh ini. apa ini memng ditujukan untuknya. karena capek hari itu, winda tak terlalu memikirkannya. disimpannya apel itu di dalam kulkas. dan di bawanya surat itu ke kamar dan di letakkannya di kotak biru laut kecil. kotak itu berisi berbagai macam catatan kecil yang sering winda dapat dari waktu smp. ia sengaja menyimpan itu, agar ia tak lupa apa cerita dari setiap kotak pesan itu. setelah itu, winda tertidur di meja belajarnya saking udah ngantuknya.


tiba tiba mas ferdy masuk ke kamar winda karena tidk ada sautan. mas ferdy kaget melihat adeknya yg tertidur di meja belajar akhirnya memindahkannya di ranjang dan mengambil sesuath yg mau dia pakai dan keluar menuju kamarnya.


......................


sore pun tiba, winda terbangun dan bergegas untuk mandi dan sholat ashar. setelah itu, winda keluar dari kamarnya. dilihatnya mas ferdy yang sedang fokus dengan masakannya. tiba tiba tingkah usilnya muncul. dilemparkannya ular mainam ke dekat mas ferdi berdiri. reflek mas ferdy loncat setelah melihat itu. tingkah kaget mas ferdy membuat winda tak tahan menahan ketawanya. akhirnya ia tertawa lebar. mas ferdy hanya bisa geleng kepala melihat tingkah adeknya. mereka pun makan malam berdua bersama. ayah dan bunda langsung dinas luar kerja setelah mengantar bagas jadi winda dan wildan hanya makan berdua karena mala yang biasanya makan disana dikala ayah dn bunda pergi ada janji dengan kawan lain untuk main bersama jadi mala tdk makan bersama mereka malam itu.


setelah makam mereka membereskan peralatan. winda langsung menuju ke kamarnya sedangkan mas ferdy lagi nonton tv di luar keluarga.


......................

__ADS_1


...🌹🌹🌹 Thanks for Reading 🌹🌹🌹...


__ADS_2