
Saat Gavin telah sampai di peruhasahaannya dia menyuruh sekretarisnya untuk keruangannya terlebih dahulu sebelum melanjutkan pekerjaannya.
tidak lama setelah Gavin duduk di meja kerjanya pintu ruangannya pun diketok seseorang.
"permisi tuan" kata sekretarisnya setelah membuka pintu ruangan Gavin
"iya Johan " kata Gavin kepada sekretaris dengan nama yang biasa
Johan adalah sekretaris perusahaannya yang sudah lama berkerja sama dengan perusahaan sebelum Gavin menjadi CEO. Dia dan keluarganya sudah lama mengabdi dengan keluarga Mahendra, jadi dia adalah perkeja terpercaya di perusahaannya. dan Gavin juga sudah menggapnya sebagai sahabatnya walaupun tidak terlalu akrap dengannya karena sekretarisnya itu sekaligus asistennya selalu menjaga sopan santun jika di depannya.
__ADS_1
"maaf tuan ada yang bisa saya bantu tuan, sehingga tuan memanggil saya kemari" kata Johan kepada Gavin dengan kata-kata yang sangat hati-hati
"iya Johan, saya ingin memberikan kamu tugas untuk tetapi ini bukan urusan kantor" kata Gavin kepada sekretarisnya dengan mulai serius
" iya baik tuan, apa yang ingin tuan inginkan saya kerjakan tuan" kata Johan kembali kepada Gavin dengan penasaran dengan permintaan bosnya itu
" saya ingin kamu selalu memantau keseharian wanita yang saya temui pagi tadi atau apa saja yang dia lakukan setiap hari setelah keluar dari rumahnya, tanpa dia ketahui seditpun jika kamu sedang memantaunya" kata Gavin kepada sekretarisnya dengan menjelaskan apa yang harus dia lakukan.
Setalah mendengar perintah dari Gavin dia pun keluar dari ruangan bosnya tersebut untuk melakukan tugas yang sudah di perintahkan untuk dia lakukan.
__ADS_1
"hallo kamu harus ke rumah sakit Santo berromeus sekarang, dan pantau pada saja yang dilakukan wanita yang bernama Adira Zeylina Adhitama dia adalah seorang perawat rumah sakit tersebut" kata Johan kepada anak buah keluarga Mahendra untuk memantau permintaan tuan Gavin tersebut
semetara diruangan Gavin setelah joha. keluar dari ruangannya dia pun memikirkan rencana bagaimana agar wanita itu bisa menjadi bagian dari hidupnya, karena sejak awal pertemuan dia sudah langsung tertarik kepada wanita tersebut karena dari sikap cuek wanita tersebut kepadanya yang membuatnya penasaran untuk mencari tahu kehidupan wanita tersebut.
"aku harus bisa mendapatkan mu adira, bagaimana pun caranya" kata Gavin kepada dirinya sendiri dengan senyum
" karena sikap mu itu yang cuek kepada saya tambah membuat saya untuk bisa dapat memiliki mu, karena dari semua wanita yang aku temui semua selalu bersikap sopan dan mencari perhatianku walaupun itu akan menjatuhkan harga dirinya sendiri didepanku, tetapi tidak dengan dirimu yang malah menyuruhku menjauh darimu" kata Gavin kembali kepada dirinya, karena dia sangat penasara dengan wanita tersebut.
Setelah beberapa hari sekretarisnya selalu melaporkan apa saja yang dilakukan Adira setiap harinya, hingga membuat Gavin semakin penasaran dengan wanita tersebut karena dia hanya melakukan pekerjaannya setiap hari dan langsung pulang ke rumahnya. itu membuat Gavin semakin penasaran dengan wanita tersebut karena dia hanya melakukan yang tidak biasa dilakukan wanita lain yang akan pergi Mall setelah selesai bekerja dan pergi untuk bertemu dengan teman-temannya, tetapi tidak dengan adira. dia hanya melakukan perkerjaannya di rumah sakit dan setelah itu pulang ke rumahnya.
__ADS_1
" sebaiknya saya harus bertemu terlebih dulu dengan orang tuanya dan memberitahunya jika saya menyukai anaknya tersebut, agar saya bisa mendekati anaknya dengan bebas" kata Gavin kepada dirinya sendiri karena sangat tertarik kepada wanita tersebut.
**maaf ya jika kalian terlalu bosan dengan ceritanya, mohon dimaklumi karena saya baru belajar untuk menulis**