
Saran dari dokter, ibu hamil pasca IVF harus banyak istirahat dan tidak melakukan banyak aktivitas karena kandungannya yang masih rawan di awal kehamilan. Untuk itu, Clianthalah yang setia menemani Jihan dan berusaha selalu ada untuk wanita itu saat membutuhkan bantuan.
Wanita itu mengengggam tangan Jihan yang masih duduk bersandar di ranjangnya hampir seharian ini karena kondisinya yang berangsur melemah, “Jihan terima kasih, ya,” kata Cliantha pada wanita itu.
“Untuk apa, Mbak?” Tanya Jihan lirih.
“Terima kasih karena kamu sudah mau bekerja sama sampai saat ini,” ujar Cliantha.
Setidaknya tidak perlu bagi Cliantha memberikan aba-aba lebih untuknya, wanita itu telah melakukan dengan caranya sendiri supaya hadir seorang anak di antara mereka. Seperti itu pikir Cliantha.
“Sekarang rasanya bagaimana?” Tanya Cliantha pada istri muda suaminya.
“Tidak nyaman, Mbak. Entahlah, rasanya ada yang aneh di tubuhku, sulit diceritakan apa yang sedang aku rasakan sekarang,” jawab Jihan. Cliantha mengangguk-angguk mencoba mengerti apa yang Jihan rasakan meskipun dia belum pernah merasakan seperti apa rasanya menjadi ibu hamil.
Jihan yang sedang bersandar dengan tenang, tiba-tiba menegakkan tubuhnya dan wajahnya seketika memerah dengan ekspresi panik yang terlihat di wajahnya. Dia terperanjak dan mendesis seperti menahan lara pada tubuhnya.
__ADS_1
“Han, kenapa?” Tanya Cliantha panik saat wanita di depannya meremas perutnya dengan kuat.
“Mbak perutku sakit sekali, Mbak,” ujar Jihan memegangi perutnya.
“Aassh, auh!” Pekik Jihan yang tidak bisa bergerak banyak, selain menekuk tubuhnya sampai ke bawah mirip seperti truwelu.
“Han, are you okey? Han, bisa dengar aku? Jihan? Jihan!” Sayangnya, Jihan tidak bisa lagi mendengar apapun karena saat itu juga kesadarannya menurun sampai hilang sepenuhnya karena dia pingsan.
Dokter mengatakan ada efek samping akan dirasakan oleh sebagian ibu hamil pasca melakukan prosedur bayi tabung. Sebagian calon ibu akan merasaan sembelit, nyeri pada perut bagian bawah, mual, muntah dan pening yang mungkin kerap mendera. Dan Jihan adalah salah satu ibu hamil yang mengalami efek samping itu.
Namun, tidak dengan Narendra. Pria itu masih belum puas dengan jawaban yang disampaikan dokter terkait pertanyaan sebelumnya, “apa yang terjadi padanya, Dok?”
“Apa itu hal wajar, Dok, jika dia sampai pingsan seperti itu?” Panik Narendra bertanya pada dokter wanita di depannya.
“Maksud saya, apakah tidak akan berdampak apa-apa pada bayi di kandungannya?” Ulangnya memperjelas maksud pertanyaannya.
__ADS_1
“Pak Narendra, itu bukan hal yang perlu dikhawatirkan berlebihan. Jika Bu Jihan mengalami hal serupa, Anda bisa langsung menghubungi saya atau dibawa ke rumah sakit ini. Ini awal, jadi, Bu Jihan masih dalam tahap penyesuaian dengan kondisi tubuhnya,” jelas Sang dokter dengan tenang.
“Lalu, bagaiman dengan keadaannya? Semuanya sehat?” Tanya pria itu lagi.
“Sejauh ini, kondisi Bu Jihan baik. Tekanan darahnya normal, tidak mengalami anemia, tidak terindikassi infeksi pasca IVF juga. Kandungannya tidak terjadi masalah. Semuanya baik, Pak,” jelas dokter wanita itu dengan senyuman ramah.
Barulah pria itu merasa sedikit tenang, bersandar pada kursinya dan tidak lagi tegang, “Terima kasih, Dok,” ujarnya mengakhir rasa penasaran dan kegelisahannya.
Barulah pria itu tersadar jika ada dua orang wanita yang memperhatikannya sejak tadi dan menatapnya dengan tatapan aneh.
“Kenapa?”
“Mas khawatir dengan–” Tanya Cliantha pada suaminya.
“Tolong bawa Jihan ke mobil, ayo kita pulang,” ujar pria itu mengakhiri topik pembicaraan yang sama sekali belum dimulai.
__ADS_1
Bersambung…