
"Ran, lo hutang penjelasan sama gue"ucap Dila
"Iya nanti gue jelasin"
"Gimana kalau nanti Minggu aja, sekalian gue main kerumah lo"ajak Dila
"Gue udah gak tinggal dirumah lagi, gue tinggal di apartemen"
"Hah, kenapa?"
"Nggak papa, nanti kalau Minggu lo mau ke apartemen, gue kasih alamatnya, tapi gue harus izin dulu"
"Okeh"
Karena bel sudah berbunyi, yang tandanya mereka harus kembali ke kelas nya masing-masing, Kiran dan Dila pun segera menuju kelasnya.
"Pak maaf, saya mau izin ke kamar mandi"ucap Kiran, saat ini jam pelajaran sudah dimulai
"Iya silahkan"ucap pak guru
Kiran pun langsung menuju kamar mandi karena dia sudah sangat kebelet.
Baru saja Kiran akan masuk ke dalam kamar mandi cewek, dan dia berpapasan dengan Evan yang baru keluar dari kamar mandi cowok.
"Kiran"ucap Evan
"Hehehe, kak Evan, bentar aku kebelet"Kiran langsung buru-buru masuk ke dalam toilet dan Evan menunggunya di depan
"Loh, kok masih ada disini kak?"tanya Kiran
"Iya, nih, buat ongkos pulang nanti, lo kan nanti pulang sendiri"Evan memberikan Kiran uang
"Nggak usah, aku kan bisa pulang bareng Deron"
"Nggak, ambil cepetan"Akhirnya Kiran pun tetap mengambil uang yang diberikan Evan
"Makasih, aku ke kelas yah kak"Kiran hendak melangkah kembali ke kelas namun langkahnya dihentikan oleh Evan
"Tunggu dulu"
"Ada apa kak"tanya Kiran
"Nggak jadi deh, udah sana"entah apa yang ada dalam pikiran Evan
Kiran pun segera masuk ke dalam kelasnya kembali.
Jam menunjukkan pukul 15.30, Kiran sudah berada di apartemen dan kini dia sedang memasak, setelah selesai memasak dia langsung menuju kamarnya untuk mandi.
"Kak Evan pulang jam berapa yah kira-kira?"Kiran berbicara sendiri, kini posisi Kiran sedang berada di ruang tv
__ADS_1
"Aku chat aja deh" Kiran pun langsung mengambil ponselnya yang berada di meja dan langsung mengirimkan pesan pada Evan.
Ting
Pesan masuk di handphone Evan
"Kak, kamu pulang jam berapa?"
"Kayaknya jam 7 malam"balas nya Evan
"Aku boleh ajak Dila ke apartemen gak? aku bosen sendirian di apartemen"tulisnya lagi Kiran
"Hmmm, boleh"Evan membalas
_________________________
Kiran langsung menelpon Dila saat itu juga
Drttt drttt drttt
"Hallo Ran?"Dila berbicara di seberang telepon
"Lo lagi sibuk gak Dil?"tanya Kiran
"Nggak sih, kenapa?"
"Okeh, sekalian gue juga mau denger penjelasan dari lo, apa hubungan lo sama kak Evan, kirim alamat nya"
"Okeh, gue kirim alamatnya sekarang"Kiran langsung menutup sambungan teleponnya dan langsung mengirimkan alamat apartemennya
Beberapa menit kemudian Dila sudah berada didepan apartemen Kiran dan Evan, Dila langsung memencet bel nya, Kiran yang mendengar ada yang memencet bel, langsung menuju ke pintu depan.
"Ayo masuk"ajak Kiran, Dila pun masuk mengikuti langkah Kiran
"Ini apartemen lo?"
"Bukan, ini apartemen kak Evan"
"Hah, bentar, gue bingung nih, coba lo jelasin sama gue sekarang"ucap Dila, tidak sengaja Dila melihat foto pernikahan Evan dan Kiran yang terpajang
"Itu foto lo sama kak Evan?"Dila kaget dan tidak percaya
"Iya, jadi sebenarnya gue udah nikah sama kak Evan, tapi lo janji yah jangan kasih tau siapapun, ini rahasia"
"Iya gue janji, tapi kenapa lo bisa nikah sama kak Evan?"Dila semakin penasaran
"Jadi waktu itu kak Evan ngelakuin hal yang gak senonoh sama gue, dan pas kedua orang tuanya tau, kak Evan disuruh nikahin gue, dan alhasil sekarang gue nikah sama dia"jelasnya Kiran
"Terus sekarang Kak Evan dimana?"
__ADS_1
"Dia lagi kerja"ucap Kiran
"Ohhh"
"Awas ya, lo harus bisa jaga rahasia"
"Iya tenang aja kali, gue kan sahabat lo mana mungkin gue bocorin masalah pribadi lo"
Saat Kiran dan Dila sedang asik mengobrol, tiba-tiba ada yang membuka pintu, dan ternyata itu Evan yang baru saja pulang.
"Kak Evan, kamu udah pulang"ucap Kiran saat melihat Evan
"Hmmm"
"Kamu makan dulu atau mandi dulu?"tanya Kiran
"Mandi dulu aja"
"Kak boleh kan kalau Dila ikut makan bareng kita?"tanya Kiran dengan hati-hati
"Iya boleh"Evan langsung melangkah meninggalkan Kiran dan Dila yang berada di ruang tamu
"Deg-degan gue"ucap Dila
Disisi lain Evan yang baru saja selesai mandi.
"Huh, capek juga ternyata kerja itu"gumam Evan
"kalau bukan karena mikirin Kiran, gak bakalan gue mau kerja dulu, mending nikmatin masa sekolah"
Tiba-tiba Evan teringat saat kemarin malam, disaat dia melakukan itu bersama Kiran, tiba-tiba senyum nya mengembang, seakan-akan dia sangat bahagia dan bersyukur memiliki Kiran.
"Kiran, Kiran, kayaknya gue udah mulai tertarik sama lo deh"Evan berbicara sendiri
"Kak udah selesai mandinya?"tanya Kiran yang tiba-tiba masuk kedalam kamar
"Iya udah, ayo"mereka pun berjalan bersama menuju ruang makan, dilihatnya Dila yang sudah duduk disana
Setelah selesai makan Dila langsung pulang karena hari sudah mulai gelap, kini Kiran dan Evan sedang berada dikamar, Evan yang fokus dengan gamenya dan Kiran yang sedang mengerjakan tugas sekolah, sesekali Evan melirik Kiran.
Saat Kiran sudah selesai mengerjakan tugas sekolah nya, dia langsung menuju ke atas kasur untuk merebahkan tubuhnya, dan Evan pun sedang duduk diatas kasur sambil bermain game di ponsel nya.
Saat melihat Kiran yang sudah berbaring diatas kasur, Evan langsung menghentikan aktivitas main game nya, dia langsung menaruh handphonenya, dan langsung ikut membaringkan tubuhnya, Evan memiringkan badannya agar menghadap ke arah Kiran, meskipun Kiran sedang bermain handphone tapi dia sadar kalau Evan sedang memperhatikan dirinya, Evan langsung mengambil handphone yang sedang Risa pegang, disimpannya handphone itu oleh Evan.
"Kak, hp nya"Kiran cemberut, Evan langsung mencium bibir Kiran dengan sangat lembut, 3 menit sudah mereka berciuman, Evan pun melepaskan ciumannya, Risa langsung tersenyum sambil menatap Evan.
"Kenapa senyum?"tanya Evan, kini posisi mereka berbaring dikasur secara berhadapan, Kiran hanya menggelengkan kepalanya dan langsung mencium pipi Evan, setelah itu dia langsung menyembunyikan dirinya dibalik selimut, Evan yang melihat tingkah Kiran merasa gemas, tanpa sadar Evan pun tersenyum simpul.
Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.
__ADS_1