
Bel pulang sekolah sudah berbunyi, dilihatnya Letta yang sedang uring-uringan di parkiran, dia terus menatap ban mobilnya dan sesekali menendangnya.
"Duhhh kok bisa kempes sih"gerutu Letta
"Apa gue pesen taksi aja yah, tapi nanti mobil gue gimana?"
"Telepon mama aja gitu?"Letta nampak masih terus berfikir
"WOUYYY"teriak Kenzo tepat di telinga Letta, Letta langsung terlonjak kaget
BUKKK
Letta memukul Kenzo dengan cukup keras, Kenzo hanya terkekeh melihat tingkah Letta.
"Ngagetin aja sih lo"sewotnya Letta
"Santai dong, ngapa mobil lo?"
"Kempes"Letta menjawab dengan ketus
"Ck jangan jutek gitu njir, ayo gue anterin pulang"Kenzo langsung menaiki motornya yang berada tidak jauh dari mobil Letta
"Ayo, mau pulang gak?"
"Nanti mobil gue gimana, masa ditinggal"
"Nanti gue suruh orang buat anterin mobil lo"Letta terlihat masih berfikir
"Ayo mau pulang gak, gue tinggalin nih"
"Iya iya tunggu"Letta langsung menghampiri Kenzo dan langsung naik ke atas motor Kenzo, Kenzo pun langsung menancapkan gasnya
"Masih jauh rumah lo?"tanya Kenzo
"Nggak, bentar lagi kok, itu tinggal maju dikit lagi"dan sampailah mereka di rumah Letta, dilihatnya rumahnya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil juga
Kenzo langsung turun dari motornya dan membuka helm full face nya.
"Mampir dulu ahh"ucap Kenzo nyelonong hendak mengetuk pintu rumah Letta
"Apa, nggak, lebih baik lo pulang aja sana"
"Ngusir lo? gak sopan tau, gue udah nganterin lo sampe rumah, gak ada rasa terimakasihnya apa, tawarin minum kek, apa kek"
__ADS_1
"Ihhh ribet banget sih lo, ngeselin tau"Letta rasanya ingin sekali mencabik-cabik muka Kenzo saat itu juga, Kenzo hanya terkekeh
"Lo lucu kalau lagi kesel gitu"Kenzo mencubit pipi Letta yang chubby
"Jangan pegang-pegang"Letta menghempas tangan Kenzo, dan langsung membuka pintu rumahnya
"Assalamualaikum mah, Letta pulang"ucap Letta agak berteriak
"Didapur nak"Mamanya Letta langsung berjalan menuju ruang tamu dan dilihatnya Letta sedang duduk bersama Kenzo, mamanya langsung mengerutkan keningnya, berfikir siapa laki-laki itu
"Mamah"Letta menyalami tangan mamanya, begitupun dengan Kenzo
"Siang tante, perkenalkan saya Kenzo temannya Letta"ucap Kenzo ramah
"Iya, perkenalkan juga nama tante Gisel"Yah itu adalah Gisel orang yang telah menyabotase mobil Evan sekitar tujuh belas tahun yang lalu, dan mengakibatkan Evan meninggal dunia, saat Gisel di penjara dia diperkosa oleh salah satu tawanan dipenjara dan menyebabkan dirinya hamil, dan sampai saat ini Gisel pun belum mau menikah dan hanya ingin fokus mengurus anaknya, kini dia sudah berubah dan menjadi lebih baik, tapi setiap hari dia selalu dihantui rasa bersalah atas apa yang telah dia lakukan pada Evan dan juga Kiran, ingin rasanya dia bertemu dengan Kiran dan meminta maaf meskipun mungkin nantinya Kiran tidak akan memaafkannya, tapi dia masih malu untuk menemui Kiran, dia malu dengan apa yang sudah dia lakukan.
"Iya tante"Kenzo tersenyum ramah, Gisel merasa bahwa Kenzo mirip dengan seseorang
"Kamu mau minum apa nak, biar tante buatkan"
"Apa aja deh tan"
"Kok aku malah dikacangin sih, mama juga kok malah ngobrol terus sama makhluk astral ini"protes Letta
"Lagian mama malah cuekin aku"Letta mengercutkan bibirnya, Letta memang cenderung manja kepadanya Gisel
"Iya maaf, ya udah, anak mama yang paling cantik ini mau minum apa?"Letta langsung tersenyum mendengar pujian dari mamanya
"Mau jus mangga mah"
"Okeh, kalian tunggu dulu yah"Gisel berjalan menuju dapur
Karena hari sudah mulai sore, Kenzo pamit untuk pulang, dia langsung melajukan motornya dengan cepat kilat.
"Assalamualaikum, anaknya mommy Kiran, Papa Evan sama Daddy Doni yang paling ganteng ini pulang"teriak Kenzo, itulah kebiasaan dia saat pulang kerumah, selalu berteriak-teriak gak jelas
Kaivan yang sedang menonton tv bersama Kiran dan Doni, sambil makan cemilan hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Kenzo.
"Abis dari mana dulu kamu? jam segini baru pulang"tanya Doni
"Ck Daddy kayak gak pernah muda aja, abis deketin cewek lah, aku anterin dia kerumahnya, terus aku kenalan sama mamanya"Kenzo mendudukkan dirinya disamping Doni
"Daddy kamu kan jomblo mulu"timpal Kiran
__ADS_1
"Jangan ngejek aku yah, gini-gini aku juga punya mantan tau, kamu aja yang gak tau"
"Masa?"Kiran terus menggoda Doni
"Iya lah"
"Terus siapa mantan Daddy?"timpalnya Kaivan
"Anak kecil gak boleh tau"
"Aku udah besar Dad"protes Kaivan merasa tak terima, Daddy nya itu selalu saja mengatakan bahwa dirinya masih kecil padahalkan dia udah besar
"Mandi dulu sana!"titahnya Kiran pada Kenzo
"Bentar lagi mom"
"Bentar lagi magrib loh, ayo cepetan mandi"
"Dad mandiin dong"ucap Kenzo
"Mandi aja sendiri, kalau mandi sama mommy Daddy mau"
"Hilihh itu mah maunya Daddy, punya bapak mesum banget sih"gerutu Kenzo
"Apa kamu bilang?"
"Udah jangan pada ribut, kamu juga mas, jangan ngomong kayak gitu, gak enak sama anak-anak"
"Iya iya maaf sayang, tapi bolehkan nanti malam"Doni memeluk Kiran
"Huekkkk"Kenzo memeragakan seperti orang yang ingin muntah
"Modus mom, jangan mau"Kenzo berdiri hendak pergi menuju kamarnya
"DONI MESUM"teriak Kenzo dengan tanpa merasa bersalah dan langsung ngacir berlari secepat kilat menghindari amukan Daddy nya
"KENZO AWAS YAH KAMU, DADDY POTONG UANG JAJAN KAMU"
Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.
Maaf kalau ada typo yah.
Mohon bijak dalam berkomentar.
__ADS_1