
Keesokan harinya seperti biasa Kenzo pergi kesekolah, dan untungnya dia tidak terlambat, dia langsung memasuki kelasnya, didalam kelas terlihat sudah ada beberapa temannya yang sedang duduk santai dibangku nya masing-masing.
"Wihhh tumben lo berangkat pagi, lagi kesambet apaan lo?"ucap Angga yang melihat Kenzo yang tidak biasanya berangkat pagi kesekolah
"Serah gue dong, gue mau ketemu bebep Letta kali, ya nggak Lett?"Kenzo langsung duduk dibangku miliknya yang berada disamping Letta
"Ck bebep bebeppan mulu lo, jadiannya kagak"ucap Angga
"Cottt banget sih lo"Kenzo menendang kaki Angga
Kenzo pun langsung mengalihkan perhatiannya pada Letta, yang sedang memainkan handphone nya.
"Letta, nanti malem ada waktu gak?"
"Ada aja, kenapa emangnya?"
"Kita makan malem bareng di rumah aku yuk, sekalian ajak Mama kamu juga"Letta langsung mengerutkan keningnya
"Mama aku?"
"Iya, Daddy sama mommy mau kenal lebih sama kamu"
"Ohhh, okeh, tapi beneran gak apa-apa, aku takut, kemarin aja aku gugup banget pas ketemu mommy sama Daddy"
"Nggak lah, santai aja, nanti malem jangan lupa"
"Okeh"
Malam harinya Kiran sedang sibuk di dapur untuk mempersiapkan makanan yang akan dia hidangkan pada Letta dan juga mamanya, dia memasak dibantu oleh asisten rumah tangga.
"Mommy"panggil Kenzo
"Iya, ada apa?"
"Kaivan dimana?"
"Dikamar nya paling"Kenzo pun langsung menuju kamar Kaivan, dilihatnya Kaivan yang sedang bermain game di ponselnya
"Wouyy, main game mulu kerjaan lo"
"Ck ngagetin lo"
"Kai gue mau nanya"
"Apaan?"
"Cia pernah cerita tentang gue ke lo gak?"tanya Kenzo, Kaivan langsung mengerutkan keningnya
"Nggak tuh, emangnya kenapa?"
"Nggak apa-apa sih"
"Jangan-jangan lo suka yah sama Cia, lo gimana sih katanya sekarang lo mau bawa gebetan lo kerumah buat makan malam sekalian sama mamanya juga, lah terus lo malah nanyain Cia"celotehnya Kaivan
__ADS_1
"Gue juga gak tau sama perasaan gue, pas gue pengen nyatain cinta gue sama Letta, perasaan gue tiba-tiba ngerasa ragu"
"Lah kenapa?"
"Ck ya gue juga gak tau lah"Setelah sedikit berbincang dengan Kaivan, Kenzo memutuskan untuk menghampiri mommy dan daddy nya yang sedang berada di ruang tamu dan diikuti oleh Kaivan
Sedangkan Letta sedang dalam perjalanan menuju rumah Doni bersama Gisel, Gisel merasa kenal dengan jalan perumahan yang mereka lewati, seketika dia mulai berfikir dan mengingat-ingat.
"Ini beneran jalan ke rumah Kenzo?"tanya Gisel
"Iya mah, emangnya kenapa?"
"Ehh nggak apa-apa, mama cuma nanya aja"
Dirumah Doni, mereka sedang berbincang ringan diruang tamu sambil menunggu kedatangan Letta.
"Cucu Oma ternyata udah besar yah, udah pada jatuh cinta nih"ucap Mona
"Hehehe, Oma bisa aja deh"
Ting tong
Merasa mendengar bel rumahnya berbunyi Kenzo langsung menuju pintu utama untuk membukakan pintunya.
Sedangkan diluar Gisel terlihat sedikit gusar, dia mengingat bahwa rumah disebelah rumah yang dia kunjungi adalah rumah Evan dulu, meskipun dia pernah kerumah Evan tapi dia tidak mengetahui jika rumah yang berada disamping rumah Evan adalah rumah Doni.
Pintu rumah pun terbuka, dilihatnya Kenzo yang langsung tersenyum lebar saat melihat kedatangan Letta dan juga Gisel, Kenzo langsung mempersilahkan mereka untuk masuk kedalam rumah.
"Mommy, Letta sama mamanya udah dateng"ucap Kenzo, seketika semua orang yang ada disana langsung mengalihkan pandangannya kearah Kenzo
Dan bagai disambar petir, Kiran yang tadinya sedang tersenyum langsung melunturkan senyumannya saat melihat orang yang datang kerumahnya begitupun dengan Doni dan Mona, ingatan masa lalu nya saat hari-hari terakhir nya dengan Evan mulai muncul kembali, rasa benci dan marah yang sudah dia kubur dalam-dalam seketika mulai bangkit kembali, rasa sakit hati yang sudah mulai bisa dihilangkan kembali lagi.
Begitupun dengan Doni, seketika raut wajahnya berubah menjadi sangat dingin, dia sangat mengingat disaat hari terakhir sahabatnya ada di dunia.
Gisel yang melihat Doni dan Kiran seketika mematung dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi, untuk pertama kalinya setelah dia keluar dari penjara dia bertemu kembali dengan Doni dan Kiran.
"Kiran"ucap Gisel, Kenzo langsung melirik kearah Gisel
"Tante kenal sama mommy aku?"Gisel hanya diam dan mulai meneteskan air matanya
"Kenzo siapa dia?"tanya Doni dengan suara dinginnya, Kenzo menyadari suasana terlihat begitu canggung dan dingin
"Dia mamanya Letta Dad"ucap Kenzo jujur
"Jauhi Letta mulai sekarang"ucap Doni, Letta yang mendengar penuturan Doni langsung merasa kaget dan tentunya sakit hati
"Aku gak bisa Dad"
"KENZO KAMU BERANI MELAWAN DADDY"untuk pertama kalinya juga Doni membentak Kenzo, meskipun dia sering marah kepada anak-anaknya dia tidak pernah sekalipun membentak anak-anaknya, dia hanya perlu menggertak nya sedikit saja mereka sudah menuruti ucapan Doni
"YA TAPI KENAPA DAD"suasana berubah menjadi mencekam, Kiran sudah tidak bisa menahan air matanya lagi, kini air matanya sudah mulai luruh
"Mom, mommy kenapa nangis?"ucap Kenzo langsung menghampiri Kiran
__ADS_1
"Mom jawab"Kenzo mengguncang sedikit bahu Kiran
"Mommy"
"DIA ORANG YANG SUDAH MENYEBABKAN EVAN MATI KENZO, DIA YANG SUDAH MENYABOTASE MOBIL EVAN SAAT ITU, MAKA DARI ITU JAUHI MEREKA"ucap Doni dengan nada berteriak
JDERRRRRR
Apa karena ini dia merasa ragu untuk menyatakan cintanya pada Letta, dia mulai menatap Letta dan juga Gisel, ekspresi wajah Kenzo mulai berubah.
Letta yang memang dasarnya tidak mengetahui apa-apa hanya bisa diam dan menatap mereka yang sedang berdebat.
"Apa?"Kenzo mulai membuka suara
"Iya dia yang sudah menyebabkan papa kamu meninggal Kenzo, dia orangnya"ucap Doni kembali
Gisel langsung menghampiri Kiran dan bersujud di kaki Kiran, dia menangis di bawah kaki Kiran.
"Kiran maafin gue Ran, gue nyesel, maaf, hiks hiks"Kiran hanya diam dan terus meneteskan air matanya
"Pergi"Kiran mulai membuka suara
"Maafin gue Kiran, gue salah"
"PERGI DARI SINI, DENGAN MINTA MAAF LO GAK BISA BALIKIN EVAN LAGI, BANGUN"Gisel langsung bangun dan menatap Kiran penuh dengan penyesalan
"LO TAU APA YANG UDAH LO LAKUIN SAMA GUE DAN EVAN HAH, EVAN MENINGGAL, DAN GUE SAAT ITU LAGI HAMIL, APA LO GAK PUNYA RASA KASIHAN SEDIKIT PUN SAMA GUE, LO SADAR GAK, LO UDAH BUAT KENZO GAK PERNAH BISA MELIHAT PAPANYA, APA LO GAK PERNAH MIKIRIN ANAK YANG ADA DIKANDUNGAN GUE SAAT ITU HAH"
"Maafin gue Ran, Don, gue bener-bener nyesel"
"GUE MUNGKIN BISA MAAFIN LO, TAPI GUE MINTA SAMA LO, JAUHIN ANAK LO DARI ANAK GUE KENZO, DAN JANGAN PERNAH MUNCUL LAGI DIHADAPAN GUE"
"Okeh gue gak bakal muncul dihadapan lo lagi, sekali lagi maafin gue, gue benar-benar nyesel, gue terima kalau lo masih benci sama gue"
Sedangkan Kenzo, dia merasa syok, dia terdiam dan menangis mendengar penuturan mommy nya, Kaivan langsung menghampiri Kenzo dan menepuk bahunya.
"Bang"Kenzo langsung menatap Kaivan dengan air mata yang masih mengalir, dia langsung menatap Letta yang juga sedang menatap nya, perlahan Kenzo mulai menghampiri Letta
"Kenzo"lirihnya Letta
"Mulai sekarang, anggap aja kita gak pernah saling kenal, ini mungkin gak ada urusannya sama lo, dan gue tau lo gak tau apa-apa soal masalah ini, tapi gue gak bisa lanjutin ini semua, ini menyangkut papa gue"tegasnya Kenzo
"Tapi Ken"
"PERGI"Teriak Kenzo
Sebelumnya maaf yah kalau nanti aku up nya agak telat, soalnya aku lagi sibuk untuk persiapan PKL (praktek kerja lapangan).
Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.
Maaf kalau ada typo yah.
Mohon bijak dalam berkomentar.
__ADS_1