Married At 17

Married At 17
Episode 80 Perjodohan tiba-tiba


__ADS_3

Esok harinya dikediamannya Kenzo, anak itu masih bergelut dengan selimut tebalnya, padahal jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh pagi.


Sedangkan dilantai bawah, sang adik Kaivan sudah siap dengan seragam SMP nya, dan akan bergegas untuk berangkat ke sekolah.


"Mom, aku berangkat yah"pamitnya Kaivan


"Kamu gak mau berangkat bareng Daddy?"tanya Doni


"Nggak ah, lagian temen aku udah nungguin didepan"


"Ohhh, okeh kalau gitu"Kaivan pun menghampiri kedua orangtuanya untuk salim


"Assalamualaikum, jangan lupa bangunin Abang yang tidurnya udah kayak orang mati"


"Waalaikumsalam"


"Iya juga yah, Kenzo belum bangun, kok aku lupa sih"ucap Kiran


"Pikun kamu, faktor usia itu, kamu udah tua kayak nya"ucap Doni


"Ck yang ada tuaan kamu kali, udah ah aku mau bangunin Kenzo dulu"Kiran langsung bergegas menuju kamar Kenzo, tanpa basa basi dia langsung masuk kedalam kamar Kenzo, dan dipastikan Kenzo masih tertidur nyenyak dengan posisi yang tidak bisa dijelaskan


PLAKK


Kiran memukul pantat Kenzo dengan cukup keras, jelas Kenzo kaget dan langsung bangun secepat kilat lalu memasang posisi kuda-kuda seakan-akan dia bersiap untuk menyerang seseorang.


"Siapa tuh?"ucap Kenzo yang masih belum menyadari kehadiran mommy nya


"KENZOOOOOOO"suara melengking milik Kiran langsung menggema di kamar Kenzo, Kenzo langsung terjungkal karena saking kaget nya


"Awwww, mommy sakit tau, kenapa sih teriak mulu, gak takut apa tuh pita suara lepas"gerutu Kenzo mencoba untuk bangkit dan duduk ditepi tempat tidur


"Liat tuh jam, kamu ini kalau udah tidur kebo banget sih"omelnya Kiran


"Santai kali mom, palingan kalau telat juga cuma dihukum doang, cetek itumah"Kenzo berbicara sambil meremehkan


"Astaghfirullah, kamu anak siapa sih?"Kiran geleng-geleng kepala tak menyangka


"Anak siapa yahhhh? coba tebakkk!"Kenzo malah bercanda


"Aduhhh, mommy pusing terserah kamu deh, yang penting sekarang kamu cepetan mandi, abis itu ganti baju, terus sarapan, terus berangkat sekolah"


"Siap mommy ku yang paling cantik sejagat raya"Kenzo langsung ngibrit menuju kamar mandi, sedangkan Kiran langsung kembali menuju lantai bawah


Tidak membutuhkan waktu lama bagi Kenzo untuk mandi, lima belas menit pun selesai, dia langsung bergegas memakai baju seragam sekolah, dan langsung bergegas turun kelantai bawah, dilihatnya di meja makan hanya ada mommy nya saja yang sedang duduk sambil bermain handphone sudah dipastikan Daddy dan adiknya sudah berangkat dari tadi.


"GOOD MORNING MOMMY"Kiran langsung mendelik kearah Kenzo


"Lahhh, lo ada disini"ucap Kenzo saat melihat Angga yang ada dirumahnya, masih dengan pakaian kemarin


"Hmmm"Angga hanya berdehem


"Mom kenapa dia?"bisiknya Kenzo pada Kiran


"Dia belum mau pulang katanya, dan dia nggak bawa baju sekolah juga"


"Ohhh"

__ADS_1


"Lo mau sekolah gak?"


"Nggak, gue males, besok aja"


"Okeh, kalau gitu gue berangkat"


"Mom aku pamit, bye mommy ku yang paling cantik sejagat raya"


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"Kenzo langsung melenggang pergi.


Sesampainya disekolah Kenzo langsung memarkirkan motornya ditempat biasa, terlihat disana Ares juga baru saja memarkirkan motornya.


"Wouyyy"Kenzo menepuk punggung Ares


"Si Angga belum dateng"ujar Ares


"Ck dia gak bakalan sekolah"


"Lah ngapa?"


"Biasa merajuk sama nyokap, bokap nya, sekarang juga dia lagi dirumah gue, mungkin sekarang dia lagi rebahan dikamar gue"


"Ohhh, ya udah, ayo ke kelas bentar lagi guru killer datang"


"Kuyy lah"Kenzo dan Ares pun berjalan beriringan menuju kelasnya.


Tak terasa hari sudah mulai sore Kenzo sedang bersiap untuk pulang, dia langsung melajukan motornya dengan kecepatan sedang menuju rumahnya.


Saat Kenzo baru tiba di rumah, terlihat rumahnya yang begitu ramai, dia langsung bergegas masuk kedalam rumah.


"Waalaikumsalam"


"Kamu ini kebiasaan banget yah, teriak-teriak mulu"omel Kiran, dilihatnya disana ada Ziva, Danu dan Cia


"Angga mana mom?"tanya Kenzo


"Tadi siang dia udah pulang, dijemput sama om Riki"


"Ohhhh, ini ada apa rame-rame?"


"Ehmmmm, kamu duduk dulu aja deh, mommy sama Daddy mau ngomong sesuatu sama kamu"Kiran menuntun Kenzo untuk duduk


"Kok muka nya pada tegang sih? ada apaan sih?"Kenzo semakin merasa penasaran


"Emmm jadi gini, Daddy mau menjodohkan kamu sama Cia, kamu mau kan?"ucap Doni to the point


"Apa? dijodohin?"Kenzo kaget


"Iya Ken, kamu mau kan?"


"Tapi Kenzo kan masih sekolah, Cia juga masih SMP"


"Ya kan cuma dijodohin doang, tunangan dulu, nanti nikahnya pas Cia udah lulus SMA"


"Tapi mom, aku takut gak bisa bahagiain Cia"

__ADS_1


"Kamu cinta gak sama Cia?"tanya Kiran


"Gak tau mom"


"Kok gak tau sih"


"Ya kan aku belum pasti"


"Apanya yang belum pasti"


"Perasaan aku"


"Ya kamu belajar lah untuk mencintai Cia"


"Gimana?"tanya Kiran lagi dan akhirnya Kenzo menganggukkan kepalanya.


"Ya udah kamu ajak Cia ngobrol gih ditaman depan"ucap Kiran


"Bentar"


"Apaan lagi?"


"Aku belum mandi mom, aku mau mandi dulu"


"Oh iya lupa, ya udah sana mandi"Kenzo pun berjalan menuju kamarnya untuk mandi


"Apa gue yakin dengan keputusan ini, gue cuma takut gak bisa bahagiain Cia, gue takut memberi luka kepada Cia, tapi gue harap ini keputusan yang benar"Kenzo bergumam dalam hati


Setelah selesai mandi Kenzo langsung menghampiri keluarga nya yang sedang berkumpul di lantai bawah.


"Mom lapar"ucap Kenzo


"Ya udah sana makan, mommy udah masak, sekalian ajak Cia yah"


"Ayo Ci, kak Ken lapar banget"Kenzo mengajak Cia, dan Cia langsung menghampiri Kenzo, di meja makan hanya ada Cia dan Kenzo saja, Kenzo sibuk makan dan Cia sibuk memperhatikan Kenzo


"Hayohhh"Cia tersentak saat Kenzo menepuk pipinya pelan


"Ihhh kak Ken, kaget aku"Cia mengercutkan bibirnya


"Hehehe, ya kamu kenapa dari tadi liatin kakak mulu?"


"Soalnya kakak ganteng, jadi Cia suka"ucap Cia dengan polosnya, dan membuat Kenzo langsung melongo


"Cia emang mau dijodohin sama kak Ken?"


"Jelas mau lah, orang Cia suka sama kak Ken, pake ditanya lagi"Cia memang orang yang kepalang jujur


"Kamu kok jujur banget sih"


"Ya harus lah, karena itu emang faktanya"


"Hahaha, iya iya, lucu deh kamu"


"Emang, aku lucu, imut, cantik, dan baik"Cia memuji dirinya sendiri


"Hahahaha"Kenzo langsung terbahak mendengar penuturan Cia, benar-benar polos, pikirnya.

__ADS_1


Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.


Maaf kalau ada typo yah.


__ADS_2