
Seperti biasanya, pagi ini Kiran tengah sibuk menyiapkan sarapan untuk Evan dan juga dirinya.
"Kamu ada kelas pagi yank?"tanya Evan disela-sela makannya
"Iya, kamu masuk nanti siang kan?"
"Iya, tapi aku mau sekalian aja ke kampus bareng kamu, nanti biar sekalian sambil selesein kerjaan kantor aku di kampus aja"Kiran hanya menganggukkan kepalanya tanda bahwa dia mengerti
Mereka berdua kini sedang berada di jalan, tidak memerlukan waktu lama, kini merekapun sudah sampai di kampus.
"Eh Sel itu si Evan kan?"ucap Lulu saat melihat Evan dan Kiran yang baru saja tiba di kampus
"Liat aja nanti, Evan bakal gue rebut dari tuh cewek"Gisel tersenyum licik melihat kemesraan Evan dan Kiran
"Lo yakin?"
"Yakin lah"
Disisi lain Evan dan Kiran sedang santai di taman kampus, karena kelas Kiran belum waktunya masuk jadi mereka bersantai sebentar di taman, Evan perlahan menempelkan tangannya di perut Kiran lalu mengelusnya pelan sambil tersenyum, rasanya dia sudah tidak sabar ingin melihat anaknya itu.
"Hai anak Papa, cepetan gede yah, biar cepet keluar dari perut Mama, Papa udah gak sabar pengen liat kamu"ucap Evan lalu mengecup perut Kiran
"Iya papa"Kiran berbicara sambil menirukan suara anak kecil, dan saat itu juga Evan dan Kiran langsung tertawa
"Wouyy, mesra mesraan mulu lo pada, mentang-mentang udah nikah, jadi gak tau tempat"ucap Riki yang entah sudah dari kapan dia ada disitu
__ADS_1
"Sirik aja lo, makannya cepetan nikahin Dila"ucap Evan
"Heh, lo lagi, ngapa diem mulu?"ucap Riki yang melihat Doni sepertinya sedang melamun, entahlah dia sedang melakukan apa
"Apaan sih lo"ucap Doni dan langsung menabok pipi Riki
"Njirr, sakit begoooo"
"Rasain"
"Hubby, aku ke kelas yah, bentar lagi dosen masuk kayaknya"ucap Kiran saat melihat jam yang terpasang di tangannya
"Aku anterin yah"
"Gak usah, aku sendiri aja juga bisa"tolaknya Kiran
"Tuh kan, lo liat sendiri sahabat lo yang satu itu, sombong bener mentang-mentang udah punya bini"ucap Riki
"Berisik lo, itu mah lo nya aja yang sirik"
"Lo sama Evan emang sama-sama g*blok yah"
"Sembangarang lo, mau gue sumpel tuh mulut pake sepatu gue"
"Ogah sorry gak level, sepatu lo murah"
__ADS_1
"Murah-murah juga tapi tetep nyaman di pake, jangan sombong lo"Doni langsung menoyor kepala Riki dan langsung meninggalkan Riki menuju kantin.
"Aku masuk dulu yah hubby"ucap Kiran, kini mereka sudah berada tepat di depan kelas Kiran
"Hmmm, aku di kantin, kalau gak di kantin masuk kelas"
"Iya, dahh"Kiran langsung masuk kedalam kelas dan seperti biasa sudah ada Ziva, Ana dan juga Dila
"Na jadi lo beneran pacarnya kak Cakra yah?"tanya Dila, Kiran sudah duduk di samping Dila
"Iya"
"Wihhh, gila gak nyangka gue, keren"
"Ehh, tadi Gisel kesini nanyain lo Ran"lanjutnya Dila
"Ngapain?"
"Nggak tau juga, sumpah gue masih kesel banget sama tuh orang, kek gak punya harga diri banget jadi cewek"gerutunya Dila
"Gue juga sama, kalau kemarin Cakra gak dateng terus nahan gue, udah gue patahin tuh tangan cewek"
"Jangan pada marah gitu, nanti cepet tua loh"ucap Ziva
"Zivaaa"ucap mereka bertiga secara bersamaan.
__ADS_1
Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.