Married At 17

Married At 17
Episode 68 Letta


__ADS_3

Pelajaran pun dimulai, terlintas ide jail di kepala Kenzo untuk mengerjai anak baru itu.


"Gue kerjain lo, hehehe"Kenzo tersenyum miring


Dengan sengaja Kenzo menginjak kaki Letta dengan cukup keras, Kenzo hanya tersenyum jail dan tanpa memperlihatkan rasa bersalahnya.


"Awww"teriak Letta, dan otomatis guru yang sedang menjelaskan didepan langsung mengalihkan pandangannya kepada Letta


"Letta ada apa?"tanya sang guru


"Eh e nggak Bu"Bu Yola pun langsung melanjutkan menjelaskan materinya, dan Letta langsung melayangkan tatapan tajam pada Kenzo, Kenzo hanya tersenyum dan menaik turunkan alisnya, karena kesal Letta lalu mencubit tangan Kenzo cukup keras


"Awwww"Kenzo memukul tangan Letta agar dia melepaskan cubitan di tangannya


"Rasain lo"Letta menjulurkan lidahnya mengejek Kenzo


"Jangan belagu lo, masih anak baru juga"


"Lo juga anak lama bukannya membimbing anak baru tapi malah mengganggu anak baru"


"Cih"


Bel istirahat pun berbunyi semua murid langsung menyerbu menuju kantin untuk memuaskan perutnya, yang sudah keroncongan tak tertahan.


"Hai Letta, salam kenal gue Sierra"Siara menyapa Letta dan mengulurkan tangannya, dan dengan senang hati Letta mengulurkan tangannya pula untuk bersalaman


"Iya salam kenal juga, semoga kita bisa jadi teman yang baik"Letta tersenyum ramah


"Kita ke kantin yuk, disini panas banget banyak setan"Sierra berucap sambil melirik kearah Kenzo dan kedua temannya


"Setan kok panggil setan sih"ucap Ares


"Dihhh sewot, situ ngerasa yah kalau situ setan"


"Bacot banget sih"


"Lo berdua berantem mulu dah, gak ada habisnya, lama-lama lo berdua balikan lagi coba"ucap Angga


"Idihhh najiss"ucap Ares dan Sierra bersamaan

__ADS_1


"Udah ah, Letta ayo, kekantin, sebel gue"Sierra langsung menarik tangan Letta, Letta hanya mengikuti langkah Sierra saja, sampai lah mereka berdua dikantin yang sudah cukup ramai, mereka berdua langsung duduk di tempat yang kosong


"Lo mau pesen apa Lett?"


"Somay ada gak?"


"Ada, mau somay aja?"


"Iya"Letta menganggukkan kepalanya


"Ya udah bentar gue pesenin dulu"Sierra hendak pergi tapi dia langsung membalikkan badannya lagi menghadap Letta


"Eh lupa, minumnya mau apa?"


"Air mineral aja"


"Okeh"dengan secepat kilat Sierra langsung menerobos untuk memesan makanannya, beberapa menit kemudian Sierra datang dengan membawa dua porsi somay dan dua air mineral


"Makasih yah"ucap Letta


"Iya sama-sama"


"Lo duduk sebangku sama si Kenzo kan?"tanya Sierra disela-sela makannya, Letta menganggukkan kepalanya


"Emangnya kenapa?"tanya Letta


"Dia rese banget orangnya, gak bisa diem, jail, intinya biken kesel deh yakin"


"Iya sih, tadi juga gak ada angin gak ada hujan dia tiba-tiba nginjek kaki gue dong"Letta pun menceritakan tentang kejadian saat tadi Kenzo menginjak kakinya dengan cukup keras


"Hah beneran?"


"Huuh"


"Tuh kan belum juga satu hari udah gitu, intinya lo harus banyakin sabar deh ngadepin dia, gue akuin sih dia orangnya ganteng, asik buat diajak bicara, tapi ya gitu kadang suka bikin kesel"


"Lo suka sama Kenzo?"tanya Letta tiba-tiba dan membuat Sierra tersedak


"Uhukk uhukk"Sierra langsung meminum air miliknya

__ADS_1


"Apa lo bilang, suka sama Kenzo? nggak lah, lo mau dengerin cerita gue gak?"


"Boleh cerita aja"


"Sebenarnya gue itu sukanya sama Ares, temennya si Kenzo yang tadi adu mulut sama gue, kita pernah pacaran tapi udah putus"Sierra langsung mengingat saat-saat dimana dia masih bersama Ares, Ares begitu baik padanya, tapi karena kesalahpahaman dia jadi berubah dan memilih untuk mengakhiri hubungannya dengan Sierra


"Kalau masih suka kenapa lo putus?"


"Dia salah paham sama gue, gue udah coba jelasin tapi dia lebih percaya sama sahabat masa kecilnya yang udah bilang yang nggak-nggak tentang gue"


"Sahabat kecil? cewek atau cowok?"


"Cewek, dia juga sekolah disini, kelasnya ada disebelah kelas kita, gue aneh sama itu orang, kayaknya dia gak suka deh sama gue, apalagi pas gue masih sama Ares dia selalu aja ngerecokin acara gue sama Ares kalau kita lagi jalan berdua"


"Emangnya apa sih yang cewek itu lakuin sampe Ares gak percaya sama lo?"


"Nah gue juga gak tau"


"Lo gak coba cari tau gitu?"


"Udah nyoba tapi gak berhasil"wajah Sierra terlihat masam


"Lo mau gue bantuin, buat cari tahu gak?"tawarnya


"Hah beneran?"


"Hemmm bener"


"Mau dong, nah itu orang yang gue maksud tadi, namanya Merli"Sierra menunjuk kearah Merli yang baru saja masuk ke area kantin


"Ohhh dia toh, modelan kayak gini luarnya aja polos, dalem nya sih barbar"


"Kok lo bisa tau?"


"Gue udah sering ngadepin orang macem dia, tenang aja gue bakal bantuin lo"


"Uhhh makasih"


Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.

__ADS_1


Maaf kalau ada typo yah.


Mohon bijak dalam berkomentar.


__ADS_2