
"Sayang"panggilan Evan, kini Evan sudah berada di kamar
"Apa hubby?"
"Besok aku mau berangkat ke luar kota"
"Apa, kok mendadak sih"Kiran kaget, karena selama menikah dia belum pernah ditinggalkan jauh oleh Evan
"Iya, Papa nyuruh aku ke luar kota, untuk ngurus pekerjaan yang ada disana, aku cuma dua atau nggak tiga hari kok disana, nggak lama"jelasnya Evan sambil memeluk Kiran
"Beneran cuma tiga hari?"
"Iya, aku usahain secepatnya aku bakal pulang, nanti kamu di antar ke sekolah sama Doni, aku udah ngomong sama dia"
"Aku bisa kok berangkat ke sekolah sendiri"
"Nggak, kamu harus tetep di antar ke sekolah sama Doni"tegasnya Evan
"Iya"sebenarnya Kiran merasa tidak rela jika Evan pergi ke luar kota, tapi mau bagaimana lagi
Keesokan harinya Evan pergi keluar kota bersama supir pribadi Papa nya, dan Kiran berangkat ke sekolah bersama Doni.
"Makasih kak Doni"ucap Kiran saat motor Doni sudah tepat ada di depan gerbang sekolah
"Iya sama-sama"Kiran langsung berjalan menuju kelasnya, sedangkan Doni langsung melajukan motornya menuju kampus
"Doniiii"teriak Riki, Doni kini sudah sampai di kampus
"Apa?"
"Si Evan kemana?"
__ADS_1
"Dia ada kerjaan di luar kota, jadi dia gak ngampus semala tiga hari"jelasnya Doni
"Ouhh"Riki hanya ber 'oh'
Saat malam tiba Kiran merasa tidak bisa tidur, dia masih terus berusaha memejamkan matanya tapi masih saja tidak bisa.
"Apa aku telpon aja yah kak Evan?"Kiran berbicara sendiri
"Tapi nanti takut ganggu lagi"dilihatnya jam sudah menunjukkan pukul 10 malam
"Aku kirim pesan aja deh"akhirnya Kiran mengirim pesan WhatsApp pada Evan
โ๏ธ
"Hubby, aku kangen, cepetan pulang"tulisnya Kiran dalam pesan tersebut
Beberapa menit kemudian setelah Kiran mengirim pesan, terdengar handphone nya berbunyi, Kiran langsung mengangkat panggilan telepon yang masuk.
"Hallo hubby"
"Aku gak bisa tidur, kamu juga belum tidur?"
"Iya, ini udah malem loh, kamu tidur yah, aku temenin, jangan dimatiin telponnya"
"Emang gak apa-apa, kamu gak capek, kamu kan abis kerja"
"Nggak apa-apa, kamu tenang aja"
Akhirnya Kiran bisa tertidur dengan pulas, karena sudah mendengar suara sang suami.
Tiga hari kemudian, kini Evan sedang dalam perjalanan pulang, karena hari ini hari Minggu, otomatis Kiran pun tidak masuk sekolah.
__ADS_1
Evan benar-benar sangat merindukan istri nya itu, rasanya dia ingin cepat-cepat bertemu dengan Kiran.
"Sayang aku pulang"teriak Evan saat dia baru saja sampai dirumah, Kiran yang sedang berada di dapur langsung berlari menghampiri Evan, dan langsung memeluk nya, dan Evan langsung memberikan ciuman yang bertubi-tubi, diseluruh wajahnya
"Hubby, aku kangen, akhirnya kamu pulang juga"ucap Kiran
"Aku juga kangen sama kamu, aku laper sayang"ucap Evan sambil memegang perutnya
"Ayo kita makan, aku baru aja selesai masak"ajaknya Kiran, Kiran dan Evan pun makan bersama dengan sangat tenang sambil menyalurkan rasa rindu mereka berdua, setelah selesai makan, mereka berdua pergi kekamar
"Sayang, boleh yah?"ucap Evan, Kiran pun mengangguk dengan penuh senyuman, karena tidak bisa dipungkiri Kiran juga sangat merindukan Evan
Dan terjadi lah, apa yang memang harus terjadi, antara pasangan suami istri itu.
"Hubby, udah yah, aku capek"keluhnya Kiran
"Bentar lagi nanggung"setelah beberapa menit kemudian akhirnya Evan menyelesaikan permainan nya
"Udah puas?"tanya Kiran dengan nada suara ketus
"Hehehe, iya udah"
"Remuk nih tulang aku, kamu gak kira-kira banget sih"gerutunya Kiran
"Iya maaf sayang, aku kan kangen sama kamu"Kiran tidak menjawab, dia langsung berdiri dan berjalan masuk menuju kamar mandi.
______________________________
Yuk mampir ke karya baru aku yang ini yah ๐
__ADS_1
cerita nya masih baru banget.
Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku๐ semoga kalian suka sama ceritanya ๐น๐Jangan lupa like and vote nya.