Married At 17

Married At 17
Episode 63 Keluarga bahagia


__ADS_3

Malam harinya Kenzo dan Doni sedang bermain bersama Kaivan didalam kamar, Kenzo terus-terusan mencubit gemas pipi Kaivan.


Sedangkan Kiran hanya melihat interaksi ketiganya, dia merasa terharu dan bersyukur, melihat Doni yang sangat menyayangi Kenzo dan Kaivan tanpa membeda-bedakan nya.


"Daddy, kayaknya adik bayi nya ngantuk"ucap Kenzo


"Iya sayang, adik bayi nya pengen tidur, nanti kita main lagi besok yah, kamu juga tidur yah"


"Siap Daddy, selamat malam adik bayi, muachhh"Kenzo mencium pipi gembul Kaivan


Doni langsung memindahkan Kaivan ke box bayi yang ada di samping tempat tidurnya sedangkan Kenzo tidur bersama Doni dan Kiran di kasur.


"Mommy, bacain Ken cerita"


"Okeh sayang, mau cerita apa?"


"Si kancil"Kiran pun langsung membacakan cerita si kancil sampai Kenzo tertidur lelap, setelah Kiran memastikan bahwa Kenzo sudah benar-benar tertidur dia pun langsung ikut memejamkan matanya, karena Doni pun sudah berada di alam mimpinya.


Tepat tengah malam sekitar jam satu malam, baby Kaivan tiba-tiba menangis entah kenapa, mungkin popoknya penuh, Kiran langsung turun dari ranjang dan langsung memeriksa baby Kaivan, dan benar saja popok baby Kaivan penuh.


"Kai kenapa sayang?"tanya Doni yang terbangun


"Popok nya penuh"ucap Kiran sambil terus fokus mengganti popok baby Kaivan, Doni pun menghampiri Kiran


"Dia mirip banget sama aku yah?"tanya Doni sambil terus menatap Kaivan


"Iya mirip banget"


"Aku jadi kangen sama Evan, dia pasti sekarang lagi liat kita di atas sana, hmmmm"Doni menghela nafas panjang, setelah Kiran selesai mengganti popok kai, dia langsung menghampiri Doni yang sedang duduk di sofa


"Aku masih bingung mas, gimana nanti caranya ngasih tau Kenzo tentang ayah kandungnya"Kiran menyandarkan kepalanya di dada bidang Doni


"Kamu tenang aja, nanti aku bantuin kamu, dengan adanya kehadiran Kenzo aku juga jadi selalu merasa bahwa Evan itu dekat dengan kita, dia pasti akan tumbuh jadi laki-laki yang tampan, mungkin lebih tampan dari Evan"


"Hmmm, kamu bisa aja, tapi emang sih dia udah benar-benar kayak fotocopnya kak Evan"


"Iya bener, ayo kita tidur lagi"ajak Doni


"Ayo"merekapun melanjutkan acara tidurnya


Keputusan Evan untuk agar Doni menikahi Kiran, memanglah keputusan yang baik, Evan tidak salah memilih Doni untuk menjadi penggantinya dan menjadi ayah sambung Kenzo, Doni begitu menyayangi Kenzo dengan sepenuh hatinya, dia tidak pernah membeda-bedakan antara Kenzo dan Kaivan, menurut Doni mereka berdua sama-sama anaknya.


Kenzo dan Kaivan tumbuh dilingkungan keluarga yang begitu menyayangi mereka, sifat Kenzo benar-benar mirip dengan Evan, sepertinya Evan menurunkan semua sifatnya pada Kenzo.


Dan Kaivan, dia juga mewarisi sifat bijaksana Doni tapi juga sama tengil nya dengan Kenzo, tiada hari tanpa ribut antara Kenzo dan Kaivan, itu mungkin sudah terbiasa terjadi pada seorang kakak beradik, entah itu hanya meributkan hal-hal kecil seperti bertengkar karena makanan ataupun baju.

__ADS_1


Doni dan Kiran kadang kewalahan menghadapi kedua anaknya yang sama-sama bandelnya minta ampun.


Kenzo dan Kaivan kini sudah tumbuh menjadi remaja tampan, Kenzo berumur 17 tahun sedangkan Kaivan 15 tahun, Kenzo duduk dibangku dikelas 2 SMA dan Kaivan masih kelas 3 SMP.


Dikamar Kenzo terlihat cowok itu sedang mengobrak abrik lemarinya entah sedang mencari apa.


"Duhh dimana kaos gue yang ada gambar radionya"gerutu Kenzo sambil terus mencari kaos itu


"Pasti kerjaannya si Kai nih, dia kan kebiasaan suka pake baju gue tanpa bilang, adik gak ada akhlak emang"Kenzo bergegas keluar kamar dan menuju kamar Kaivan


"KAIVAN BUKA PINTUNYA"teriak Kenzo


"Sapa sih ganggu orang tidur aja"gerutu Kaivan


"KAIVAN BUKA GAK, GUE DOBRAK NIH PINTU"teriak lagi Kenzo sampai terdengar kelantai bawah, Kiran dan Doni yang sedang duduk di ruang makan langsung bertanya-tanya apalagi yang terjadi dengan mereka berdua


"Anak kamu kenapa lagi tuh"ucap Doni


"Anak kamu juga mas, kebiasaan banget sih ribut mulu, aku sampai pusing ngadepin mereka berdua"


Sedangkan dilantai atas, Kenzo masih terus berteriak karena Kaivan tak kunjung membuka pintunya.


"Kurang ajar nih si Kai, gue dobrak baru tau rasa nih"gerutu Kenzo


"KAIVAN, LO DURHAKA SAMA KAKAK LO SENDIRI YAH, BUKA GAK"teriak lagu Kenzo, dengan sangat terpaksa Kaivan beranjak dari kasur dan membukakan pintu kamarnya


"Dimana baju gue?"


"Baju yang mana, gue gak pinjem baju lo"


"Gak percaya, awas gue mau liat di lemari lo, kali aja lo bohong, Daddy sama mommy udah beliin lo banyak baju tapi kenapa sih lo nyolong mulu baju gue"Kenzo langsung menggeledah lemari Kaivan


"Jangan diacak-acak bego"protes Kaivan


"Lo berani ngatain kakak lo bego hah, gue bilangin sama mommy yah"


"Dasar tukang ngadu"Kaivan bergegas menuju kamar mandi meninggalkan Kenzo yang sibuk mencari baju nya, sampai akhirnya Kaivan keluar kamar mandi dan sudah lengkap mengenakan pakaian seragam SMP, Kenzo masih belum menemukan bajunya


"Masih belum selesai lo?"


"Belum ketemu, lo taruh dimana baju gue?"


"Baju yang mana?"


"Baju yang ada gambar radio nya, yang warna item"

__ADS_1


"Buset mati gue, baju itukan gak sengaja kerobek, aduh bisa ngomel sampe magrib nih kalau dia tau bajunya udah robek"Kaivan berbicara dalam hati


"Heh kenapa bengong lo? mana baju gue?"


"Hehehe, Abang ku yang sangat tampan rupawan, bajunya udah sobek"ucap Kaivan dengan senyum tanpa dosa nya


"APA, lo bener-bener yah..."belum selesai Kenzo berbicara Kaivan sudah lebih dulu ngibrit lari


"KAIVAN JANGAN LARI LO, AWAS YAH, GUE GIBENG LO"teriak Kenzo sambil terus berlari mengejar Kaivan


"MOMMY, DADDY, TOLONG ADA ORANG GILA"Kaivan langsung menuju dapur dan bersembunyi dibalik tubuh Kiran, Kiran dan Doni menatap kedua anaknya heran


"Kaivan, sini gak lo"


"Gak, wleeee"Kaivan menjulurkan lidahnya


"Kurang ajar lo"Kiran merasa pusing dengan kelakuan kedua purtanya


"STOP"teriak Kiran dan dengan otomatis Kenzo dan Kaivan langsung terdiam


"Ada apa lagi ini, apalagi yang kalian ributin?"tanya Kiran tegas


"Tuh Kaivan ngerusak baju Abang lagi"


"Kai, bener kata Abang kamu?"tanya Kiran


"Hehehe, gak sengaja mom"


"Dad, sutt"Kaivan memberi kode pada Doni untuk menyelamatkan nya, Doni hanya menggelengkan kepalanya


"Kaivan, mommy kan udah beliin kamu baju banyak, bahkan baju kamu lebih banyak dari Abang, tapi kamu ngambil baju Abang mulu, nanti lama kelamaan Abang kamu gak punya baju"omelnya Kiran


"Kan tinggal beli lagi mom, Abang aja yang ribet"


"Lo tukang nyolong baju"Kenzo kesal dan langsung duduk di samping Doni, tanpa merasa bersalah Kenzo merebut roti yang akan Doni makan, dan langsung memakannya


"Kenzo itu roti Daddy"tegur Doni


"Upsss, kelepasan dad, lapar"Kenzo hanya nyengir kuda


"Ya udah, Kai kamu duduk kita sarapan, jangan pada ribut lagi"


"Iya Mom"


Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.

__ADS_1


Maaf kalau ada typo yah.


Mohon bijak dalam berkomentar.


__ADS_2