
Hari-hari sudah dilewati tidak terasa sudah satu bulan lebih Kenzo dan Letta dekat, meskipun mereka berdua sudah dekat tapi Kenzo masih belum memperjelas hubungan mereka, entah kenapa Kenzo masih merasa ragu dengan perasaannya.
"Eh curut ayo cepetan ke kantin, gue udah lapar"ucap Kenzo lalu memukul pelan kepala Ares dengan buku
"Ya udah ayo"Ares langsung bangkit dari duduknya
sesampainya dikantin mereka langsung memesan makanan yang mereka inginkan, mereka makan dengan sesekali berbincang dan bercanda.
"Eh besok kan libur, gimana kalau kita nginep di rumah nya si Kenzo"ucap Angga
"Tapi kata papa gue, nanti malam juga para orangtua kita pada mau makan-makan, barbequean gitu di rumah nya om Doni"ucap Ares
"Yang bener, kok gue yang punya rumahnya gak tau sih"
"Lo mah ngedekem di kamar mulu sih, jadi kagak tau"ucap Ares
"Ya udah ayo, kita juga ikutan, nanti malam ke rumah Kenzo"ucap Angga
"Ga, katanya lo kemarin di grup chat mau cerita?"ucap Kenzo
"Ouh iya, gue lupa"Angga menepuk jidatnya pelan
"Huuh ya udah cerita sekarang!"
"Gue kesel banget sama bapak gue, si Riki"ucapnya penuh dengan ekspresi kesal
"Lah kenapa emang?"tanya Ares
"Mama gue hamil lagi, gara-gara si Riki sih ngapain juga hamilin mama gue lagi, udah tau gue udah gede, kenapa gak dari dulu aja bikin adik nya, kenapa pas gue udah segede gini baru bikin adik, mereka tuh cocoknya punya cucu bukan punya anak lagi"
"Hahahaha"seketika Ares dan Kenzo tertawa terbahak-bahak, mendengar penuturan Angga, Angga yang melihat kedua sahabatnya tertawa merasa makin kesal
"Kok kalian malah ketawa sih, gue lagi kesel nih"
"Cieee yang mau punya adik di usianya yang udah 17 tahun, cieeee"godanya Kenzo
"Cieeee, hahahaha"timpal Ares
"Salah gue cerita sama kalian berdua"
Flashback On
Dikediaman Angga, mereka bertiga sedang berkumpul di ruang tv, terlihat Riki dan Dila yang merasa gugup untuk mengatakan tentang kabar kehamilan keduanya kepada putra pertamanya Angga yang kini sudah berusia 17 tahun.
"Angga, mama mau ngomong sama kamu"ucap Dila, Angga yang sedang memakan kue bolu, langsung mengalihkan pandangannya kepada Dila sang mama.
__ADS_1
"Apa mah?"
"Hmmm, tapi kamu jangan marah yah"Angga mengerutkan keningnya
"Tergantung apa dulu"
"Ck kamu janji dulu jangan marah nantinya"
"Nggak bisa mah, nanti kalau aku udah janji terus tiba-tiba aku marah, aku ngelanggar janji aku dong, terus dosa"tuturnya
"Ck ya udah iya"Dila menarik nafas panjang dan kembali menatap putra nya itu
"Hmmm, mama hamil lagi"ucap Dila, sebenarnya Dila dan Riki tau bahwa Angga akan marah meskipun hanya sebentar, karena dilihat usia Angga sudah tujuh belas tahun, mungkin dia tidak mau memiliki adik lagi, apalagi saat dia dulu masih kecil, saat Angga ditanya ingin punya adik atau tidak, dia selalu menjawab nggak mau katanya takut uang jajannya dibagi dua terus nanti mama sama papanya lebih perhatian dan sayang sama adiknya
"APA"Angga berbicara sedikit berteriak, membuat Riki dan Dila kaget
"Kok bisa sih, ini pasti gara-gara papa kan"Angga mulai terlihat marah
"Ya iya lah gara-gara papa, terus gara-gara siapa lagi"ucap Riki, dan langsung mendapatkan pukulan dari Dila
"Pokoknya aku gak mau punya adik, kalau dia udah lahir aku gak bakal mau ngurus nya, papa sih kenapa juga bikinnya gak waktu dulu pas Angga masih kecil"
"Ya waktu kamu kecil kan kamu gak pengen punya adik"ucap Riki
"Ya udah tau aku gak mau punya adik, terus sekarang kenapa?"
"Terserah Angga gak mood"Angga langsung melenggang pergi menuju kamarnya.
Flashback off
Bel pulang sekolah sudah berbunyi dan kini para siswa dan siswi berbondong-bondong keluar dari gerbang sekolah untuk segera pulang kerumahnya.
"Letta"panggil Kenzo, Letta langsung membalikkan badannya
"Apa?"
"Nggak cuma mau nyapa doang"
"Ohhh"Letta menganggukkan kepalanya
"Kita jalan ke parkiran bareng"
"Ayo"merekapun berjalan menuju parkiran bersama, saat tiba di parkiran Letta langsung pamit untuk segera pulang, Kenzo masih memperhatikan mobil Letta yang sudah keluar dari gerbang sekolah, Kenzo pun langsung menaiki motornya dan melajukannya dengan kecepatan sedang.
Saat tiba dirumah, dia langsung menuju kamarnya lalu mandi setelah itu berganti baju, lalu pergi menuju ruang makan, untuk mengisi perutnya.
__ADS_1
"Wouyy, main hp mulu lo dasar bocil"
"Siapa yang bocil, gue udah gede tau, lo gak liat badan gue segede gini"protes Kaivan, Kaivan memang terbilang cukup bongsor diusianya yang masih lima belas tahun
"Badan doang gede, kelakuan mah tetep aja bocil"
"Ck serah dah, senang-senangnya lo aja"
Setelah selesai makan, Kenzo menghampiri mommy dan Daddy nya yang sedang duduk sambil menonton tv.
"Mom, nanti malam bakal ada acara barbequean yah?"tanya Kenzo
"Ohh iya sayang, Mommy lupa kasih tau kamu"ucap Kiran sambil nyengir
"Iya gak apa-apa, aku tau tadi dari Ares"
"Eh mom emang iya gitu, tante Dila hamil lagi?"tanya Kenzo, Doni langsung mengalihkan pandangannya kepada Kenzo
"Hah, kata siapa kamu?"tanya Doni yang memang belum tahu
"Kata Angga nya lah, dia tadi curhat sama aku sama Ares, dia kesel sama mama, papanya"Doni dan Kiran langsung tertawa karena mereka juga tau bahwa dari kecil Angga sangat tidak mau memiliki adik
"Kok mommy sama Daddy ketawa sih?"
"Ya lucu aja, dari kecil itu Angga gak mau punya adik, eh sekarang tante Dila malah hamil lagi, udah rezeki aja mungkin"ucap Kiran
"Ohhh, iya sih"
"Kamu mau punya adik lagi?"tanya Doni tiba-tiba
"Ogah"jawab Kenzo dan Kaivan serempak, sangat kompak
"Kompak banget sih"
"Iya lah, Kai mah ogah punya adik lagi"
"Apalagi Ken, ogah banget, punya adik satu aja ngeselin, kalau adiknya perempuan baru Kenzo mau"
"Emangnya kita bisa request apa, mau laki-laki atau perempuan"timpal Doni
"Ya makannya itu, Kenzo gak mau punya adik lagi"Kiran hanya menggelengkan kepalanya.
Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.
Maaf kalau ada typo yah.
__ADS_1
Mohon bijak dalam berkomentar.