Married At 17

Married At 17
Episode 60 Dedek bayi


__ADS_3

Tidak terasa kini usia kandungan Kiran sudah menginjak sembilan bulan, tinggal hitungan hari lagi Kiran akan melahirkan anak keduanya.


Doni pun sengaja bekerja dirumah karena dia ingin menjadi suami siaga untuk Kiran, karena bisa saja sewaktu-waktu Kiran melahirkan.


"Kenzo, Mas Doni, kalian dimana?"panggil Kiran yang mencari-cari keberadaan Kenzo dan Doni, sedangkan mereka berdua sedang asik bermain air di kolam renang


"Di kolam renang sayang, ayo kesini"ucap Doni dengan agak berteriak, Kiran yang mendengar teriakkan Doni langsung menuju kolam renang


"Mommy, Ken lagi belajal lenang, di ajalin sama Daddy"ucap Kenzo dengan antusias


"Iya sayang, gimana udah bisa berenangnya?"Kiran duduk di tepi kolam renang


"Belum"Kenzo menggelengkan kepalanya, Kiran hanya tersenyum mendengar jawaban anaknya itu


"Ya udah, Ken lanjutin belajar berenang nya sama Daddy, mommy mau bikinin Ken pudding"


"Yeyyy pudding, Ken mau pudding"Kenzo terlihat sangat antusias dan senang


"Iya, mommy bikinin dulu"


"Kamu jangan terlalu cape yank"tegur Doni


"Iya kamu tenang aja cuma bikin pudding doang kok"Kiran langsung berjalan menuju dapur untuk membuatkan Kenzo pudding


Kiran langsung disibukkan dengan kegiatannya di dapur, setelah pudding nya selesai dia buat, dia langsung menghampiri Kenzo dan Doni, karena mereka sudah lumayan lama berenang, dan Kiran takut Kenzo nantinya sakit.


"Kenzo sayang, ayo udah yah berenangnya"ucap Kiran


"Ken masih mau belenang mommy"


"Kita kan bisa lanjut lagi besok Ken, Daddy juga udah kedinginan nih, kamu juga katanya mau pudding kan"bujuknya Doni


"Tapi Ken masih mau belenang Daddy"Kenzo merajuk dan mengercutkan bibirnya


"Iya tapi nanti besok lagi, mending kita ganti baju abis itu makan pudding buatan mommy"

__ADS_1


"Tapi janji besok halus belenang lagi"


"Iya janji"Akhirnya setelah dibujuk Kenzo pun mau berhenti berenang dan langsung berganti baju bersama Doni, setelah selesai berganti baju keduanya langsung menuju ruang tv dimana Kiran sedang duduk sambil memakan kue nastar bersama Mona.


"Aduh aduh aduh, cucu Oma yang ganteng ini udah selesai berenang yah"ucap Mona saat melihat Kenzo menghampiri dirinya dan duduk di pangkuan nya


"Iya Oma, tadi Ken belajal belenang sama Daddy, besok juga Ken pengen belajal lagi"


"Cucu Oma pinter deh, lucu banget sih kamu"Mona mencubit pelan pipi Kenzo


"Ini, kamu katanya mau pudding"Kiran memberikan pudding nya pada Kenzo


"Sini biar Oma yang suapin cucu Oma ini"Mona pun menyuapi Kenzo dengan telaten dan sabar


"Mommy kok dedek bayi nya belum kelual sih?"tanya Kenzo sambil menatap perut Kiran


"Nanti sayang, sebentar lagi juga dedek bayi nya lahir"ucap Kiran


"Ken udah gak sabal pengen liat dedek bayi, nanti Ken bisa main sama dedek bayi kan mom?"


Hari sudah menjelang malam, Kiran sedang menidurkan Kenzo, dari tadi Kenzo susah sekali untuk disuruh tidur, sedangkan Doni sedang berkutat dengan pekerjaannya, di ruang kerja.


"Akhirnya tidur juga"ucap Kiran saat Kenzo sudah tertidur pulas


"Mas Doni apa masih belum selesai yah kerjanya?"Kiran berbicara sendiri, Kiran pun melangkahkan kakinya menuju ruang kerja Doni


"Mas"Kiran masuk kedalam ruang kerja Doni, dilihatnya Doni masih fokus dengan laptopnya


"Iya sayang"ucap Doni dengan mata yang masih tetap fokus pada layar laptop


"Kamu belum selesai?"


"Belum, Kenzo udah tidur?"


"Udah, masih lama yah?"Kiran mendekati Doni dan berdiri di samping Doni

__ADS_1


"Bentar lagi kok, kenapa hmmm?"


"Nggak kok"


"Jangan bohong, kenapa ayo bilang sama aku"Doni pun menghentikan kegiatannya dan langsung menatap Kiran


"Nggak aku cuma mau nungguin kamu aja"


"Ya udah, kalau gitu kita tidur sekarang aja, yuk"ajak Doni


"Tapi bukannya pekerjaan kamu belum selesai?"


"Udah gak apa-apa, masih bisa besok dilanjut"Doni langsung menggandeng Kiran menuju kamarnya


Didalam kamar, Doni dan Kiran langsung merebahkan tubuh mereka.


"Mas"


"Hmmm"Doni menara Kiran


"Kamu udah siapin nama buat anak kita?"tanya Kiran


"Tentu udah dong"Kiran langsung tersenyum, tiba-tiba dia teringat kenangannya dulu saat bersamaan Evan, tak bisa dipungkiri bahwa Kiran masih tetap mencintai Evan, dan tidak akan pernah melupakannya, Doni pun tidak pernah mempermasalahkan itu, tapi Kiran juga sangat beruntung memiliki Doni, dia sangat menyayangi dirinya dan juga Kenzo meskipun Kenzo bukan anak kandungnya.


"Mas nanti kalau aku abis lahiran kita ke makam kak Evan yuk"Doni langsung tersenyum


"Iya sayang"


"Mas kalau nanti Kenzo udah besar, apa kamu akan kasih tau dia, kalau dia bukan anak kandung kamu?"tanya Kiran


"Iya, Kenzo harus tau semua itu sayang, dia harus tau siapa ayah kandungnya yang sudah mau berkorban untuk melindungi dirinya dan juga kamu, nanti kalau Kenzo udah besar kita bisa kasih tau dia pelan-pelan"Kiran pun mengangguk dan langsung memeluk Doni.


Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.


Maaf kalau ada typo yah.

__ADS_1


Mohon bijak dalam berkomentar.


__ADS_2