Married At 17

Married At 17
Episode 65 Kebenaran tentang Evan


__ADS_3

Karena jam sudah menunjukan waktunya pulang sekolah, Kenzo, Ares dan Angga memutuskan untuk segera pulang dan menanyakan prihal foto itu.


Dan Kenzo membawa salah satu foto Evan untuk meminta penjelasan pada mommy dan Daddy nya.


"Assalamualaikum mom"teriak Kenzo yang baru saja tiba di rumah, dilihatnya Kaivan yang sedang duduk sambil menonton tv tak lupa juga ditemani cemilan dan minuman jus


"Waalaikumsalam"jawab Kaivan


"Mommy sama Daddy dimana?"tanya Kenzo dan langsung duduk disamping Kaivan


"Diatas"


"Kenzo kamu udah pulang nak"ucap Kiran yang baru saja tiba di ruang tv bersama Doni


"Siapa dia?"ucap Kenzo sambil menunjukan foto Evan yang sedang sendiri dan juga yang sedang bersama Kiran


Deghhh


Kiran langsung kaget, dari mana Kenzo mendapatkan foto itu, begitupun dengan Doni dia juga kaget, apa ini saat nya dia memberitahukan tentang Evan pada Kenzo.


Kaivan hanya memperhatikan kakaknya itu, dan melihat foto yang kakaknya tunjukan pada mommy dan Daddy nya.


"Jawab Mom, Dad"tegasnya Kenzo


"Bang lo jangan kasar sama mommy sama Daddy"tegur nya Kaivan, pasalnya ini pertama kalinya Kenzo berbicara dengan nada seperti itu pada Kiran dan Doni


"Gue cuma nanya, lo mending diem aja"


"Jawab Mom"Kenzo mengguncang bahu Kiran


Ingatan tentang masa-masa dimana Evan masih bersamanya mulai melintas kembali, dia tidak bisa lagi membendung air matanya, apa ini saat nya Kenzo mengetahui tentang ayah kandungnya.


"Dad kenapa mommy malah nangis, jawab Dad"ucap Kenzo dengan suara yang agak meninggi


"DIA PAPA KANDUNG KAMU KENZO"teriak Kiran yang sudah menangis, Kaivan mencoba menenangkan mommy nya itu

__ADS_1


"Apa, lalu Daddy?"


"Huhh"Doni menghela nafas panjang


"Daddy ayah sambung kamu, dan dia ayah kandung kamu"ucap Doni, tentu saja Kenzo dan Kaivan kaget bukan kepalang, apalagi Kenzo, kenapa Daddy dan mommy nya tidak memberitahunya dari dulu pasal ini, pikirnya.


"Mom"Kenzo menatap Kiran dengan mata yang sudah berkaca-kaca


"Iya dia papa kamu Kenzo, papa kandung kamu, Evan hiks hiks hiks"rasanya sangat sakit saat mengingat bagaimana Evan mengorbankan dirinya demi melindungi Kiran dan Kenzo saat kecelakaan itu


"Lalu dimana dia sekarang?"tanya Kenzo yang sudah mulai meneteskan air matanya


Doni dan Kiran hanya diam, entah harus dari mana mereka menjelaskannya kepada Kenzo.


"Dad, mom jawab, dimana dia sekarang?"


"JAWABBBB DADD"teriak Kenzo


"DIA UDAH MENINGGAL KENZO, UDAH MENINGGAL, DIA MENINGGAL KARENA KECELAKAAN DAN SAAT ITU MOMMY KAMU SEDANG MENGANDUNG KAMU, DIA MENCOBA MELINDUNGI KAMU DAN MOMMY KAMU"teriak Doni yang sudah tak tahan lagi, dia juga sudah menumpahkan air matanya


Bagai disambar petir, hati Kenzo tiba-tiba terasa sakit, tubuhnya perlahan terasa lemas, air matanya mulai melesat dengan bebas.


"Mom hiks hiks hiks"Kenzo langsung memeluk Kiran dengan tangisan yang pecah


Doni dan Kaivan mencoba menenangkan Kenzo dan Kiran, setelah mereka mulai tenang, Doni mengajak mereka untuk membahas ini dikamarnya, mereka kini sedang berada dikamar Doni dan Kiran.


Doni dan Kiran duduk di sofa sedangkan Kenzo dan Kaivan duduk di lantai, Kenzo menyandarkan kepalanya di kaki Kiran.


"Mom tolong jelaskan semua ini"pintanya Kenzo


"Dia Evan, Papa kamu sayang, dia dulu sangat ingin melihat kamu lahir, tapi takdir berkata lain, saat itu kami ingin pergi ke kampus, tapi tiba-tiba rem mobil papa kamu blong, dan kami mengalami kecelakaan, papa kamu berusaha melindungi mommy yang saat itu sedang mengandung kamu"


"Lalu bagaimana mommy bisa nikah sama Daddy?"tanya Kenzo


"Papa kamu yang meminta Daddy untuk menikah dengan mommy kamu, karena dia hanya percaya pada Daddy, kami dulu berteman sangat baik, karena itulah Papa kamu meminta Daddy menikah dengan mommy"jelasnya Doni

__ADS_1


"Apa dia baik?"


"Tentu sayang, dia sangat baik, dia sangat menyayangi mommy kamu dan juga kamu, dari dulu dia sudah mengharapkan kehadiran mu, dia sangat ingin melihat kamu lahir"Kenzo langsung terisak sambil memeluk kaki Kiran, ingin rasanya dia bertemu dengan Papa nya sekali saja, Kiran terus mengelus lembut rambut Kenzo


Untuk pertama kalinya Kaivan melihat kakaknya menangis, dia ikut merasa sedih, dia tidak bisa melihat kakaknya menangis seperti ini.


"Kenapa Papa pergi mom?"pertanyaan itu terlontar dari mulut Kenzo


"Itu sudah takdir sayang, kamu harus ikhlas, papa kamu gak akan seneng kalau kamu sedih terus, ada Mommy, Daddy dan juga Kaivan disini"Kiran mencoba memberikan pengertian kepada Kenzo


"Kenapa Mommy sama Daddy gak kasih tau Kenzo?"Kenzo menatap mommy dan Daddy nya


"Daddy sama mommy menunggu waktu yang tepat sayang, Daddy dan mommy juga masih bingung bagaimana cara menjelaskannya pada kamu"


"Kenzo mau liat Papa mom, dad"pintanya Kenzo


"Kita ke makamnya ya sayang"ucap Kiran, Kenzo menganggukkan kepalanya, Doni pun membawa Kenzo dan Kaivan beserta Kiran menuju makam Evan.


Diperjalanan Kenzo hanya menatap kosong jalan, sambil terus meneteskan air matanya, sesampainya disana Doni langsung membawa mereka menuju makam Evan.


"Ini makam papa kamu nak"ucap Kiran, Kenzo langsung berjongkok di samping makam Evan, dan mengelus batu nisan Evan.


"Pah, ini Kenzo, Kenzo pengen liat papa, Daddy udah jagain mommy sama Kenzo, dia baik banget sama Kenzo, Kenzo juga udah punya adik Pah, dia Kaivan, dia mirip banget sama Daddy"Kenzo benar-benar menumpahkan banyak air matanya nya.


"Papa baik-baik disana, Kenzo cuma bisa doain papa dari sini"Kenzo langsung berdiri dan menatap Daddy nya, lalu langsung memeluk Daddy nya itu dan menangis dipelukan Daddy nya


"Dad makasih udah mau jagain Kenzo"


"Iya sayang, kamu juga anak Daddy, kamu sama Kaivan, sama-sama anak Daddy, gak ada yang membedakan, Oma pun sama dia juga menyayangi kalian berdua tanpa membeda-bedakan"


Setelah mereka selesai berkunjung ke makam Evan, mereka langsung pulang karena hari sudah mulai gelap, dan Kenzo pun terlihat sangat lelah.


Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.


Maaf kalau ada typo yah.

__ADS_1


Mohon bijak dalam berkomentar.


__ADS_2