
Keesokan harinya, seperti biasa Kiran pergi ke kampus, tapi kali ini Kenzo tidak ikut karena bundanya ada di rumah, jadi Kenzo di jaga oleh bunda Lusi.
"Bun kita berangkat yah"ucap Kiran, dan dia langsung menyalami tangan Lusi diikuti oleh Deron
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Deron pun langsung menancapkan gas, melaju untuk mengantarkan kakak nya ke kampus lalu setelah itu dia pergi kesekolah, Deron berangkat menggunakan motor.
"Sampai"ucap Deron, Kiran langsung turun dari motor
"Kakak duluan yah"
"Okeh, aku jalan, bye kak"Deron langsung melajukan motornya kembali dan Kiran langsung masuk ke area pekarangan kampus
"Kirannn"teriak Dila, Kiran langsung menoleh dan melambaikan tangannya
"Kenzo gak ikut?"tanya Ana
"Nggak, di rumah ada bunda yang jagain soalnya"
"Ohhh, pantesan"
"Eh nanti sepulang dari kampus kita jalan-jalan yuk"ajak Dila
"Kayak nya gue gak bisa ikut deh"ucap Kiran
"Kenapa?"
"Gue mau ke makam kak Evan"Kiran langsung menundukkan kepalanya
"Ahh eh, iya kalau gitu, sorry"
"Nggak lah, santai aja lah"Kiran langsung tersenyum
__ADS_1
Merekapun langsung segera masuk ke kelasnya, dan melakukan pelajaran dengan sungguh-sungguh.
"Gue pulung duluan yah"ucap Kiran
"Okeh hati-hati"
Kiran pun segera manaiki taksi yang sudah dia pesan, sebelum dia berkunjung ke makam Evan, dia terlebih dahulu membeli bunga.
Saat tiba di makam, terlihat ada seseorang yang sedang berjongkok di depan makam Evan, Kiran langsung menghampirinya.
"Kak Doni"Doni pun langsung menoleh kearah Kiran
"Kiran, kamu juga kesini?"
"Iya kak"Kiran langsung berjongkok dan menyimpan bunga yang dia bawa di makam Evan
"Huuuhhh, Hubby aku kangen, kamu pasti lagi liatin aku yah sekarang, Kenzo mirip banget sama kamu, dia lucu, gembul, kalau kamu masih ada mungkin nanti kamu pasti nyubitin mulu pipi Kenzo"Kiran terkekeh, Doni hanya mendengarkan apa yang dikatakan Kiran dan sesekali menatapnya
"Kamu yang tenang yah disana, aku baik-baik aja kok disini"lanjutnya Kiran
"Van gue janji bakal jagain Kenzo, sama Kiran"kini Doni membuka suara
Setelah mereka selesai berziarah ke makam Evan, kini Doni mengantarkan Kiran menuju rumahnya.
"Emmmmm, Kiran"panggil Doni
"Iya"
"Yang waktu dimakam itu..."ucapan Doni terpotong
"Aku akan mencoba kak"ucap Kiran yang mengerti arah pembicaraan Doni
Kini mereka sudah sampai di depan rumah Kiran, terlihat Kenzo sedang di usili oleh Deron sampai-sampai Kenzo menangis.
"Mau mampir dulu kak?"
__ADS_1
"Boleh, sekalian aku mau liat Kenzo, kayaknya tadi aku denger Kenzo nangis"
"Palingan lagi diusilin sama uncle nya"
"Ya udah ayo masuk"lanjutnya Kiran, Doni dan Kiran pun segera masuk kedalam rumah dan benar saja Kenzo sedang menangis karena di kerjai oleh Deron, dan sekarang Deron sedang di omeli oleh Bunda.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam, eh Kiran udah dateng, nak Doni, sini nak"
"Iya tan"ucap Doni
Kiran langsung menggendong Kenzo yang masih menangis, dan langsung memukul Deron dengan tas nya.
"Awww, kok dipukul sih kak"
"Karena kamu udah bikin Kenzo nangis"
"Kan cuma bercanda"
Kiran terus meminang Kenzo, tapi masih terus juga menangis.
"Dia laper mungkin Ran"ucap bunda
"Ya udah, aku kedapur dulu, mau nyusuin Kenzo"ucap Kiran dan beranjak menuju dapur, dan benar saja setelah Kenzo disusui dia langsung anteng, setelah selesai dia langsung menghampiri bundanya lagi di ruang tamu, Kiran pun menitipkan Kenzo sebentar karena dia akan mandi terlebih dahulu.
"Biar Kenzo sama aku aja tan"ucap Doni, dan Lusi langsung memberikan Kenzo pada Doni
Doni langsung mencium pipi gembul milik Kenzo, dia sangat greget melihat pipi Kenzo.
Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.
Maaf kalau ada typo yah.
__ADS_1
Mohon bijak dalam berkomentar.