
"Heh adik ipar durhaka"panggil Evan
"Apa?"Deron menjawab malas
"Pake mobil gue aja"tanpa bicara sepatah pun Deron langsung menuruti nya dan langsung masuk kedalam mobil Evan
Evan langsung melajukan mobilnya secara perlahan menjajah kota Jakarta untuk mencari cilor pesanan Kiran.
"Dimana sih penjual cilor nya?"tanya Evan
"Gue juga gak tau lah"
"Eh adik ipar, gue mau nanya"
"Apaan?"
"Kok gak biasanya Kiran kayak gitu, sebelumnya dia gak berani bentak gue"
"Gak tau, kak Kiran udah bosen kali sama lo"
"Kurang ajar lo"Evan langsung melempar satu kotak tisu yang ada didalam mobil pada Deron
"Santai dong"
hampir tiga puluh menit mereka mencari penjual cilor dan akhirnya mereka menemukan sang penjual, dan langsung membelinya, setelah itu mereka langsung pulang.
"Ehh"Deron memanggil Evan
"Gue punya nama kali, bener-bener adik ipar yang gak sopan lo"
"Ckk, gue mau nanya"
"Apaan?"
"Lo kenapa sih, sebelum nikah sama kak Kiran lo gangguin gue mulu?"
__ADS_1
"Karena lo bikin gue kesel mulu, terus ngapa lo gak pernah lawan gue waktu itu, padahal sekarang lo berani banget sama gue"
"Karena kak Kiran, kalau bukan karena kak Kiran udah gue hajar lo dari dulu"
"Sorry"
"Hah?"Deron bingung
"Maaf"ucapnya lagi Evan
"Untuk?"
"Gue udah nodain kakak lo, tapi gue juga bersyukur semenjak gue nikah sama dia, gue jadi lebih bertanggung jawab dan menjadi cowok yang lebih baik"jelasnya Evan
"Ohhh masalah itu, ya udah lah, lagi pula semuanya juga udah terjadi, yang terpenting sekarang lo harus jagain kakak gue dan juga keponakan gue, jangan bikin kakak gue sakit hati, awas aja kalau lo berani macam-macam sama kakak gue"
"Pastilah, gue bakal selalu jagain Kiran dan anak gue"Evan tersenyum kepada Deron
"Bagusss"Deron mengacungkan jari jempol nya
"Assalamualaikum"ucap Deron dan Evan
"Waalaikumsalam"ucap Kiran, bunda dan ayah serempak
"Nih cilor nya"Evan memberikan kantong kresek yang berisi cilor tersebut, mata Kiran langsung berbinar terlihat pancaran kebahagiaan di mata Kiran
"Makasih"Kiran langsung mengambil nya dan langsung memakannya, ayah yang sudah sejak tadi pulang dari kantor karena ada urusan mendesak, sudah mengetahui kabar tentang kehamilan Kiran
Kini mereka berlima sedang berkumpul di ruang keluarga.
"Sayang kamu mau kuliah atau nggak?"tanya Evan
"Kalau aku mau kuliah boleh gak?"
"Boleh aja, tapi kamu kuliah di universitas yang sama dengan aku, biar nanti aku bisa berangkat dan pulang bareng, apalagi sekarang kamu lagi hamil, aku khawatir"ucap Evan
__ADS_1
"Siappp pak boss"ucap Kiran
Karena hari sudah mulai sore Evan memutuskan untuk mengajak Kiran pulang.
"Kita mau pulang sekarang?"tanya Evan
"Ayo"
"Kenapa gak nginep aja disini nak"ucap ayah, Kiran langsung menatap ke arah Evan
"Iya bener nak, satu hari aja yah"sambung bunda
"Hubby boleh yah?"
"Iya boleh"Evan pun akhirnya memutuskan untuk menginap di rumah ayah dan bunda
Evan dan Kiran pun pamit menuju kamarnya, untuk membersihkan tubuhnya.
"Sayang, aku kebawah duluan yah"ucap Evan dibalik pintu kamar mandi
Dilihatnya Deron sedang bermain PS sendirian, dasar jomblo.
"Wouyyy, adik ipar"Evan menepuk punggung Deron
"Jangan mulai lo"
"Idihhh ge-er tau gak, gua mau main PS bareng"
"Okeh ayo"Merekapun menikmati bermain PS bersama, rasanya rumah terlihat lebih ramai dari biasanya, Kiran baru saja tiba dengan menggunakan baju tidur berwarna pink, dan langsung duduk di sofa, posisi Evan dan Deron duduk dibawah beralaskan karpet berbulu, dan Kiran berada diatas sofa yang sejajar dengan Evan.
Kiran memainkan rambut Evan yang sedang asik bermain PS.
"Hahaha, mampus lo kalah"ucap Deron
"Ckk"Evan langsung melirik kearah Kiran yang fokus memainkan rambutnya yang sudah mulai panjang
__ADS_1
Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.