Married At 17

Married At 17
Episode 55 Ngapel


__ADS_3

Malam harinya di kediaman Kiran, dia sedang menemani Kenzo bermain di ruang tv, bersama ayah dan bunda nya.


"Wihhh udah rapih aja nih, mau kemana?"tanya Kiran yang melihat Deron sudah rapih


"Biasalah, ngapel"


"Kamu udah punya pacar?"tanya bunda


"Udah Bun"Deron cengengesan


"Siapa? kok kamu gak cerita sama kita"


"Hmmmm, Liana Bun"ucap Deron pelan tapi masih bisa di dengar oleh mereka


"Hah, Liana adik kak Evan?"tanya Kiran, Deron menganggukkan kepalanya dan tersenyum


"Ya udah kalau gitu ayah setuju"


"Makasih ayah, kalau gitu Deron berangkat yah"Deron langsung menyalami tangan ayah, bunda dan Kiran, tidak lupa untuk mencium pipi gembul Kenzo


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"Deron langsung berjalan keluar rumah, saat di pintu utama dia bertemu dengan Doni yang baru saja akan masuk


"Bang Doni, mau ngapel yah"godanya Deron


"Iya dong, lo sendiri mau kemana?"


"Ngapel lah, gue juga punya pacar kali, udah sono masuk, gue mau berangkat"Deron langsung meninggalkan Doni, dan Doni langsung bergegas masuk kedalam rumah


"Assalamualaikum"

__ADS_1


"Waalaikumsalam, eh nak Doni"ucap ayah


Posisi Kiran dan Kenzo kini sedang duduk di bawah dengan beralaskan karpet berbulu, sedangkan ayah, dan bunda duduk di atas sofa.


"Sini om mau bicara sama kamu"Doni langsung duduk di samping Deri


"Jadi kapan kamu mau nikah sama Kiran?"tanya ayah, dan otomatis Kiran langsung menatap ayahnya


"Aku sih terserah Kiran aja om"


"Kiran gimana?"tanya Ayah


"Hmmm, Kiran sih terserah ayah aja"


"Kenapa jadi terserah-terserahan sih, yang bakalan nikah kan kalian"


"Ya Kiran gak tau yah, Kiran ikut aja deh, biar ayah sama bunda yang urus, Kiran setuju setuju aja"


"Iya ayah, nggak akan protes"


"Mom"racaunya Kenzo


"Apa sayangnya Mommy"Kenzo menunjuk ke arah Doni, Doni yang menyadari langsung mengambil alih Kenzo dan langsung memangkunya.


Sedangkan dikediaman Liana, dia sedang berbincang santai dengan Deron di taman depan rumah.


"Gimana keadaan Kiran sekarang?"tanya Liana pada Deron


"Udah baik kok, dia sekarang udah makin deket sama bang Doni, meskipun terkadang kalau dia lagi sendiri dia masih suka nangis, dan bilang kangen sama Evan"


"Aku juga kangen banget sama kak Evan, biasanya dia suka banget manjain aku, ngomelin aku, tapi sekarang, huuuuh, mungkin ini udah takdir"Deron langsung menatap Liana dan langsung memeluknya

__ADS_1


"Kan sekarang ada aku, sekarang aku yang bakal manjain kamu terus"Liana langsung tersenyum


"Makasih"


"Iya sayang"blush pipi Liana langsung memerah, meskipun Liana dan Deron sudah pacaran hampir dua bulan tapi ini pertama kalinya dia memanggil dirinya dengan sebutan sayang


"Ekhmmm"Deron dan Liana yang melihat Yuna disana langsung melepaskan pelukannya


"Eh Mama"


"Malam Tante"ucap Deron sopan


"Malam juga, awas jangan macam-macam dulu yah, inget belum halal"


"Hehehe, iya tante"


"Ayo kita masuk, diluar dingin"ajaknya Yuna


Deron dan Liana pun menurut dan langsung masuk kedalam rumah.


Sedangkan dirumah Kiran, Kenzo terus menangis saat Doni akan pulang, sepertinya Kenzo tidak mengizinkan Doni untuk pulang.


"Kenzo sayang sini sama mommy yah, Daddy kan mau pulang dulu"karena sedari kecil Kenzo sudah sering bersama Doni jadi saat dia sudah mulai bisa berbicara Kenzo memanggil Doni dengan sebutan Daddy, dan Kiran pun tidak mempermasalahkannya


"Ya udah gak apa-apa, biar aku tunggu Kenzo sampai tidur"ucap Doni yang tidak tega melihat Kenzo terus menangis, akhirnya Doni pun menidurkan Kenzo, setelah Kenzo benar-benar tertidur pulas, barulah dia pulang.


Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.


Maaf kalau ada typo yah.


Mohon bijak dalam berkomentar.

__ADS_1


__ADS_2