Married At 17

Married At 17
Episode 86 Pantai


__ADS_3

Hari Minggu pun tiba, hari yang sangat Kenzo tunggu-tunggu, karena dihari Minggu dia bisa bersantai.


Tentang pernikahan Kenzo dan Cia, Danu dan Ziva pun sudah menyetujui nya, dan rencananya Kenzo dan Cia akan menikah setelah Kenzo lulus SMA.


Hari ini pun Kenzo berencana untuk mengajak Cia jalan-jalan, sekarang Kenzo benar-benar bucin akut pada Cia.


Jam menunjukan pukul sepuluh pagi dan Kenzo, sudah siap untuk berangkat menuju rumah Cia.


"Mommy, where are you?"teriak Kenzo mencari keberadaan mommy nya


"Berisik lo bang"ucap Kaivan, yang sedang berbaring di sofa ruang keluarga sambil bermain game di handphonenya


"Bodo, mommy di mana?"tanya Kenzo


"Pergi supermarket sama Daddy"


"Ck udah tua juga berduaan mulu"


"Ini nih, ciri-ciri orang yang sirik, mommy sama Daddy kan udah sah"


"Iya iya cerewet lu, ya udah gue mau jalan, bye"Kenzo langsung melenggang pergi menuju rumah Cia meninggalkan Kaivan sendirian di rumah, ralat tidak sendirian karena ada Oma Mona dan beberapa asisten rumah tangga.


Sesampainya di rumah Cia, Kenzo langsung turun dari mobil, dia sengaja membawa mobil dan bukan motor, agar Cia lebih nyaman.


Tok tok tok


"Assalamualaikum"teriak Kenzo


Sedangkan didalam rumah Cia sedang membantu Ziva membuat brownies.


"Ada tamu tuh, kamu bukain gih pintunya"ucap Ziva


"Oke mah"Cia langsung menuju pintu utama, dibukanya pintu tersebut dan terlihatlah Kenzo yang sedang berdiri didepan rumahnya, Kenzo langsung tersenyum hangat saat melihat Cia.


"Loh kak Ken nggak ngabarin Cia kalau mau kesini"ucap Cia


"Sengaja"ucap Kenzo sambil mengelus rambut sepinggang milik Cia


"Dasar, ya udah ayo masuk dulu"ajaknya Cia, Kenzo pun mengikuti langkah Cia dibelakang, sampailah mereka di ruang keluarga dan terlihat Danu sedang duduk sambil meminum kopi.


"Pagi om"sapa Kenzo


"Eh ada Kenzo, sini ayo duduk, mau jemput Cia yah?"Kenzo langsung menghampiri Danu dan duduk disampingnya


"Iya om, mau ngajak Cia jalan-jalan, bolehkan?"

__ADS_1


"Boleh dong"


"Nih diminum dulu jus nya"ucap Cia sambil menyodorkan jus jeruk buatannya


"Makasih, calon istri"ucap Kenzo tanpa merasa malu sedikit pun, padahal jelas-jelas disana ada Danu papanya Cia


"Ihh apaan sih, malu tau ada papa"ucap Cia


"Kenapa malu kan emang kamu calon istri aku, yakan om"


"Iya betul"Danu hanya tersenyum melihat kelakuan dua anak muda itu


"Kalian ngobrol aja dulu disini yah, papa mau ke dapur bantuin mama kamu"ucap Danu yang tidak mau mengganggu mereka berdua, lebih tepatnya tidak mau menjadi obat nyamuk.


"Mau bantuin atau mau modus sama mama?"godanya Cia pada papanya


"Dua duanya, hehehe"Danu langsung ngibrit sambil membawa kopi nya


"Duduk disini"Kenzo menepuk pahanya, mengisyaratkan agar Cia duduk dipangkuan nya


"Apaan sih, gak mau, nanti mama liat"


"Gak apa-apa, biar nanti langsung dinikahin aja"


"Dasar, itu mah maunya kamu"Cia memukul lengan Kenzo lalu duduk disamping Kenzo


"Gimana kalau ke pantai, mau gak?"


"Boleh, ya udah sana kamu siap-siap dulu"titahnya Kenzo


"Okay, tunggu yah"Cia langsung bergegas untuk mengganti pakaian nya.


Beberapa menit kemudian Cia turun dari lantai atas, berbalut dengan dress berwarna hitam putih, dengan motif kotak-kotak.



"Ayo kak"


"Cantik"Cia yang mendapat pujian dari Kenzo langsung tersipu malu sekaligus bahagia


"Makasih"Cia tersenyum sangat manis kepada Kenzo


"Mah, Pah, aku mau jalan-jalan sama kak Ken boleh kan?"Cia meminta izin terlebih dahulu pada kedua orangtuanya


"Iya boleh sayang"ucap Ziva

__ADS_1


"Aku berangkat"Cia menyalimi tangan Ziva dan Danu diikuti oleh Kenzo


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Diperjalanan menuju pantai mereka isi dengan mengobrol, sesekali mereka juga bercanda sampai tertawa terbahak-bahak.


Beberapa menit kemudian mereka berdua sudah tiba di pantai, suasana di pantai tidak terlalu ramai, jadi mereka akan merasa nyaman menghabiskan waktu berdua.


Cia langsung berlari menuju bibir pantai dan merentangkan kedua tangannya sambil menutup matanya, menikmati hawa pantai rasanya sangat menyenangkan dan tenang.


Kenzo pun menghampiri Cia dan memeluknya dari belakang, menelungkupkan kepalanya di ceruk leher Cia, sambil sesekali menciumnya.


"Gimana suka gak?"tanya Kenzo


"Suka banget, makasih kak"


"Mulai sekarang kamu jangan panggil aku dengan sebutan 'kak' dong, aku kan tunangan kamu, calon suami kamu"


"Terus aku harus panggil apa?"Cia bingung dan berfikir panggilan apa yang cocok untuk Kenzo


"Sayang, panggil aku dengan sebutan sayang"ucap Kenzo


"Coba panggil aku"lanjut Kenzo, Cia langsung membalikkan tubuhnya untuk menghadap kearah Kenzo


"Sayang cium"ucap Cia malu-malu, Kenzo langsung terkekeh, dan langsung mencium Cia dari mulai kening, mata, hidung, pipi, dan bibir dia cium semuanya.


"Udah puas"Cia hanya mengangguk sambil tersenyum


"Kamu bahagia gak sama aku?"tanya Kenzo


"Bahagia lah, kalau aku gak bahagia, gak mungkin aku ada disini sama kamu"


"Aku sayang sama kamu"ucap Kenzo


"Aku juga sayang sama kamu"


"Gemes banget sih kamu, jadi pengen cepet-cepet dihalalin tau"Kenzo mencubit pelan pipi Cia


"Hehehe"Cia hanya tertawa kecil lalu memeluk Kenzo, rasanya sangat nyaman berada dipelukan Kenzo, begitupun dengan Kenzo dia juga merasa nyaman dengan kehadiran Cia dihidupnya.


Hampir dua jam mereka menghabiskan waktu dipantai, dari mulai bermain air, kejar-kejaran, dan bersantai sambil melihat ombak.


Kini mereka sudah berada di mobil untuk mencari restoran terdekat, karena perut mereka sudah mulai minta jatah untuk diisi.

__ADS_1


Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.


Maaf kalau ada typo yah.


__ADS_2