Married At 17

Married At 17
Episode 83 Kangen


__ADS_3

Keesokan harinya Kenzo tidak berangkat kesekolah, dia bilang kepalanya masih pusing.


"Ken, ayo bangun dulu, makan"ucap Kiran, dia langsung duduk di tepi ranjang Kenzo


"Kepalanya masih pusing?"


"Sedikit"ucap Kenzo, lalu dia memposisikan dirinya untuk duduk dan bersandar pada headboard, perlahan tapi pasti Kiran mulai menyuapi Kenzo dengan sangat telaten.


Setelah selesai menyuapi Kenzo, Kiran langsung mengambil obat pereda pusing.


"Nih minum obatnya dulu"Kenzo pun langsung meminum obatnya.


Disekolah Cia sedang berkeliling mencari keberadaan Kenzo, pasalnya sedari tadi pagi Cia belum melihat Kenzo, dan kemarin pun Kenzo tidak sempat memberitahu pada Cia bahwa dia sakit, karena kepalanya pusing dan untuk memegang handphone saja Kenzo tidak kuat.


"Kak Ares"panggil Cia, saat dia melihat Ares yang berada di kantin, Cia pun langsung menghampiri Ares


"Kak Ares sama kak Angga liat kak Kenzo gak?"tanya Cia yang kini sudah duduk di samping Ares


"Loh Kenzo gak kasih tau kamu, kata Kaivan sih dia sakit"jelasnya Ares


"Sakit?"


"Iya, mungkin dia gak sempet kasih tau kamu karena badannya lemes, kata Kaivan juga Kenzo dari kemarin gak megang handphone"


"Ohh, ya udah deh makasih kak, nanti pulang sekolah Cia mau jenguk kak Kenzo"


"Iya, kamu udah makan belum?"tanya Ares, Cia hanya menggelengkan kepalanya


"CIAAAA"teriak seseorang dan langsung menghampiri Cia


"Chika"


"Ihhh kok lo ninggalin gue sih, dari tadi gue cariin lo, eh tau taunya lo udah ada dikantin, tega banget sih"omelnya Chika


"Hehehe sorry, tadi gue nyariin kak Kenzo dulu, eh tau nya kak Kenzo nya gak masuk sekolah lagi sakit"jelasnya Cia


"OMG kak Kenzo yang tampan tapi lebih tampanan kak Ares aku itu sakit"entahlah apa yang ada dipikiran Chika, mungkin dia tidak sadar bahwa disana ada Ares, jadinya dia ngomong asal jeplak aja.


Dan Ares hanya bisa mengerutkan keningnya sambil menatap Chika dengan tatapan yang sangat sulit diartikan.


"Wouy, lo nyadar gak ngomong kayak gitu"


"Nyadar lah emang kenapa?"tanya Chika dengan polosnya


"Tuh"Cia menoleh ke arah Ares yang masih setia menatap Chika


"Ya Allah ya Robbi astaghfirullah, hehehe kak Ares toh"sumpah demi apapun Chika merasa malu setengah mati, kenapa juga dia tidak menyadari bahwa disana ada Ares dan juga Angga


"Ya ampun malu banget gue, nih mulut kalau ngomong emang susah banget buat di filter dikit apa, kenapa juga gue bisa gak nyadar kalau ada kak Ares disamping Cia, bodoh banget sumpah"gerutu Chika dalam hati

__ADS_1


"Chika"panggil Cia tapi Chika masih sibuk dengan lamunannya


"CHIKA"


"Eh iya apa apa, kenapa?"Chika gelagapan


"Ohh gue tau, lo lagi saltingkan"


"Ck apaan sih, sok tau lo"


"Hilih, ngeles mulu, lo duduk disini, gue mau pesen makanan dulu"Cia beranjak dari duduknya dan menyuruh Chika duduk disebelah Ares


"Kak Ares sama kak Angga mau pesen apa, biar sekalian Cia pesenin"


"Nasi goreng sama es teh manis"ucap Ares


"Samain aja"ucap Angga


"Lo Chik mau apa?"


"Hmmm, seblak aja, yang pedes yah"


"Okayyy"Cia langsung berlalu untuk memesan makanan yang mereka pesan.


...***...


Cia kini sedang berada di perjalanan menuju rumah Kenzo, tidak membutuhkan waktu yang cukup lama, Cia sudah sampai di rumah Kenzo.


"Iya sayang"mereka berdua berjalan menuju pintu utama rumah Kenzo


Tok tok tok


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam, tunggu sebentar"Kiran langsung bergegas membukakan pintu rumahnya


"Eh Cia, pasti mau jenguk Ken yah"ucap Kiran


"Iya mom"entah sejak kapan Cia menyebut Kiran dengan panggilan mom


"Ya udah ayo masuk, Kenzo nya ada dikamar"


"Doni ada gak Ran?"tanya Danu


"Ada kak, bentar aku panggilin dulu mas Doni nya"Kiran menuju kamarnya untuk memanggil Doni dan Cia menuju kamar Kenzo untuk melihat keadaan Kenzo.


Cklek


Cia membuka pintu kamar Kenzo dan terlihat Kenzo yang sedang berbaring sambil memainkan handphone miliknya.

__ADS_1


"Kak Ken"panggil Cia, Kenzo langsung mengalihkan pandangannya kepada Cia


"Cia, sini"ucap Kenzo sambil menepuk tempat tidurnya, dan Cia langsung menghampiri Kenzo


"Kak Ken sakit apa sih, Cia khawatir"Kenzo langsung memposisikan dirinya untuk duduk


"Nggak apa-apa kok, aku juga udah baikan, besok juga sekolah lagi"ucap Kenzo sambil mengelus surai milik Cia


"Tapi Cia kangen"Kenzo hanya terkekeh melihat tingkah Cia yang manja, menurut nya Cia itu sangat lucu


"Ya udah, sini peluk"Cia langsung menerjang tubuh Kenzo dan memeluknya dengan sangat erat, nyaman itu yang dirasakan Kenzo dan Cia.


"Cia sayang sama kak Ken"ucap Cia


"Aku juga sayang sama kamu"lalu Kenzo mencium kepala Cia dengan penuh kasih sayang.


"Jadi pengen cepet nikah deh"celetuknya Kenzo dan langsung mendapatkan pukulan dari Cia


BUKK


"Awww, kok dipukul sih?"tanya Kenzo


"Cia baru aja masuk SMA, masa kak Ken udah mau ajak Cia nikah"


"Ya gak apa-apalah, biar bisa terus sama kamu"Kenzo mengecup singkat bibir Cia berkali-kali.


"YA AMPUNNN KENZOOO"Kenzo dan Cia langsung terperanjat kaget saat mendengar teriakkan Kiran


"Aduh mati gue, tadi mommy liat gak yah gue kecup bibir Cia"ucap Kenzo dalam hati


Kiran langsung menghampiri Kenzo dan menjewer telinga Kenzo cukup kencang.


"Aaaaaa mom, sakit mom"Kenzo memegangi telinganya, dan Cia hanya bisa diam dan meringis membayangkan betapa sakitnya telinga Kenzo yang dijewer


"Kamu ini, main cium cium aja Cia hah, awas yah kalau kamu macam-macam, mommy potong ***** kamu"omelnya


"Yahhh jangan dong, masa ***** aku dipotong, itukan masa depan aku"


"Makannya jangan macam-macam dulu"


"Iya mom maaf khilaf"


"Awas yah"Kenzo hanya bisa mengercutkan bibirnya karena merasa kesal dengan mommy nya


"Cia kamu gak apa-apa kan sayang? gak di apa-apain sama Kenzo?"tanya Kiran


"Nggak kok mom"


"Syukurlah kalau gitu."

__ADS_1


Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.


Maaf kalau ada typo yah.


__ADS_2