Married At 17

Married At 17
Episode 73 Perasaan Cia


__ADS_3

Dikamar Kenzo, terlihat Angga yang sedang merebahkan tubuhnya dikasur milik Kenzo, entah kenapa mood nya sedang sangat tidak baik, rasanya dia tidak ingin berbicara dengan siapapun.


"Angga, mama masuk yah"Dila masuk kedalam kamar Kenzo dengan Riki yang berada dibelakangnya, Angga hanya diam dan memejamkan matanya.


"Angga jangan gini dong, mama jadi sedih kalau kamu kayak gini, apa mama harus gugurin kandungan mama?"Dila tidak serius mengatakan hal itu, mana mungkin dia berani menggugurkan kandungannya, Riki yang mendengar langsung membulatkan matanya, tapi Dila langsung memberikan kode pada Riki, Angga pun langsung membuka matanya, Angga memang tidak ingin punya adik, tapi bukan berarti dia tega untuk menggugurkan kandungan mama nya.


"Apa-apaan sih mama, emangnya itu anak kucing apa main gugurin aja"sewotnya Angga


"Ya makannya kamu jangan marah terus, jangan diemin mama sama papa"


"Angga gak marah, Angga cuma masih kesel aja"


"Ya sama aja dong"


"Ck beda lah mah"seketika hening sesaat


"Aku takut Mah, Pah"ucap Angga tiba-tiba, Riki dan Dila langsung pandang


"Takut kenapa?"tanya Riki, Angga langsung menghela nafas panjang


"Aku takut setelah adik aku lahir, nanti mama sama papa gak peduli lagi sama aku, kalian tau sendirikan kalau aku itu manja banget sama kalian, apalagi sama mama"


"Ya ampun sayang, mana mungkin mama sama papa kayak gitu, meskipun nanti adik kamu udah lahir, kasih sayang mama sama papa akan tetap sama"


"Ya aku takut aja, kan banyak orang yang kayak gitu"


"Nggak sayang, mama sama papa gak bakalan kayak gitu, kamu tetaplah putra mama sama papa, kita sayang sama kamu"Dila membelai wajah putranya itu dengan penuh kasih sayang, kini Angga sudah duduk menghadap kearah mama dan papanya

__ADS_1


"Janji"


"Iya janji sayang"Dila langsung mencium kening dan kedua pipi Angga


"Kamu manja banget tau gak, bentar lagi punya adik loh, malu sama adiknya"ucap Riki


"Tuhh kan mah"adunya Angga pada Dila, Dila langsung melayangkan tatapan tajam pada Riki


"Nggak sayang, udah jangan dengerin papa kamu, ya udah ayo kita kebawah yah, mereka pasti udah nunggu kita"Angga menganggukkan kepalanya dan berjalan beriringan bersama Dila sedangkan Riki ada dibelakang mereka, Angga melirik sekilas kearah papanya lalu menjulurkan lidahnya mengejek


"Udah berhasil dibujuk nih"ucap Kiran


"Udah, Alhamdulillah"ucap Dila


"Kita barbequean nya nanti agak maleman aja yah, sekarang kan masih jam lima sore"ucap Doni


Para orang tua sibuk berbincang mengenang masa muda mereka, sedangkan para anaknya pergi menuju ruang keluarga, dilihatnya Ares, Angga dan Kaivan sedang bermain PSP sedangkan Kenzo dia sedang fokus pada handphonenya sambil sesekali tersenyum, sedangkan Leticia yang duduk disamping Kenzo mulai penasaran sebenarnya Kenzo sedang chattan dengan siapa, Cia sedikit mengintip, dan terlihat olehnya Kenzo sedang chattan dengan seorang perempuan, seketika Cia langsung cemberut.


"Kak Kenzo"panggilnya Cia


"Hmmm"


"Kak Kenzo?"panggilnya lagi


"Hmmm"


"Kak Kenzo lagi chattan sama siapa sih?"

__ADS_1


"Nggak"jawab Kenzo singkat dan itu sungguh membuat Cia sedih, Cia tidak bertanya apapun lagi, di langsung beranjak pergi menuju taman yang berada didepan rumah Doni, Ares yang menyadari Cia pergi, langsung menyusul Cia, pasalnya Ares mengetahui bahwa Cia mencintai Kenzo, Cia sudah seperti adik bagi Ares, Cia melarang Ares untuk memberitahukan tentang perasaannya kepada Kenzo, dia bilang dia takut nantinya Kenzo menjauh darinya.


"Dek"panggil Ares yang melihat Cia sedang termenung sendirian didekat kolam ikan, Cia langsung menengok dan melihat Ares disana


"Kak Ares"Ares langsung mendekati Cia dan duduk disampingnya


"Kenapa hmm?"tanya Ares


"Tadi Cia liat kak Kenzo lagi chattan sama cewek, kalau gak salah namanya Letta, sampe Cia di cuekin, tadi Cia ngajak ngobrol aja cuma dijawab seadanya, Cia kesel kak"


"Makannya Kakak bilang juga apa, kalau kamu suka sama Kenzo, kamu bilang sama dia, nanti kalau kamu keduluan sama orang lain baru kerasa sakitnya"


"Tapi Cia malu kak, masa perempuan dulu yang nyatain cintanya"


"Apa salahnya, perempuan juga berhak menyuarakan isi hatinya"


"Tapi aku takut kalau nanti Kak Kenzo jauhin aku"


"Nggak bakal, kakak jamin itu, dari pada kamu sakit hati terus, seenggaknya kalau kamu sudah mendapatkan jawaban dari Kenzo kamu bisa menimbang kembali perasaan kamu itu apa layak untuk dipertahankan atau nggak"


"Iya sih, nanti aku coba deh."


Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.


Maaf kalau ada typo yah.


Mohon bijak dalam berkomentar.

__ADS_1


__ADS_2