
Bel istirahat pun sudah berbunyi, saat nya untuk semua murid mengisi perutnya yang sudah keroncongan.
"Ran, ayo kekantin"ajaknya Dila pada Kiran
"Iya bentar"ucap Kiran, diapun langsung menghampiri Dila
"Yuk"ucap nya Kiran lagi
Mereka berdua pun berjalan menuju kantin, saat masuk ke area kantin, mata Kiran tertuju pada Evan yang sedang duduk dengan teman-temannya.
"Kita duduk disana yuk"ajak Dila, mereka berdua pun segera duduk ditempat yang masih kosong
"Lo mau pesen apa, biar sekalian gue yang kesana aja"ucap Dila
"Gue mau mie ayam, sama es jeruk"ucap Kiran
"Okeh"Dila pun langsung pergi untuk memesan makanan
"Kak Kiran"teriak Deron saat melihat Kiran sedang duduk sendirian, Evan yang mendengarnya pun langsung melirik kearah Deron dan juga Kiran.
"Ada apa dek?"
"Kak aku pinjem uang kakak dong, aku mau jajan laper hehehe"
"Emang kamu gak dikasih uang sama bunda?"
"Dikasih kak, tapi uang nya ilang gak tau kemana, kayaknya jatoh, aku udah cari tapi gak ada"
"Kamu ceroboh banget sih"
"Iya maaf kak, namanya juga aku gak tau"
"Ya udah nih"ucap Kiran sambil memberikan uangnya kepada Deron
"Makasih, aku mau pesen makanan dulu"ucapnya lalu diapun langsung pergi untuk memesan makanan, tak berselang lama Deron dan Dila datang secara bersamaan, dengan membawa makanan.
"Eh ada Deron"ucap Dila
"Eh kak Dila, aku makan disini bareng kakak yah"
"Iya, eh tapi ngomong-ngomong temen kamu si Riza kemana?"tanya Kiran
"Dia gak masuk sekolah, katanya sih ada keperluan keluarga"
"Ohhh"
Disisi lain Evan, baru saja menerima panggilan dari ibunya.
"Nanti pulang sekolah lo bareng sama gue"tulisnya Evan dalam pesan WhatsApp
"Nggak deh kak, aku sama Deron aja"balasnya Kiran
"Ini perintah dari Mama gue sama bunda lo, katanya kita disuruh ke butik, jangan ngebantah, lo nurut aja sama gue"
"Iya kak"
"Nanti gue tunggu diparkiran"
______________
"Deron, nanti kamu pulang duluan aja yah, kakak ada urusan soalnya"ucap Kiran
"Urusan apa kak?"
__ADS_1
"Kakak mau ke butik"
"Lo mau ngapain ke butik?"tanya Dila
"Nggak, gue cuma nemenin bunda aja"
"Kakak, ke butik sama siapa?"tanya Deron
"Sama kak Evan"
"Hah, gak salah denger gue, lo ada hubungan apa sama kak Evan?"ucap Dila yang merasa kaget.
"Ceritanya panjang, nanti gue ceritain deh"ucap Kiran
"Kita ke kelas yuk"ajak Kiran
"Ayo"ucap Dila
"Dek, kakak ke kelas duluan yah"
"Iya kak"
Kiran dan Dila pun berjalan menuju kelasnya, sedangkan Deron masih duduk santai di kantin, Deron melihat Evan yang juga sedang berada dikantin bersama teman-temannya, Deron hanya melihat sekilas dan tidak terlalu peduli, begitupun dengan Evan.
"Lo ngapa Van?"tanya Riki
"Emangnya gue kenapa?"
"Nggak sih, lo dari tadi liatin si Kiran mulu, lo suka yah sama dia?"ucap Riki
"Apaan sih, jangan asal bicara lo"ucap Evan kesal
Hari sudah mulai sore, semua murid bergegas untuk pulang.
"Ada apa?"
"Aku anterin Kakak, sampe parkiran yah"
"Nggak usah lah dek"
"Udah kakak jangan bawel, ayo"Deron langsung menarik tangan kakak nya, saat sudah sampai diparkiran, terlihat Evan yang sedang duduk di atas motornya
"Lama banget sih lo"ucap Evan
"Iya maaf kak"
"Biasa aja dong, gak usah bentak kakak gue"ucap Deron yang tak terima kakaknya dibentak
"Lo anak kecil, gak usah ikut campur yah"
"Apa lo, jangan pikir selama ini gue diem aja itu karena takut sama lo, awas aja lo sakitin kakak gue lagi"Evan hanya menatap Deron dengan tatapan sinis
"Cepetan naik"ucap Evan, Kiran pun langsung naik ke atas motor ninja milik Evan
"Dek kakak duluan yah"
"Iya, hati-hati kak"
Disisi lain ternyata ada seseorang yang sedang memperhatikan Evan dan juga Kiran.
"Kurang ajar banget tuh cewek, berani banget deketin kak Evan gue"ucap Yuri
"Awas aja nanti"
__ADS_1
Kiran dan Evan kini sudah sampai di butik.
"Nah itu dia Bu, anak-anak udah dateng"ucap Mama Yuna
"Bunda, Tante"ucap Kiran
"Kenapa masih panggil Tante, panggil Mama okeh"ucap Mama Yuna
"Iya ma"
"Kita langsung aja pilih gaun yah"ucap bunda
"Iya ayo"ucap Mama Yuna, Kiran dan Evan hanya mengikuti arahan dari kedua ibunya tersebut.
"Bagaimana dengan gaun yang ini, kamu suka gak?"tanya Mama Yuna pada Kiran
"Nggak, jangan yang itu ma"ucap Evan
"Loh kenapa, ini kan bagus, kamu suka gak Kiran?"ucap Mama Yuna
"Aku bilang jangan yang itu Ma, gaun itu terlalu terbuka, aku gak suka"ucap Evan dengan ekspresi datarnya
"Ohhhh, okeh, kalau kamu gak suka"
"Kiran, kalau yang ini lo suka gak?"tanya Evan
"Hah, terserah kakak aja"
"Ma, Bun, gaun yang ini aja"ucap Evan menunjuk salah satu gaun yang dia pilih.
"Kiran, gimana, kamu setuju?"tanya Bunda
"Iya Bun, gak papa yang ini aja, aku juga suka kok"
"Ya udah bentar..."ucap Mama Yuna
"Mbak ini tolong, saya mau gaun yang ini"ucapnya Mama Yuna pada pelayan butik
"Iya nyonya"ucap pelayan tersebut
"Nanti kalian mau prewedding nya, abis nikah atau sebelum nikah?"tanya Mama Yuna
"Terserah Mama aja"ucap Evan
"Kalau Mama sih pengennya sebelum nikah, kalau gitu nanti besok kalian gak usah sekolah dulu aja, kita foto prewed dulu"
"Tapi..."belum juga Kiran melanjutkan ucapannya, tapi sudah terlebih dahulu dipotong oleh Evan
"Kita ikut aja ma"ucap Evan
"Oke, kalau gitu, besok kita jemput kamu sama bunda yah, nanti kita pergi sama-sama ke tempat foto prewed nya"ucap Mama Yuna
"Emangnya nanti kita bakal foto prewed di mana ma?"tanya Kiran
"Di studio foto, temennya Papa"ucap Mama Yuna, Kiran hanya mengangguk
Setelah mereka selesai dengan urusan gaun, mereka pun langsung pulang karena hari sudah mulai sore.
Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊Jangan lupa like and vote nya.
jaga kesehatan terus semuanya.
__ADS_1