
Tsania memberitahu Micky ia akan pergi ke kantor Direktur Bima untuk melihat vas itu. Micky menawarkan diri untuk menemani.
"Jangan, lebih baik kau tidak ikut denganku!" Kata Tsania.
"Apa ada hantunya?" bisik Micky.
Tsania berkata ia melihat sesuatu di kantor itu jadi ia akan memeriksanya. Micky cukup memberikan kuncinya dan ia akan memeriksanya sendiri. Tapi Micky tetap ingin menemani Tsania. Jika ia tidak tahu yang sebenarnya bisa-bisa ia tidak akan bisa melewati kantor Direktur Bima lagi.
Sekretaris Andrew mendengar percakapan mereka. Ia pergi menemui Steven di kantornya. Steven menyuruh Sekretaris Andrew pulang duluan.
"Apakah sebaiknya kita mengajak Tsania pulang bersama? Ah tidak, kurasa Micky akan mengantarnya," Sekretaris Andrew pura-pura bicara dengan dirinya sendiri. Ia berdehem lalu pergi.
"Ia mengatakan itu agar Aku mendengarnya. Tapi Aku tidak mendengar apapun," ujar Steven.
Sesaat kemudian ia ke kantor Tsania. Tapi kantor itu gelap dan kosong.
Tsania bersama Micky masuk ke kantor Direktur Bima. Tsania melihat Micky memegang senternya dengan tangan gemetar.
Tsania mengulurkan tangannya. Micky boleh berpegangan tangannya jika takut. Micky langsung memeluk pundak Tsania dengan keras. Ia berkata ia bukan takut seperti anak kecil, ia memang terbiasa merangkul seperti itu.
"Baiklah, tapi tolong longgarkan peganganmu!" kata Tsania. Tanpa sadar Micky telah memegang pundak Tsania dengan sangat kencang.
Tsania melihat vasnya tidak ada dan tidak ada hantu di sana. Micky terduduk lega. Ia bertanya apakah Tsania tidak merasa takut.
Tsania mengaku ia juga merasa takut hanya saja ia lebih terbiasa. Micky bertanya apakah rasa takut itu yang menyebabkan Tsania hidup bersembunyi selama ini.
Tsania berkata ia memang bersembunyi selama ini tapi sejak bertemu Steven, segalanya menjadi lebih baik. Hidupnya jadi berbeda setelah menemukan tempat untuk bernafas.
"Presdir memberimu sesuatu yang tidak akan pernah bisa kuberikan," kata Micky dengan sedikit sedih.
"Tapi ia akan menikah, sepertinya Aku tidak akan bisa berada di sisinya lagi."
Micky teringat perkataan Sekretaris Andrew bahwa pernikahan itu hanya pura-pura dan hanya seminggu.
"Tsania, bagaimana jika kau menguji dirimu sendiri untuk melihat apakah kau memerlukannya atau tidak. Walau Presdir tidak ada, tetaplah bekerja dan bertahanlah."
Tsania tidak yakin apakah ia bisa bertahan tidak menempel pada Steven saat Steven berada di dekatnya.
"Berilah waktu seminggu dan pikirkan baik-baik. Jika kau bisa bertahan tanpa dirinya, meskipun situasi berubah jangan kembali padanya. Itu akan menyakitkan."
Tsania merenungkan perkataan Micky.
__ADS_1
Saat mereka turun, Micky mengajak Tsania makan bersama di kedai ramen. Tsania berkata di sana juga ada hantunya. Micky meminta Tsania memilih tempat yang tidak ada hantunya.
Tsania berkata restoran seafood di sebrang sana tidak ada hantunya. Micky buru-buru menjawab restoran disana boleh juga. Tsania tersenyum dan kembali mengulurkan tangannya. Micky menggandeng tangan Tsania. Tepat di saat Steven melihat mereka pergi bersama.
Agatha mencari Micky di kantor keamanan. Rayhan berkata akhir-akhir ini ia sering melihat Agatha.
"Hanya karena Aku sering terlihat maka Aku menjadi gadis kebanyakan?" ujar Agatha kesal.
"Tentu saja tidak, kau adalah seorang dewi," puji Rayhan.
Agatha melihat boneka di meja Micky dan bertanya boneka apa itu. Rayhan berkata itu boneka Dino. Hah…ternyata Micky mengambil kembali bonekanya dari kakak beradik Boy.
Micky berjalan menyusuri lorong yang sepi. Tiba-tiba ia merasa ada sesuatu di toilet wanita. Rasa takut mulai menjalari tubuhnya. Ia menguatkan hatinya untuk melawan rasa takut itu, jika tidak ia tidak akan bisa pergi bersama Tsania.
Micky pelan-pelan mendekati toilet wanita. Sesuatu melompat ke hadapannya. Agatha.
Agatha bingung melihat Micky menutupi wajahnya dengan tangan seperti anak kecil ketakutan. Begitu melihat Agatha, Agatha mendesah kesal, atau lega?
"Micky ya…kau sangat lucu. Apa kau menutupi wajahmu seperti itu karena takut? Lakukanlah lagi," bujuk Agatha.
"Sudah cukup. Untuk apa kau ke sini?"
Agatha berkata sepertinya akan ada artikel mengenai mereka berdua setelah kejadian di busway. Ia mengajak Micky menemui reporter besok.
"Micky!"
Micky berbalik. Agatha berlari ke arahnya. Lalu menempelkan bibirnya ke kemeja Micky bagian dada. Ia menantang Micky untuk menemui Tsania bersamanya. Tsania akan melihat warna noda lipstik di kemeja Micky sama dengan warna lipstik yang ia kenakan. Terpaksa Micky membatalkan makan malamnya bersama Tsania.
Tsania melihat lampu kantor Steven masih menyala dan pintunya terbuka. Ia berpikir mungkin Steven belum pulang.
Ia mengendap-endap untuk mengintip apakah Steven ada di dalam. Tiba-tiba ia merasa ada sesuatu di belakangnya. Ia menoleh dan terlonjak kaget.
Steven menjawab bahwa dia kini mencintai Tsania dan menanyakan apa yang akan dilakukan Tsania sekarang ?
Tsania menjawab :
"Kamu sendiri yang bilang kamu akan menikah, juga mengatakan padaku untuk menjadi Candy, dan sekarang kau mengatakan cinta padaku? Apakah kamu hendak menggodaku?"
Steven menjawab bahwa baru saja membatalkan pernikahannya.
"pernikahan tersebut sudahku batalkan." kata Steven.
__ADS_1
"Kau serius dengan ucapanmu?" selidik Tsania.
"Iya, buat apa Aku bohong." kata Steven mantap.
kini Steven telah mengajak Tsania keluar dan kenapa pula terlihat sedang menggoda ?
Tsania masih ragu dan bertanya kenapa Steven melakukan hal ini ? Steven menjelaskan bahwa dulupun ketika pertama kali Tsania muncul dan mengatakan bisa melihat hantu, dia juga meragukan hal itu, dan mengira Tsania becanda, tetapi dia menerima itu.
"Jika Aku menerimanya memangnya akan ada yang berubah?" tanya Tsania.
"Kamu tampaknya belum mengerti, begini saja, jika kau mengatakan padaku, bahwa hanya menyentuh tanganku dan tertidur, Aku akan membiarkan kau menikmatinya sebanyak yang kau mau." menggoda Tsania.
"Aku menyentuhmu bukan karena untuk menikmatinya, tetapi karena butuh bantuanmu, dan kaupun tahu itu." Kata Tsania membela dirinya.
"Kamu punya alasan yang jelas, tetapi alasanku juga keluar sekarang, perhitunganku tidak sesuai sehingga Aku penasaran alasan apa yang membuat kita tetap bersama, dan Aku berakhir dengan menyukaimu. Karena Aku takut akan menggunakanmu dengan bebas, jadi Aku coba menahannya dengan sebuah rencana pernikahan dan mencoba untuk membuatmu menjadi seorang Candy seperti yang dapat kuperhitungkan, tetapi ternyata kamu tidak menyukainya. Aku telah berbuat sebaik mungkin, jadi sekarang Aku akan melakukan apa yang Aku mau." menjelaskan semuanya kepada Tsania tentang maksudnya tersebut.
"Aku tetap tidak mengerti , jika kamu menyukaiku, tidak seharusnya kamu meminta Aku untuk datang kepadamu." sahut Tsania.
"Apakah ini terlihat seperti pengakuan yang lembut untuk merayumu sekarang juga?" masih kekeh dalam mode menggoda Tsania.
"Jika kamu tidak ingin Aku mendatangimu maka kamu seharusnya tidak merayuku." Kata Tsania merasa dirinya kesal atas sikap Steven.
Pada saat itu sebuah hantu muncul sehingga Tsania mengatakan pada hantu itu bahwa sekarang dia sedang berbicara serius, jadi mempersilahkan agar hantu itu menunggunya. Tsania kembali menghampiri Steven dan mencoba menyimpulkan perkataan Steven bahwa : "Aku suka kamu, tetapi jangan menyukaiku?"
Hantu itu datang mengganggu lagi sehingga Tsania kembali meminta agar hantu itu menunggu karena sedang berbicara serius (dengan Steven).
Steven tiba-tiba memeluk Tsania dan membuat hantu itu menghilang seketika, kemudian berkata : "Ketika kita terpisah (selama seminggu), akan merindukanmu setiap hari dan juga mengkhawatirkanmu juga."
"Jika kamu seperti ini lantas apa yang harus Aku lakukan?" sahut Tsania.
Steven memegang lengan Tsania dan berkata, merasa lebih baik sekarang sambil mengajak pergi.
Sementara itu Agatha mengatakan pada Micky bahwa bagi Tsania, Steven adalah orang spesial, dan Stevenpun telah memutuskan pertunangannya dan mendatangi Tsania, dan karena itu Micky tidak bisa berada diantara mereka.
"Aku hanya mengurus masalahku sendiri, dan jika kamu mengetahuinya sekarang, maka jangan mengikutiku, jika kamu tulis maka berhentilah!" kata Micky.
"Aku tidak akan berhenti karena kamu mengatakan itu, Aku akan berhenti karena Aku memang sudah lelah."
"Itu bagus, dan lagipula teman-temanmu ada disini, maka masuklah kedalam!"
Micky pergi dan Agatha terlihat jengkel.
__ADS_1
...Bersambung.........