Melt [BELUM REVISI]

Melt [BELUM REVISI]
Rencana Liburan


__ADS_3

“Padahal baru masuk sekolah, sekarang malah diliburkan selama tiga hari.” Keluh Hana yang berkunjung kerumahku.


“Sudahlah kau senangkan kalau kita bisa libur sekolah.” Ucap Anya sebelum menyeruput teh hijau buatanku, mereka memaksa untuk mampir ke rumahku karena sekolah dipulangkan lebih awal hari ini.


“Iya sih, apalagi festival tahunannya akan segera dimulai tiga hari lagi ....” Jelas Hana dengan mata berbinarnya.


“Selama liburan kau pergi kemana Cika?” Tanya Anya sambil meletakan cangkir teh nya.


“Aku pergi ke London untuk menemui ayahku dan kami menghabiskan banyak waktu bersama sebagai keluarga.” Jawabku mengingat liburan sekolahku yang tak bisa ku lupakan.


“Eh jadi kau tidak melakukan liburan sekolahmu bersama teman-temanmu?” Tanya Anya merasa kecewa, “Kalau begitu. Bagaimana kalau besok kita pergi kepantai? kita ajak Yuda dan kedua sahabatnya itu. Pasti seru ... lalu malam harinya kita bisa pergi kefestival kan?” Lanjutnya membuat Hana tak bisa menahan diri karena begitu bersemangat.


“Ayo kita lakukan.” Ucapnya lagi sambil tersenyum lebar.


“Baiklah.” Ucapku menyetujui rencana Anya.


“Aku akan membuat obrolan grup dan memasukan kalian kedalam grup line. Lalu kita bahas disana.” Jelas Hana memasukanku dan Anya kedalam grup line yang dia maksud.


“He? apa ini? kau memasukan Nanami dan Dinda?” Tanya Hana yang terkejut dengan tindakanku yang memasukan mereka kedalam grup line.


“Mereka juga temanku, yang satu teman klub ku dan yang satunya teman sekelasku sama sepertimu.” Jawabku sambil tersenyum.


“Heee... aku tau kalau Dinda. Tapi Nanami ... kau masih dekat dengan Nanami meski kalian menyukai orang yang sama dan mengubah status pertemanan kalian menjadi rival. Lalu sekarang kau masih menganggapnya sebagai temanmu?” Oceh Anya dengan nada malasnya.


“Ayolah dia sangat baik padaku, kau akan menyukainya juga setelah mengenalnya lebih jauh.” Tuturku sambil tersenyum padanya.


“Tunggu!” Ucap Hana menghentikan perdebatan kami berdua, “A–apa apaan ini? kenapa orang bodoh itu memasukan Ali kedalam grup line kita?” Lanjutnya membuat kami melihat kelayar handphone kami masing-masing.


“Adam memasukan Ali kedalam grup?” Tanya Anya merasa tak percaya karena musuh bebuyutannya berada didalam grup line yang sama.


“Kenapa dia masuk grup ini?!” Tanyanya begitu kesal.


Kemudian Adam mengirimkan pesan via grup, grup yang baru dibuat oleh Hana isinya adalah,


Adam : Aku memasukan teman satu kelasku juga, Ali apa kau sudah masuk?


Ali : Ya aku disini :3 . ngomong-ngomong ini grup apaan? kenapa ada orang dari kelas lain?


Hana : Aku yang membuatnya 😖


Raka : Kenapa membuat grup line? 😐


Anya : Kami ingin membahas rencana liburan kami besok. Makanya kalian diundang kedalam grup line ini


Ali : Heee... jadi aku diajak nih? 🤩


Nanami : Wah... liburan?


Hana : Hai Nanami... 🙃


Yuda : Kenapa mendadak mau berlibur?


Anya : Karena kita belum membuat kenangan bersama kan? selama liburan sekolah kita tak pernah berlibur bersama. Kita sibuk dengan rencana masing-masing, jadi ini saat yang tepat untuk berlibur satu hari satu malam. Lalu setelah pulang dari sana, kita akan pergi kefestival tahunan bersama. Pasti akan sangat menyenangkan 🤩


Hana : Anya benar :3 aku juga sudah lama menantikan festivalnya 🤩👍


Dinda : Rencana yang sangat bagus... aku akan ikut bersama kalian, jadi kemana kita akan berlibur?


Anya : Pantai :3


Hana : Pantai *^*


Adam : Dirumah 😗

__ADS_1


Ali : Mendaki


Raka : Kemanapun yang kalian inginkan...


Anya : Aku mencintaimu 😘


Ali : Oi oii... lakukan itu di obrolan pribadi... 😑


Anya : Ayolah aku hanya menyetujui ucapannya


Adam : Kau mengungkapkan perasaanmu bukan menyetujuinya 😏


Hana : Hentikan kalian! kita mau bahas rencana liburan kan? kenapa malah nyasar kesitu 😠


Yuda : Dia marah 😅


Raka : 😅


Dinda : Dimana Cika? bukankah dia juga masuk grup ini?


Nanami : Iya... dimana Cika?


Anya : Ada disampingku, dia sedang menyimak diskusi kita 😗


Nanami : Heee? kenapa tidak ikut percakapan?


Dinda : Apa dia baik-baik saja?


Hana : Sangat baik 🤩👍


Adam : Kenapa kau sangat tau?


Hana : Karena kami baru selesai makan bersama dirumahnya Cika, masakannya benar-benar enak 😗 membuatku ketagihan


Hana : Ah ia aku lupa 😂


Ali : Jadi kita mau kemana?


Nanami : Pantai?


Dinda : Kolam renang?


Adam : Muncak?


Raka : Taman hiburan?


Yuda : Boleh tuh, taman hiburan 😃


Anya : Pantai 😍


Hana : Pantai 😍


Dinda : Apa ini sudah waktunya mengambil vote?


Hana : Ya


Anya : Ya


Raka : Jadi dua pantai ya 😑


Hana : Jika kalian tidak ikut vote berarti keputusannya pantai ya 😆


Ali : Taman hiburan

__ADS_1


Yuda : Taman Hiburan


Nanami : Taman Hiburan


Dinda : Pantai kayanya asik 😗 sudah lama juga gak main kepantai 😅


Ali : Giliran Adam dan Cika. Kalian mau kemana? 😗


Anya : Cika 🥺


Hana : Cika 🥺


Ali : Kalian jangan menghasutnya ya!


Dinda : Hhaha 😂


Adam : Taman hiburan 😌


Cika : Pantai 😊


Nanami : Hasilnya seri ya 😊


Anya : Ha-aaah 😩


Raka : Aku belum memilih kan?


Anya : Benar juga 😃 jadi apa pilihanmu?


Ali : RAKA?!


Yuda : 😑 ?


Adam : Kau sahabatku kan?


Dinda : Wah wah siapa yang akan dipilihnya ya, sahabatnya ataukan kekasihnya? 😂


Raka : Aku pilih Pantai


Anya : Yay 😁 Nice Honey (*-*b)


Hana : Asik! :3


Adam : Curang 😑


Ali : Benar-benar tak setia kawan... T^T


Cika : Baiklah besok kita akan pergi pukul tujuh pagi ya.


Aku akan membawakan bekal untuk kita semua.


Apa ada yang tidak suka pedas?


Dinda : Nice Cika (*^*b)


Ali : Hah 😐


“Sudah diputuskan!” Ucap Hana memeluk tubuhku dan Anya dengan aura kebahagiaanya.


“Tenanglah tenang.” Ucap Anya menenangkan Hana.


“Aku tidak sabar menantikannya.” Tutur Hana sambil tersenyum lebar.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2