Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 01 - Meninggalkan Desa


__ADS_3

Ronny yang tinggal di sebuah desa bernama Balung,terpaksa hidup sendirian setelah di tinggalkan oleh kedua orang tuanya yang meninggal dunia akibat kecelakaan yang tidak terduga saat mencari beberapa jenis bahan obat obatan untuk di jual kepada orang kaya dari kota Jade..


Kedua orang tuanya di serang beberapa ekor binatang buas saat memasuki dan berada di tengah-tengah hutan tebal yang berada kira-kira 500m di belakang desa.


Setelah seharian tidak kembali,Ronny yang tetap menunggu kepulangan kedua orang tuanya menjadi risau dan takut akan sesuatu yang mungkin telah terjadi kepada kedua orang tuanya..keesokan harinya,Ronny tetap menunggu sehingga siang hari namun kedua orang tuanya tidak juga kunjung tiba..


Dengan perasaan risau dan takut,Ronny melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa..kerana rumah kepala desa berada jauh dari rumahnya,Ronny terpaksa berlari untuk sampai dengan lebih cepat..


"Kepala desa..kepala desa.."Ronny memanggil sambil terengah engah..


"Ya..ada apa Ron..kenapa kamu seperti di kejar hantu.."


"I..itu kepala desa..ayah dan ibu ku belum pulang dari hutan..hari ini sudah genap 2 hari kepala desa.."


"Aku khuatir sesuatu terjadi kepada mereka berdua.."


"Jadi..maksudnya,mereka telah memasuki hutan itu siang hari..dua hari yang lalu.."


"Eya,kepala desa.."


Setelah mendapat tahu kejadian tersebut,kepala desa langsung mengumpulkan beberapa orang di desa itu untuk pergi memasuki hutan tersebut untuk mencari kedua orang tua Ronny..


Setelah 3 jam lamanya mereka menelusuri hutan tebal tersebut,akhirnya mereka menemukan keberadaan mayat kedua orang tua Ronny yang jatuh ke dalam gaung yang kira-kira sedalam 50 miter..


Dapat di pastikan bahwa kedua mayat tersebut terjatuh setelah di kejar binatang buas hasil jejak pelarian dan bahan obat yang berserakan di mana-mana dengan bakul rotan yang di gunakan oleh kedua orang tua Ronny juga ada di tepi tebing tersebut..


Raungan isak tangis Ronny memecah keheningan di dalam hutan tersebut dan mengejutkan beberapa orang di sekitarnya..

__ADS_1


"AYAHHHH..IBUUUU.."


Beberapa orang yang cukup dekat dengan keluarga Ronny cuba menenangkan Ronny agar tidak menarik perhatian binatang buas yang berada di sekitar tempat tersebut..dan sisa dari orang-orang yang membantu dalam pencarian itu mencuba membawa naik kedua mayat orang tuan Ronny dari dalam gaung tersebut..


Setengah jam kemudian,kedua mayat tersebut berjaya di bawa naik dan mereka semua meninggalkan tempat tersebut dengan cepat sebelum matahari terbenam..


Isak tangis Ronny tidak berhenti sepanjang perjalanan mereka kembali dari dalam hutan tersebut hingga tiba di rumah usang yang di diami Ronny dan kedua orang tuanya selama lebih dari 18 tahun hidupnya..


Menurut ayah dan ibunya di masa lalu,mereka telah mendiami desa tersebut selama lebih 30 tahun saat pertama kali tinggal di desa tersebut..saat itu ayah dan ibunya baru saja dua bulan menikah dan melarikan diri dari keluarga ibunya yang tidak merestui perkahwinan tersebut..


Setelah kedua mayat ayah dan ibu Ronny di bersihkan oleh beberapa penduduk desa tersebut,mereka langsung membawanya ke tanah perkuburan untuk di semadikan kerana tidak mau membiarkan mayat tersebut terbiar terlalu lama..


Ronny harus merelakan kepergian ayah dan ibunya menemui penciptanya untuk selamanya..kedua mayat tersebut di makamkan ke dalam satu lobang kubur yang sama dengan dua nisan kayu yang berasingan..


"Ayah..ibu..kenapa kalian meninggalkan aku sendirian.."


Sambil mengusap kedua nisan ayah dan ibunya,Ronny berguman menghadap kuburan tersebut..


"Aku tidak tau,sama ada aku bisa bertahan berapa lama lagi tanpa kalian berdua.."


"Mungkin aku harus meninggalkan desa ini untuk meneruskan hidup ku di masa depan.."


Ronny menyambung gumamannya dengan isak tangis yang lembut..


"Maaf kan Ronny..ayah,ibu..walaupun Ronny tau,ayah dan ibu tetap memaafkan Ronny..Ronny tetap ingin meminta maaf kepada ayah dan ibu.."


***

__ADS_1


"Sudah lah Ron..jangan tangisi kepergian orang tua mu lagi..relakan dan ikhlas kan lah kepergian mereka menemui perciptanya.."


Ucap kepala desa yang tetap menunggu di sisi Ronny yang masih tetap berduduk di sisi kubur orang tuanya..


Setelah selesai semuanya,Ronny,kepala desa yang lainnya meninggalkan tanah perkuburan tersebut dan kembali ke rumah Ronny untuk bertahlil seperti kebiasaannya..


Beberapa hari kemudian,setelah empat hari orang tua Ronny meninggal..orang kaya yang ingin membeli bahan obat dari orang tua Ronny,mendatangi rumah tersebut..


Ronny langsung menceritakan semua kejadian yang berlaku dan menimpa kedua orang tuanya yang telah meninggal dunia saat mencari bahan obat yang di kehendaki orang kaya tersebut..


Orang kaya itu sangat bersimpati atas kejadian yang menimpa kedua orang tuanya hingga mengakibatkan Ronny kehilangan mereka berdua..


"Maafkan paman nak..kalau paman tau kecelakaan ini akan terjadi,paman tidak akan meminta ayah dan ibu mu pergi mencari bahan obat itu.."


Ucap pria paruhbaya tersebut kepada Ronny..


"Tidak apa-apa paman..lagipula,ini bukan salah paman.."


Jawab Ronny setelah itu..


"Paman tau itu..tapi paman harus bertanggungjawab atas kehilangan kedua orang tua mu.."


"Untuk itu,apa kata kamu ikut paman ke kota dan tinggal bersama paman di sana.."


Sambung pria paruhbaya itu lagi sambil memujuk Ronny..


"Awalnya..memang aku ingin meninggalkan desa ini dan pergi ke kota untuk memulakan hidup baru..tapi..."

__ADS_1


"Tapi apa nak.."


__ADS_2