Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 21 - Bantuan Kakek Thomas


__ADS_3

Ronny berpamitan kepada kedua anak dan ayah itu dan memutar tubuhnya untuk meninggalkan ruang kantor itu..tapi,sebelum Ronny sempat membuka pintu kantor tersebut,dia di hentikan oleh suara kakek Thomas yang ingin menemani Ronny untuk pergi mencari semua yang di perlukannya..


Ronny langsung menghentikan langkah kakinya lalu memutar tubuhnya sambil menatap kakek Thomas yang juga sedang melangkahkan kakinya menuju ke arah Ronny..setelah itu,mereka berdua melangkah bersama sama meninggalkan kantor dan juga restoran tersebut lalu mencari toko yang menjual semua barang-barang yang di perlukan oleh Ronny..


Mereka berjalan di kaki-kaki lima gedung yang sederhana dan juga besar serta melewati beberapa lorong sehingga mereka berdua menemukan sebuah toko yang besar dan menjual banyak keperluan harian seperti yang Ronny inginkan..Ronny dan juga kakek Thomas langsung memasuki toko tersebut lalu memilih beberapa pakaian yang sesuai dan juga ****** ***** untuk kegunaan Ronny sehari hari..


Ronny juga tidak lupa untuk membeli peralatan mandian untuk dirinya dan juga 2 helai handuk yang sederhana..setelah puas memilih dan meletakkan kesemua barang-barang tersebut ke dalam keranjang yang di bawanya,mereka berdua langsung berjalan menuju meja cashier untuk melakukan pembayaran..


Saat Ronny ingin membuat pembayaran dan cuba mengeluarkan uang dari dalam saku celananya,kakek Thomas menghentikan gerakan Ronny itu dan langsung menyerahkan sebuah kartu hitam kepada cashier tersebut..


"Nak Ronny,biarkan kakek saja yang membayar semua itu.."


"Kamu bisa menggunakan uang mu itu untuk yang lainnya nanti.."


"Lagipula,kamu tidak punya siapa-siapa di kota ini..kamu juga akan sangat memerlukan uang itu untuk sesuatu yang lebih penting dari ini semua.."


Ucap kakek Thomas kepada Ronny panjang lebar..


"Terima kasih banyak kek..aku akan membalasnya suatu masa nanti.."


Kata Ronny membalas ucapan kakek Thomas sebelumnya..


Selesai membayar semua barang-barang tersebut,mereka berdua berjalan keluar dari toko tersebut lalu melanjutkan langkah kaki mereka dan memasuki beberapa lorong lagi dan Ronny tiba-tiba menghentikan langkahnya di sebuah toko di lorong tersebut yang menjual pakaian terpakai yang bermerek negara luar..


Ronny langsung melangkahkan kakinya masuk ke dalam toko tersebut dan meminta kakek Thomas untuk menunggu sehingga dia selesai..Ronny memilih sehelai baju dengan tulisan besar 'CONVERSE' dengan logo bintang 5 di atas tulisan itu yang berwarna hitam tercetak di depan baju tersebut..

__ADS_1


Ronny juga mengambil sehelai celana jens bermerek 'Levi's' yang berwarna biru dan sudah memudar dan lusuh warnanya di bahgian depan paha dan pantat celana tersebut..setelah puas memutar mutar dan melihat kondisi baju dan celana itu,Ronny langsung memberikannya kepada pria muda dewasa yang berada di dalam toko tersebut..


"Yang ini berapa harganya,kak.."


Tanya Ronny kepada pria tersebut sambil menyerahkan baju dan celana jens di tangannya..


"Untuk bajunya,130 ribu dan untuk celanya,230 ribu.."


Ucap pria tersebut kepada Ronny..


"Okey kak..aku ambik yang dua ini saja.."


Kata Ronny lagi membalas ucapan pria penjual di toko itu..


Ronny langsung mengeluarkan uang dari saku celananya dan menyerahkan uang dengan nominal yang sesuai untuk kedua barang tersebut kepada pria di depannya..pria itu juga menyerahkan sebuah tas plastik kepada Ronny yang berisikan kedua baju dan celana jens itu sambil mengucapkan terima kasihnya kepada Ronny..


"Ohh..kamu Ron..apa kamu sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan..?"


Tanya pak Thomy kepada Ronny yang sudah berada di depannya..


"Eya..pak Thomy..aku sudah mendapatkan semuanya dengan bantuan kakek sebentar tadi..


Ucap Ronny kepada pak Thomy sambil menunjukkan 3 tas pakaian di tangannya..


"Baik lah kalau begitu..aku akan menunjukkan kamar mu di lantai atas restoran ini.."

__ADS_1


"Ayo..ikuti aku ke lantai atas.."


Ucap pak Thomy kepada Ronny sambil berdiri untuk membawa Ronny untuk melihat kamarnya..


Mereka bertiga langsung keluar dari kantor dan restoran tersebut dan menaiki tangga yang berada di sisi kanan restoran tersebut..beberapa saat kemudian,mereka bertiga tiba di depan pintu kamar yang pak Thomy berikan untuk Ronny dan membuka pintu kamar tersebut..


Dalam ruang kamar itu,ada sebuah tempat tidur dengan kasur tipis sekitar 2 inci dan juga sebuah lemari baju yang di perbuat daripada kayu..dalam ruang kamar itu juga,ada sebuah tingkap cermin berdaun 2 yang berukuran 60x60 inci dan dari tingkap itu,bisa terlihat bukit-bukit dan juga gunung serta hutan tebal di kejauhan..


"Nak Ronny..kamar ini untuk mu mulai saat ini dan kamu bisa menyimpan semua barang-barang dalam tas mu itu di dalam lemari kayu itu.."


"Maaf..mungkin kamar ini sedikit kotor dan kamu harus membersihkannya terlebih dulu.."


"Setelah itu,istirehat lah dan persiapkan diri mu untuk memulakan hidup baru mu dengan pekerjaan mu besok pagi.."


Ucap pak Thomy kepada Ronny dengan panjang lebar sambil menatap wajah Ronny..


"Eya nak Ronny..mulai saat ini,kamu tidak perlu memikirkan hal lain lagi dan hanya fokus kepada pekerjaan.."


"Buang semua kesedihan yang ada di dalam hati dan fikiran mu..mulakan hidup baru mu dengan tenang dan santai di sini.."


"Jika nak Ronny memerlukan sesuatu,jangan segan-segan untuk memberitahu bos baru mu ini atau pun kakek.."


Ucap kakek Thomas kepada Ronny menyambung ucapan anaknya tadi..


"Terima kasih banyak pak Thomy,kakek..aku tidak tau bagaimana cara ku untuk membalas kebaikan kamu berdua kepada ku.."

__ADS_1


"Tapi,kalian tidak perlu risau dan khuatir..aku akan melakukan tugas yang kalian berikan kepada ku sebaik dan sebisa mungkin dan aku tidak akan pernah mengecewakan kalian berdua.."


Kata Ronny kepada kedua ayah dan anak yaitu kakek Thomas dan juga pak Thomy yang berdiri di kedua sisinya..


__ADS_2