
Waktu sudah menunjukkan pukul 12 tengah malam..
Keadaan di ruman bu Bella sudah menjadi sunyi tanpa seorang pun yang berada di ruang tamu rumah tersebut..bu Bella sudah lama masuk ke dalam kamar tidurnya dan melelapkan mata 1 jam yang lalu..dan Juana pula,sudah keluar bersama kekasih gelapnya yang tidak lain adalah Tuan Muda Willy..
Willy adalah seorang tuan muda dari kerabat keluarga Zakry yang juga merupakan keluarga tingkat atas yang memiliki kedudukan ke 4 di kota Pelabuhan..Willy memang sudah lama menyimpan rasa hatinya kepada Juana saat mereka masih kuliah lagi..tapi,mereka terpaksa berpisah kerana Willy menyambung kuliahnya di luar negeri..
Willy juga baru menyelesaikan kuliahnya beberapa bulan yang lalu dan langsung kembali ke tanah air..saat ini,Willy sedang membantu ayahnya di perusahaan mereka dan menjabat jawatan sebagai maneger umum ayahnya..Willy yang memiliki paras rupa yang bisa di bilang rata-rata,terus mencari keberadaan Juana saat dia tiba di kota Pelabuhan..
Tapi,Willy merasa sedikit kecewa saat mengetahui bahwa Juana sudah menikah dengan seorang pria muda desa yang sangat jauh dari kota Pelabuhan..kerana penasaran,Willy mencari impormasi tentang priya muda tersebut..setelah mengetahui bahwa pria itu hanya menantu dan juga suami sampah,Willy langsung mendekati Juana tanpa memedulikan keberadaan suaminya..
Setelah itu,Juana dan juga Willy sering bertemu dan sering berhibur di club malam untuk melepaskan kerinduan mereka berdua yang bertahun terpendam..mereka juga sering tidur bersama di hotel mewah setelah mabuk tanpa sepengetahuan suami Juana ketika itu..
Dan malam ini,entah kali yang ke berapa mereka keluar dan berhibur di club malam tanpa sepengetahuan Ronny..saat ini,Juana dan juga Willy sedang berada di sebuah club kesukaan mereka yaitu PortLand BarClub..club ini menjadi tumpuan anak-anak muda dan juga dewasa kota Pelabuhan saat malam hujung minggu seperti malam ini..
Sementara itu,di sisi lain..
Siska yang sengaja tidak tidur dan masih berada di atas kasurnya,memulai tugasnya seperti yang Ronny perintahkan..kerana keadaan rumah yang sudah sunyi sepi,Siska keluar dari kamarnya secara senyap-senyap dengan langkah kakinya yang lembut agar ibunya tidak menyadari gerakan tersebut..
__ADS_1
Siska perlahan melangkah menuruni tangga dan langsung pergi ke pintu dapur rumah tersebut lalu mebukanya..setelah itu,Siska melangkah keluar dan mendekati pintu ruang penyimpanan yang hanya beberapa langkah dari pintu dapur tersebut..Siska membuka pintu tersebut yang memang tidak berkunci lalu menutupnya kembali..
Dengan hanya menggunakan lampu di ponselnya,Siska langsung mendekati tas pakaian Ronny yang berada dekat dengan bantal tidur Ronny..setelah itu,Siska membuka tas pakaian Ronny untuk mencari kartu bank biru yang Ronny maksudkan..beberapa saat kemudian,Siska menemui kartu bank tersebut lalu menyimpan ke dalam saku celana tidurnya..
Sebelum Siska meninggalkan ruang tersebut,dia mengambil sehelai baju lusuh dan celana jens yang sering Ronny kenakan saat mengikuti Juana ke mana-mana..baju dan celana bermerek itu adalah pakaian kegemaran Ronny dan menjadi pilihan utama saat Ronny keluar bersama isterinya ke pesta atau pertemuan teman-teman Juana..
Setelah urusannya selesai di dalam ruang penyimpanan tersebut,Siska langsung keluar dari tempat tersebut dan langsung naik ke kamar tidurnya..Siska merapikan pakaian Ronny tersebut lalu menyimpannya ke dalam tas kuliahnya untuk di berikan kepada Ronny besok pagi..Siska juga tidak lupa menyimpan kartu bank tersebut di tempat yang selamat di dalam tas tersebut..
Beberapa menit kemudian,Siska langsung naik ke tempat tidurnya lalu merehatkan tubuh dan jiwanya serta tidur tanpa menghiraukan sesiapa pun yang ada di dalam rumah tersebut..
Satu jam kemudian,Siska tersadar dari tidurnya kerana terdengar bunyi sebuah mobil sport yang keras sedang parkir di depan rumah tersebut..dia bangkit dari pembaringannya lalu membuka tirai jendela kaca di kamar yang ada di sisi tempat tidurnya..dia dapat melihat dengan jelas,kak Juananya sedang berpelukan dengan seorang pria dewasa di depan mobil tersebut..
Setelah puas berciuman panas yang di bantu oleh efek minuman keras yang mereka minum,Juana melepaskan pelukan dan juga ciumannya dan meminta Willy untuk pulang ke rumahnya dengan segera..Willy yang tidak ingin membuat keributan di daerah perumahan tersebut,hanya menganggukkan kepalanya lalu masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan daerah tersebut..
Keesokkan paginya,Siska bangun lebih awal dan menyiapkan sarapan pagi untuk dirinya dan juga ibu serta Juana..setelah itu,Siska langsung keluar dari rumah tersebut dan menaiki sebuah taksi online lalu meninggalkan daerah perumahan tersebut..
Tapi,sebelum Siska keluar dari rumahnya itu,dia meninggalkan sebuah catatan di atas meja makan agar bu Bella bisa melihatnya..
__ADS_1
[Bu..aku ada grup study hari ini hingga sore..mungkin juga tidak akan kembali malam ini..]
[Sarapan sudah Siska siapkan dan selamat menikmatinya..]
[Maaf jika Siska merepotkan ibu..]
Itu lah kata-kata yang tertulis dalam catatan tersebut..
Setelah menaiki taksi online tersebut dan melihat waktu di layar ponselnya,Siska tidak bisa membeli ponsel yang Ronny inginkan kerana toko-toko yang menjual ponsel masih belum ada yang buka..Siska mengambil keputusan untuk langsung pergi ke rumah sakit dan menemui Ronny..
15 menit kemudian,Siska tiba di tujuannya dan langsung keluar dari taksi online tersebut setelah membayar tagihannya..
Tanpa membuang waktu,Siska langsung naik menuju pintu ruang inap Ronny dan masuk ke dalam ruang tersebut..Ronny yang juga sudah bangun dari tidurnya,hanya mampu tersenyum saat melihat Siska memasuki kamar inap tersebut..
"Selamat pagi kak Ronny yang ganteng.."
Sapa Siska kepada Ronny sambil tersenyum riang..
__ADS_1
"Selamat pagi juga dek Siska yang manis.."
Balas Ronny sambil tersenyum kepada Siska.."