
"Selamat malam teman-teman.."
"RissQueen bersiaran lagi malam ini.."
"Apa khabar kalian semua..?"
"Buat teman-teman yang baru mengikuti siaran langsung RissQueen,selamat datang semua.."
"Malam ini,RissQueen hanya mau ngomong-ngomong kosong saja..nggak ada yang terlalu penting.."
"Mau nyanyi,RissQueen malu kerana ada seseorang yang memerhati di depan sana..hehehe.."
Ucap Riska kepada teman-teman yang sedang melihat siaran langsungnya saat ini yang juga baru di mulai..
Riska juga sesekali melihat ke arah Ronny yang asyik melihat ponselnya dan menyaksikan apa yang sedang di lakukan oleh Riska..dia juga sesekali merubah pandangannya ke arah Riska yang berada di atas kasur empuknya..
"Kak RissQueen,siapa orang yang berada di depan kakak..?"
"Eya kak RissQueen..siapa orang itu..?"
"Jika wanita,nggak masalah kak..tapi,jika laki-laki,itu nggak bisa sama sekali.."
"Jika itu laki-laki,akan ku habisi dia.."
"RissQueen..siapa orang itu..? tunjukkan kepada ku.."
"Eya kak RissQueen..tunjukkan kepada kami,siapa orang itu.."
Ucap beberapa orang-orang yang mengenali Riska dalam siaran langsung tersebut..
Kericuhan mulai meletus di dalam siaran langsung itu dan berbagai pertanyaan yang di hamburkan kepada Riska setelah menyatakan bahwa ada seseorang yang berada di depannya saat ini..
Setelah 10 menit bersiaran,orang-orang yang mengikuti siaran langsung tersebut semakin bertambah dari waktu ke waktu..untuk saat ini,penonton sudah mencecah 50 puluh orang..dan,kebanyakan yang melihat hanya ingin mengetahui siapa sebenarnya orang yang di maksudkan oleh Riska..
Riska juga tidak tau mau berbuat apa lagi..dia hanya mampu menghindari semua pertanyaan-pertanyaan itu dengan bermacam macam alasan dan topik perbicaraan yang lain..
Dia juga sesekali melihat ke arah Ronny dan meminta persetujuan agar memperkenalkan dirinya kepada penonton setia Riska..tapi,Ronny hanya menggelengkan kepalanya tanda dia tidak setuju dengan permintaan Riska..
__ADS_1
Riska hanya mampu menyetujui kehendak Ronny dan tidak mampu berbuat apa-apa..
"Maaf kan RissQueen teman-teman semua.."
"Bukan RissQueen tidak mau memperkenalkan dia kepada kalian,cuma dia tidak mau merepotkan kalian semua.."
"RissQueen hanya akan memberitahu kalian bahwa dia seorang laki-laki..itu saja.."
"Dia seorang teman baru dan juga teman sekerja ku.."
Jawab Riska kepada teman-teman dan juga penonton lainnya..
Ruang komentar dalam siaran langsung itu tiba-tiba menjadi panas dan ricuh..banyak dari meraka menanyakan hubungan antara Riska dengan Ronny,ada juga yang marah-marah dan ada juga yang tidak dapat mengawal emosi hingga mengomentar dengan bahsa yang kesat yang di tujukan kepada Ronny..
Riska hanya mampu menenangkan ruang komentar itu dengan mengatakan bahwa mereka tidak perlu memberinya hadiah malam ini..Ronny juga tidak mampu berbuat apa-apa,dia hanya memerhati dan membaca semua komentar yang keluar di layar ponselnya..
Waktu sudah menunjukkan pukul 12 tengah malam..
Ronny tiba-tiba menunjukkan isyarat tangannya bahwa dia ingin kembali ke kamarnya kepada Riska yang sedang berbicara di dalam siaran langsungnya..Riska langsung mengangkat tangannya agar Ronny tidak keluar dari kamarnya itu..
"Ron..apa kamu sudah ngantuk..?"
Tanya Riska kepada Ronny..
"Eya..aku sedikit ngantuk..dan lagi,aku juga bisa melihat siaran mu ini dari kamar ku.."
Jawab Ronny kepada Riska..
Riska yang tidak punya hak untuk menahan Ronny,hanya menganggukan kepalanya dan keluar dari kamar itu bersama Ronny..setelah Ronny membuka pintu kamar,Riska juga mengikuti Ronny masuk ke dalam kamar itu untuk berbicara sesuatu kepada Ronny..
"Ron..aku ingin minta maaf sebelumnya.."
"Dan,aku tau kamu pasti marah dengan komentar-komentar yang keluar dalam siaran langsung ku tadi.."
"Dan juga,sepertinya kamu tidak menyukai siaran langsung ku sebentar tadi.."
Ucap Riska kepada Ronny sambil meminta penjelasan..
__ADS_1
"Ris..bukan aku tidak suka tapi,aku sedikit kurang bersetuju dengan caramu berpakaian dalam siaran langsung tersebut.."
"Atau,kamu memang suka berpakaian seperti ini dan memperlihatkan tubuh mu kepada orang-orang yang belum tentu kamu kenal.."
"Dan,kebanyakan dari teman-teman dan juga penonton dalam siaran itu,semuanya pria.."
Ucap Ronny panjang lebar kepada Riska yang hanya menundukkan kepalanya sambil mendengar ucapan Ronny..
"Ron..sebenarnya aku hanya ingin.."
"Hanya ingin mendapatkan hadiah dan juga uang bukan..?"
Potong Ronny saat Riska cuba menjelaskan..
"Eya Ron..aku hanya menginginkan uang untuk membantu keluarga ku di kampung.."
"Aku bukannya berasal dari keluarga yang berkemampuan..dan kami sangat memerlukan uang untuk meneruskan kehidupan kami sekeluarga.."
"Selain bekerja di restoran dan membuat siaran langsung,tidak ada lagi yang mampu aku lakukan.."
Ucap Riska kepada Ronny dengan panjang lebar sambil menjelaskan kedudukan keewangan keluarganya..
Setelah berdikir sejenak,Ronny tiba-tiba teringat akan kartu hitam yang menyimpan 200 juta di dalam kartu tersebut..senyuman sinis muncul di bibir Ronny secara tiba-tiba..dalam benaknya,terlintas sebuah pemikiran untuk membantu Riska dengan menggunakan uang di dalam kartu hitam tersebut..
Dengan senyuman yang sukar di mengerti,Ronny bertanya kepada Riska sama ada dia tau cara memindahkan uang dari kartu bank..Riska yang mendengar ucapan Ronny itu,hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban..
"Ron..aku akan kembali ke kamar ku untuk mengakhiri siaran langsung itu.."
"Sebentar lagi,aku akan kembali dan mengajari mu.."
Kata Riska kepada Ronny dan langsung keluar dari kamar tersebut..
Ronny hanya mampu menganggukkan kepalanya sambil melihat kepergian Riska dari kamarnya..beberapa menit kemudian dan setelah memohon maaf kepada teman-teman dan juga penonton dalam siaran langsungnya,Riska kembali ke kamar Ronny..
Setelah berada di dalam kamar Ronny,Riska langsung duduk di sisi Ronny yang sedang duduk di atas kasur dan tempat tidurnya..Riska meminta ponsel yang Ronny pegang lalu mengaktifkan layarnya..
Setelah itu,Riska langsung membuka sebuah aplikasi yang bisa di gunakan untuk mengunduh aplikasi online banking yang sesuai untuk kartu bank yang di maksubkan oleh Ronny sebelumnya..
__ADS_1