
Sejak berumur 10 tahun lagi,Ronny sudah di ajar dan di bawa oleh ayahnya untuk melakukan kerja-kerja yang berat dan sering keluar masuk hutan untuk mencari bahan obat obatan dan juga kayu rotan..saat itu,bahan-bahan obat dan juga kayu rotan adalah suatu yang sangat berharga dan bisa menghasilkan uang yang sangat banyak..
Ronny juga banyak melakukan kerja-kerja kebun bersama warga di desa Balung selama lebih 10 tahun..untuk air mandian kedua orang tuanya,Ronny juga terpaksa mengangkat air dari sungai yang berjarak 100 miter dari rumahnya..dengan melakukan semua itu,sosok tubuh fiziknya berubah menjadi berotot dari waktu ke waktu..
Jully yang terus menatap Ronny berjalan menuju kamar tidurnya,tidak mampu menahan rasa ingin tahunya dan bagaimana tubuh Ronny bisa berotot secantik itu..untuk mendapatkan jawaban yang jelas,dia harus bertanya langsung kepada Ronny saat dia selesai dan keluar dari kamar tidurnya..
10 menit berlalu,Ronny keluar dari kamar tidurnya dan langsung menyapa Jully yang tetap menunggu dan menatap ke arah pintu kamar tidur Ronny..Jully yang ingin mendapatkan kepastian dari Ronny tentang tubuhnya,terpaksa menelan kembali semua kata-kata yang ada di mulutnya saat Ronny mengucapkan sesuatu kepadanya..
"Jully..ayo jalan,aku sudah selesai bersiap siap.."
Jully hanya mengaggukkan kepalanya sambil mengangkat pantatnya yang besar dan bulat lalu berjalan ke arah pintu kamar mewah tersebut..Ronny hanya mengikutinya dari belakang hingga mereka berdua tiba di loby hotel dan langsung keluar menuju parkiran mobil hotel mewah itu..
Jully mengeluarkan kunci mobilnya setelah berada tepat di samping mobil dan langsung membuka kunci pintu mobilnya..setelah itu,Jully masuk ke bahgian kerusi pengemudi dan di ikuti Ronny yang masuk di kerusi bahgian penumpang di sisi kiri Jully..
Setelah mereka berdua sudah berada di dalam mobil tersebut,Jully langsung menggerakkan mobilnya berjalan dia atas jalan raya dan menuju tempat yang Jully telah fikirkan sebelumnya..15 menit berjalan dan melalui beberapa block gedung dan juga lorong,akhirnya mereka tiba di sebuah gedung berlantai 2 yang berwarna hitam dan putih..
Di atas gedung tersebut ada sebuah papan nama yang besar dan bisa di lihat dari jarak yang jauh..itu adalah sebuah gedung bar club yaitu Black&White Club yang sangat popular di kota Jade dan menjadi tumpuan anak-anak muda terutama tuan-tuan muda dari keluarga kaya dan terpandang..
Jully memakir mobilnya di depan gedung club tersebut dan langsung keluar dari mobilnya..kerana hari ini adalah hari senin,pengunjung di club tersebut sedikit kurang dan hanya ada 4 buah mobil yang terpakir di depan gedung tersebut..
"Jully,tempat apa sebenarnya gedung ini..?..bunyi musiknya sangat keras sekali.."
Tanya Ronny saat berada di depan pintu masuk club tersebut..
__ADS_1
"Tempat ini adalah tempat orang-orang muda seperti kita bersenang senang untuk menghilangkan stress di dalam kepala.."
Jawab Jully kepada Ronny..
"Apa kamu bisa minum alkhohol atau yang lainnya.."
Tanya Jully lagi sambil menatap wajah Ronny yang putih dan tampan..
Ronny tidak menjawab pertanyaan Jully kerana dia tidak tau harus berkata apa kepada Jully..
"Jully..minuman alkhohol itu apa sebenarnya.."
Tiba-tiba Jully tersentak mendengar pertanyaan yang Ronny lontarkan kepadanya..setelah terdiam beberapa detik,Jully baru menyadari bahwa Ronny adalah seorang anak muda yang baru tiba di kota Jade dan berasal dari keluarga yang miskin di desa..sudah tentu Ronny tidak mengetahui semua tentang hiburan di kota,apalagi tentang bersenang senang di dalam club tersebut..
"Aku sepatutnya tidak membawa kamu ke tampat ini..dan mari aku hantar kamu kembali ke hotel saja.."
Ucap Jully meminta maaf kepada Ronny sebelum memutar tubuhnya untuk pergi ke mobilnya..
Ronny yang terkejut dengan perubahan peristiwa itu,hanya mampu tertunduk mencerna semua kata-kata yang di ucapkan oleh Jully sebelumnya..setelah itu,Ronny langsung berkata kepada Jully yang sudah melangkah pergi dari depan pintu club tersebut..
"Jully..kenapa harus kembali sekarang,kita baru saja tiba di sini..ayo,masuk saja.."
"Kamu juga bisa menunjukkan dan mengajari ku tentang minuman beralkhohol itu..bagaimana?.."
__ADS_1
Ucap Ronny kepada Jully yang langsung menghentikan langkahnya..
Jully langsung tersenyum sambil memutar tubuhnya dan melangkah menuju ke arah Ronny yang masih tetap berdiri di depan pintu club tersebut..setelah berada di sisi Ronny,Jully langsung memeluk lengan Ronny dan membawanya masuk ke dalam club itu..
Kerana kurangnya pengunjung di club tersebut,suasana di dalam club itu sedikit kurang meriah dan hanya ada 3-4 orang yang sedang menari di lantai dansa..dan selebihnya hanya duduk di meja mereka sambil minum dan bercerita sesama meraka..
Dengan bunyi musik yang keras,Jully membawa Ronny ke sebuah meja di sudut lantai dansa yang sedikit gelap dan jauh dari meja pengunjung lainnya..
Seorang pelayan menghampiri meja Jully dan Ronny setelah mereka berdua duduk di kerusi meja tersebut,lalu bertanya kepada Jully..
"Nona Jully mau pesan apa malam ini..?"
Tanya pelayan itu kepada Jully yang ternyata sudah lama saling mengenali..
"Beri aku segelas coke dan juga sebotol anggur merah special seperti biasa.."
Jawab Jully kepada pelayan tersebut..
Pelayan itu meninggal meja tersebut setelah mendapatkan pesanan dari Jully..kerana musik yang sangat keras,Ronny tidak dapat mendengar sama sekali apa yang di ucapkan oleh pelayan tersebut dan juga Jully..
Beberapa menit kemudian,pelayan itu datang kembali dan membawa nampan yang berisi segelas coke dan juga sebotol anggur merah special serta 2 gelas kaca ..
Pelayan itu lansung membuka botol anggur merah special tersebut dan menuangkan anggur merah itu ke dalam gelas kaca yang kosong tersebut dan memberinya kepada Jully dan juga Ronny..
__ADS_1