Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 58 Tuan Direktur Utama


__ADS_3

Setelah menyelesaikan semua kata-katanya,Ronny menatap tajam ke arah 6 karyawan bawahan yang menjadi sales yaitu 3 wanita dan juga 3 pria yang berusia 25-30 tahun di depannya..kesemua karyawan itu hanya tertunduk tidak berkata-kata..


Seorang karyawan pria yang juga adalah supervisor dari 6 karyawan bawahan itu mengangkat kepalanya..


"Maafkan kami Tuan Muda.."


"Kami berjanji akan menuruti semua perintah dari Tuan Muda.."


"Kami juga tidak akan pernah melakukan sesuatu yang menyalahi etika sebagai seorang karyawan yang propisional.."


"Baik..bekerja keras lah dan aku pasti akan membayar kerja keras kalian suatu saat nanti.."


"Ingat..jangan pernah memandang rendah terhadap orang lain dan senantiasa sopan serta hormat dalam melakukan pekerjaan.."


"Kalian bisa pergi dan lakukan tugas kalian dengan benar.."


"Terima kasih Tuan Muda.."


Ucap supervisor tersebut dan juga Ronny saling berbalas ucapan..


Keenam karyawan bawahan termasuk supervisor itu,keluar dari ruang rapat dan meninggalkan Ronny,Siska,nona Maya dan juga Jessy di dalam ruang tersebut..mereka berempat berbicara tentang pemasokan toko tersebut dari 5 bulan terakhir serta sisa-sisa hutang yang perlu di selesaikan..


"Nona Maya,nona Jessy..kalian bardua akan aku pertanggungjawabkan untuk mengelola toko ini sehingga akhir bulan.."


"Siapkan semua data-data rinci yang berkaitan dengan toko ini serta gaji kalian saat ini.."


"Aku akan mengadakan rapat pada akhir bulan dan membicarakan semua itu nanti.."


"Dan untuk gaji kalian berdua,bermula bulan depan,nona Maya akan mendapat gaji baru yaitu 20 juta per bulan dan di bayar setiap hujung bulan.."


"Nona Jessy..kamu akan mendapat gaji 15 juta per bulan dan akan di bayar setiap hujung bulan juga.."


"Dan..siapkan kedua mobil sport itu dan kita akan mengambilnya dalam 2 hari lagi.."


"Tu..tuan Ronny..apa itu benar..?"

__ADS_1


"A..apa Tuan tidak bercanda dengan kami..?"


"Itu uang yang cukup banyak.."


"Apa menurut kalian,aku terlihat bercanda saat ini..?"


"Dan 1 lagi..apa kalian berdua sudah berkeluarga atau masih memiliki ayah dan juga ibu..?"


"Dan..di mana kalian tinggal saat ini..?"


Ucap mereka saling berbalas ucapan..


Maya dan juga Jessy masing-masing menceritakan keadaan keluarga mereka yang hanya tinggal di daerah pinggir kota..mereka berdua juga masih belom benikah dan tinggal bersama kedua orang tua mereka masing-masing..


Ronny dan juga Siska hanya mengangguk faham dan berencana mencarikan sebuah apartment untuk setiap dari mereka berdua..setelah membicarakan beberapa hal lagi dengan mereka berdua,Ronny dan juga Siska meninggalkan toko mobil tersebut dan menuju ke shopping mall terbesar di kota tersebut..


Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore..


Setelah berada di dalam mall tersebut,Siska yang memeluk erat lengan Ronny,terus mengikuti langkah kaki pria tampan itu menuju ke sebuah toko yang menjual peralatan elektronik..


"Kak Ronny ku sayang..terima kasih banyak kerana sudah menjadikan aku direktur di toko mobil mewah itu.."


"Adek manis ku sayang..aku akan memberikan apa saja kepada mu termasuk nyawa ku sendiri.."


"Selama kita tinggal dalam satu rumah sejak 1 setengah tahun yang lalu,kamu satu-satunya wanita yang sering menghulurkan bantuan kepada ku walaupun adakalanya kamu di marahi dan juga di siksa.."


"Dan saat ini,aku akan membayar semua itu kepada mu dan kamu memang layak mendapatkannya.."


Ucap keduanya saling berbalas ucapan sambil berjalan di dalam mall tersebut..


Beberapa menit kemudian,mereka masuk ke dalam sebuah toko yang menjual peralatan elektronik termasuk perangkat komputer dan juga laptop..tanpa membuang waktu,dengan bantuan beberapa karyawan di dalam toko tersebut,Ronny membeli 2 set perangkat komputer serta 3 set laptop..


Kesemua set tersebut adalah set yang terkini dari perusahaan terkenal di seluruh dunia yaitu Apple..kedua set perangkat komputer itu adalah Apple iMAC 24 inci yang berharga 18 juta 470 ribu untuk setiap set..


Dan untuk laptop itu pula adalah Apple MacBook Pro 13 inci yang berharga 16 juta 694 ribu..

__ADS_1


Setelah membayar total keseluruhan set-set tersebut sekitar 87 juta 22 ribu,dengan bantuan dari beberapa karyawan di toko tersebut,Ronny dan juga Siska meninggalkan daerah shopping mall terbesar itu..


Kerana minat Ronny terhadap pakaian terpakai,dia mengajak Siska untuk berjalan mencari toko-toko kaki lima yang ada di kota tersebut..


Setelah menemukan toko-toko tersebut,Ronny membeli 5 set baju dan juga celana jens panjang dan pendek serta beberapa sepatu dan juga sandal yang masih cocok untuk di pakai..


Dengan membayar sekitar 1 juta,Ronny dan juga Siska meninggalkan toko-toko tersebut dan langsung pulang ke villa mewah mereka..


Saat berada di depan pintu pagar villa mewah tersebut,Ronny mengeluarkan kunci otomatis dan menekan tombol hijau di kunci tersebut untuk membuka pintu pagar yang lebar itu..setelah itu,Ronny menekan pedal gas dan masuk ke dalam halaman villa mewah tersebut..


Beberapa saat kemudian,mobil yang di kendarai oleh Katty juga tiba dan langsung memakir mobil tersebut di sisi mobil yang di kendarai oleh Ronny..tanpa membuang waktu,mereka bertiga saling membantu mengeluarkan kesemua barang-barang yang ada di dalam kedua mobil tersebut..


Kesemua barang-barang tersebut,mereka letakkan di ruang tamu villa itu dan langsung duduk di sofa mewah untuk beristirehat dari kelelahan..


"Ron..untuk apa kalian membeli set perangkat komputer itu..?"


Tanya Katty tiba-tiba kepada Ronny..


"Aku ingin menjadikan salah satu kamar di lantai dasar ini sebagai kantor sementara kita.."


Balas Ronny menjawab pertanyaan dari Katty sambil meminta Siska mengambil laptop yang mereka beli sebelumnya..


"Ini untuk kalian berdua dan gunakan saat kalian membuat bisnis di luar sana.."


"Aku mau kalian mencari tahu setiap perusahaan,kecil atau besar yang memerlukan dana.."


"Aku akan membuka sebuah perusahaan yang menyalurkan dana kepada perusahaan yang memerlukannya.."


"Tapi..untuk saat ini,kita akan melakukannya dari sini saja sehingga kita menemukan gedung yang cocok untuk di jadikan kantor utama kita.."


Ucap Ronny sambil menjelaskan kepada kedua wanitanya..


"Baik dan terima kasih Tuan Direktur Utama.."


"Kami bersedia menjalankan perintah Tuan Direktur Utama dengan sepenuh hati.."

__ADS_1


"Hahahaha.."


Ucap Katty dan juga Siska bergantian sambil tertawa lepas..


__ADS_2