
Meskipun Ronny mengatakan bahwa dia bersedih mengenang kedua orang tuanya,tapi kakek tua itu bisa merasakan sesuatu yang lain telah terjadi kepada Ronny..dari raut wajah Ronny,kakek tua itu bisa melihat,bahwa Ronny baru saja mengalami sesuatu yang membuatkan dia bersedih..
"Kamu tidak perlu menipu dirimu anak muda..aku bisa melihat,bahwa sesuatu telah terjadi pada mu dan membuat mu bersedih saat ini.."
"Siapa nama mu anak muda,kamu dari mana dan mau ke mana..?"
Ucap kakek tua itu sambil bertanya kepada Ronny yang terus menatap tajam ke arahnya..
"Tidak apa-apa kek..aku hanya tidak mau mengingatinya lagi..dan panggil saja aku Ronny kek.."
"Aku juga tidak akan kembali ke tempat itu lagi dan aku mau hidup dengan cara ku sendiri.."
"Aku akan berdikari dan menjalani hidupku walau apa pun yang akan terjadi ke depannya.."
Ucap Ronny panjang lebar menjelaskan kepada kakek tua tersebut..
"Aku juga baru tiba di kota ini 2 hari yang lalu dan baru ingin mencari pekerjaan.."
"Apa kakek tau di mana tempat yang memerlukan pekerja seperti ku.."
Sambung Ronny lagi sambil bertanya..
Suasana menjadi hening seketika dan kakek tua itu berfikir sejenak..dia ingin memberitahu Ronny bahwa anak laki-lakinya juga sedang mencari pekerja baru tapi kakek tua itu takut Ronny tidak suka dan tidak mau akan pekerjaan tersebut..
Sebelum ini,banyak pekerja yang tidak sanggup melakukannya kerana pekerjaan itu hanya sebagai penghantar makanan dari restoran anak laki-lakinya..tapi,kakek itu harus bertanya untuk memastikan, sama ada Ronny menerima pekerjaan itu atau sebaliknya..
"Nak Ronny..anak kakek memiliki sebuah restoran yang agak sederhana dan ingin mencari pekerja baru.."
"Tapi,pekerjaannya hanya menghantar makanan saja..apa nak Ronny mau dan sanggup dengan pekerjaan itu..?"
Ucap kakek tua itu kepada Ronny dan meminta kepastiannya..
__ADS_1
"Aku tidak kisah kek..pekerjaan apa pun akan aku lakukan.."
"Jika bisa,bantu aku mendapatkan pekerjaan itu dari anak kakek..okey.."
Balas Ronny sambil memohon kepada kakek tua tersebut..
"Baik lah kalau begitu.."
Jawab kakek itu singkat kepada Ronny..
Beberapa menit kemudian,kakek itu berdiri dari tempat duduknya lalu menghentikan sebuah taksi dan meminta Ronny untuk mengikutinya masuk ke dalam taksi tersebut..Ronny yang awalnya masih takut tertipu oleh kakek itu,terpaksa menguatkan hatinya untuk mengikuti kakek tua itu..
Setelah taksi itu berjalan melewati beberapa lorong dan masuk ke daerah lain kota Jade selama setengah jam,mereka tiba di sebuah restoran yang tidak terlalu mewah dan turun di depan restoran tersebut..daerah itu juga sangat jauh dari hotel yang sebelumnya Ronny diami..
Ronny merasa sedikit senang kerana bisa menjauhkan dirinya dari kelompok yang telah merencanakan sesuatu kepada dirinya sebelum ini..dan tanpa Ronny sadari bahwa rencana tersebut tidak berkaitan langsung dengan kedekatan Jully di sisinya..Ronny juga telah tersalah anggap terhadap Jully dan menuduh Jully merencana itu bersama Tuan Hendra..
Ronny mengikuti kakek tua itu memasuki restoran yang sedarhana tapi sedikit mewah itu dari belakang dan menuju ke ruang kantor kecil di sudut kanan restoran tersebut..saat berada di dalam ruangan itu,Ronny dapat melihat seorang pria paruhbaya sedang duduk di kerusi di sisi meja kantornya..
"Ayah seharusnya istirehat di rumah saja..ayah juga baru beberapa hari kembali dari rumah sakit.."
Ucap pria paruhbaya itu bertanya kepada kakek tua tersebut yang juga merupakan ayahnya sambil memandang ke arah Ronny yang tetap berdiri di belakang kakek tua tersebut..
"Dan,siapa anak muda di belakang ayah itu..dan mengapa ayah membawanya ke sini..?"
Sambung pria paruhbaya itu lagi bertanya kepada ayahnya..
"Kamu tidak perlu risau tentang kesehatan ku..aku sudah baikan saat ini..aku hanya ingin melihat lihat saja situasi di restoran mu ini.."
"Dan anak muda ini,namanya Ronny..dia ingin bekerja di sini sebagai seorang penghantar makanan seperti yang kamu cari beberapa hari yang lalu.."
Ucap kakek itu menjelaskan sambil memperkenalkan Ronny kepada anaknya itu..
__ADS_1
"Nak Ronny,dia adalah anak ku..namanya Thomy..dia juga bos di restoran ini.."
"Kamu bisa memanggilnya Pak Thomy atau paman saja..dan tidak perlu segan-segan..
Kata kakek itu lagi memperkenalkan anaknya kepada Ronny..
"Selamat siang Pak Thomy..aku Ronny dan ingin menjadi karyawan bapak mulai saat ini juga.."
Kata Ronny sambil memperkenalkan dirinya kepada bos restoran tersebut..
Setelah berbasa basi dan bertanya asal usul Ronny selama beberapa menit,pak Thomy bertanya kepada Ronny..
"Ronny..apa kamu punya tempat tinggal saat ini.."
Ronny tidak menjawab pertanyaan dari pak Thomy itu tapi menggelengkan kepalanya sebagai jawaban pertanyaan tersebut..
"Kalau begitu,kamu bisa tinggal bersama karyawan lainnya di lantai atas restoran ini.."
"Dan kamu bisa membawa semua kelengkapan dan juga pakaian mu ke lantai atas.."
"Kamu beruntung kerana masih ada 1 kamar yang kosong dan sudah di tinggalkan oleh pekerja sebelumnya.."
Kata pak Thomy kepada Ronny sambil menjelaskan..
Ronny hanya menganggukkan kepalanya sambil menjelaskan bahwa dia hanya sehelai sepinggang untuk saat ini dan tidak membawa apa-apa pun..Ronny juga meminta agar pak Thomy membenarkan dia melakukan pekerjaannya di restoran tersebut saat ini juga..
Tapi pak Thomy tidak mengizinkan Ronny melakukan apa-apa hari ini dan menyuruh Ronny pergi mencari dan membeli kelengkapan diri yang Ronny perlukan..pak Thomy juga memberikan beberapa juta kepada Ronny sebagai uang pendahuluan untuk membeli kelengkapan yang Ronny inginkan termasuklah pakaiannya sehari hari..pak Thomy juga menjelaskan bahwa dia juga menyediakan pakaian khas untuk kegunaan karyawannya..
"Baik lah Pak Thomy dan terima kasih kerana menerima ku untuk bekerja di restoran ini.."
"Aku akan bekerja sebaik dan sebisa mungkin dan tidak akan mengecewakan Pak Thomy dan juga kakek.."
__ADS_1
Kata Ronny menjelaskan kepada pak Thomy dan juga kakek tua tersebut..