Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 03 - Kartu Bank Hitam


__ADS_3

Setelah mendapatkan beberapa helai baju dan celana,pria paruhbaya itu langsung membayar tagihan sebanyak 2 juta lebih kepada cashier di kaunter pembayaran toko tersebut..Ronny sangat senang setelah mendapatkan pakaian tersebut kerana dia tidak pernah mengimpikan sesuatu seperti itu selama hidupnya..


"Terima kasih paman..aku tidak tau bagaimana untuk membalas semua ini kapeda paman.."


Ucap Ronny setelah memegang 2 tas pakaian di tangannya..


"Tidak apa-apa nak Ronny..jika di bandingkan dengan pengorbanan ayah dan ibu mu,ini belum bisa menutupinya sama sekali.."


"Paman masih memiliki banyak hutang yang mungkin tidak mampu paman selesaikan seumur hidup paman kepada kamu dan keluarga mu.."


Kata pria paruhbaya itu sambil menundukkan kepalanya..


"Sudah lah paman..aku juga tidak akan menuntutnya..ini sudah menjadi takdir kami sekeluarga.."


"Hanya 1 permintaan ku..setiap tahun 7 hari lalu,paman bisa mengunjungi makam kedua orang tua ku..itu saja.."


Ucap Ronny sambil meminta pria paruhbaya itu mengunjungi makam kedua orang tuanya di desa Balung..


Pria paruhbaya itu hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju dan menyatakan kepada Ronny bahwa dia akan melaksanakan keinginan Ronny itu dan berjanji akan membaik pulih makam tersebut suatu masa nanti..


Setelah selesai di toko pakaian tersebut,mereka berdua keluar dari toko itu lalu pergi mencari toko yang menjual kasut sukan untuk kegunaan Ronny sehari hari..Ronny yang menyedari masih menggunakan sandal usangnya,merasa sedikit tidak enak saat di perhatikan oleh beberapa pengunjung di dalam Mall tersebut..


Namun begitu,kulit kakinya masih tetap terlihat cantik dan bersih walaupun mengenakan sandal yang sudah usang..


Saat tiba di depan toko yang menjual kasut dan sandal sukan,mereka berdua langsung memasuki toko tersebut dan pria paruhbaya itu meminta Ronny untuk memilih beberapa kasut sukan dan sandal yang sesuai untuknya..


Setelah puas memilih,Ronny mengambil sepasang kasut sukan bermerek adidas dan sepasang sandal nike lalu meletakkan kedua barang tersebut di atas kaunter pembayaran..


"Paman..aku mau yang dua ini saja..ini sudah cukup.."

__ADS_1


Kata Ronny kepada pria paruhbaya yang berada di sisinya..


"Baik lah kalau begitu.."


Ucap pria paruhbaya itu membalas ucapan Ronny..


Setelah itu,pria paruhbaya itu langsung membayar total tagihan kedua barang tersebut sebanyak 500 ribu lebih kepada cashier yang bertugas di toko tersebut..lalu keluar dari toko itu setelah menyelesaikan urusan mereka di dalam toko tersebut..


"Sekali lagi..terima kasih paman..


Ucap Ronny berterima kasih untuk kali yang keduanya setelah mendapatkan kesemua barang keperluannya itu..


"Nak Ronny,sudah ku katakan tadi..paman masih banyak hutang yang perlu paman selesaikan kepada mu..itu tidak akan habis walau seumur hidup paman.."


"Setelah ini,kamu bisa meminta apa saja..paman akan memenuhinya.."


"Tidak usah terus begitu paman,lagipula aku suda mengikhlaskan semuanya.."


"Sampai kapan aku harus menerima bantuan dari paman?..dan jika itu berterusan,bagaimana aku bisa berjaya jika terusan mendapat bantuan dari dari mu?.."


Ucap Ronny meminta agar pria paruhbaya itu tidak terus menurus memberinya bantuan..


"Baik lah nak Ronny..jika itu kemahuan mu,paman tidak bisa memaksa..tapi,jika suatu masa nak Ronny memerlukan bantuan..jangan segan-segan menghubungi paman.."


Setelah mengucapkan itu,pria paruhbaya itu langsung mengeluarkan kartu namanya dan memberikanya kepada Ronny saat keluar dari toko kasut tersebut..Ronny memerhatikan kartu nama tersebut sebelum menyimpan di dalam saku celana usangnya..


Setengah jam kemudian,setelah puas berpusing pusing di dalam shoping mall tersebut..mereka berdua memasuki sebuah restoran mewah untuk makan malam sebelum menghantar Ronny kembali ke hotel sebelumnya..


Saat tiba di depan hotel tersebut,sebelum Ronny melangkahkan kakinya turun dari mobil itu..pria paruhbaya tersebut memeluk Ronny dengan erat dan memohon maaf kepada Ronny atas kepergian kedua orang tuanya dan berjanji akan melakukan apa yang telah Ronny katakan sebelumnya..

__ADS_1


"Aku harap,paman tidak melupakan janji paman untuk merawat dan melihat makan kedua orang tuaku..dan jika bisa,cari aku saat paman ingin pergi ke desa itu nanti.."


Ucap Ronny saat pria paruhbaya itu melepaskan pelukannya..


"Nak Ronny jangan risau dan bimbang tentang itu,paman akan mengatur ya sesuai keinginan nak Ronny.."


"Jika nak Ronny sudah mendapatkan pekerjaan,jangan lupa beritahu paman supaya senang paman menemukan mu nanti..


Jawab pria paruhbaya tersebut..


"Baik lah paman..akan aku ingat itu.."


Balas Ronny kepada pria paruhbaya itu..


Setelah puas berbicara,pria paruhbaya yang sudah berusia lebih 40 tahun itu memberikan sebuah kartu bank hitam sebuah bank negera ini kepada Ronny dan menyatakan bahwa kartu bank itu menyimpan sejumlah uang..


Pria paruhbaya itu juga menyatakan bahwa Ronny bisa menggunakan uang di dalam kartu tersebut jika dia mau dan menyimpannya saja jika Ronny tidak mau menggunakannya langsung..Ronny juga di beritahu tentang nombor pin yang di gunakan untuk mengeluarkan uang dari dalam kartu tersebut..


"Nak Ronny..dalam kartu bank itu,ada 200 juta..nak Ronny bisa menggunakannya atau mengeluarkannya uangnya dari mesin atm dengan memasukkan nombor pin yang paman berikan tadi.."


"Jika tidak mau,simpan saja..munkin suatu saat nanti,kamu akan memerlukannya.."


"Terima kasih banyak paman.."


"Dan ini..kunci kamar dan uang 1 juta..ambik saja untuk kegunaan nak Ronny selama beberapa hari ke depan saat mencari perkerjaan.."


"Dan kamar hotel itu,nak Ronny bisa tinggal di sana selama 1 minggu ke depan.."


"Baik lah paman..aku pergi dulu.."

__ADS_1


"Aku harap,paman baik-baik saja dan tetap aman.."


"Terima kasih sekali lagi dan sampai jumpa lagi nantinya.."


__ADS_2