
Langit kota Jade semakin menghitam dan cahaya bulan yang mengambang menyinari kota Jade menggantikan tugas sang matahari yang menyinarkan cahayanya ke kota Jade di siang hari..
Ronny dan juga kakek Thomas meneruskan perjalanan mereka mengelilingi daerah kota Jade yang berbeda beda..tanpa sadar,mereka sudah tiba di gedung yang menempatkan restoran Thomy Kitchen House..mereka berdua langsung masuk ke dalam restoran tersebut kerana waktu makan malam sudah tiba..
Tanpa rasa segan dan malu,Ronny langsung mengambil beberapa hidangan yang tersedia di dalam restoran tersebut..setelah itu,Ronny duduk di sebuah meja bulat di sudat restoran itu sambil di temani kakek Thomas yang juga baru ingin mengambil makan malamnya..
Riska dan juga 3 teman lainnya yang berkerja dari sore tadi,menghampiri meja Ronny lalu menyapanya dengan pertanyaan tentang minuman yang ingin Ronny minum..
"Ron..kamu mau minum apa..air hangat atau yang dingin atau yang lain..?"
"Dan..Tuan Thomas,tuan mau minum apa..?"
Tanya Riska kepada Ronny dan kakek Thomas sambil menatap dan tersenyum..
"Yang hangat saja Riska.."
"Aku juga.."
Ucap keduanya singkat kepada wanita muda tersebut yaitu Riska..
"Baik lah..sila tunggu sebentar.."
Kata Riska lagi sambil melangkah pergi..
Beberapa saat kemudian,Riska kembali dengan nampan yang berisi dua gelas besar air hangat yang di minta oleh Ronny dan juga kakek Thomas sebentar tadi..setelah menyelesaikan tugas di meja makan tersebut,Riska melanjutkan pekerjaannya yang lain sambil menunggu perintah dari tuan Thomas selanjutnya..
15 menit kemudian,mereka yang sudah menyelesaikan makan malam tersebut,berbicara beberapa waktu sebelum berdiri dan meninggalkan ruang restoran dan naik menuju kamar Ronny di lantai atas restoran tersebut..
__ADS_1
Ronny mengajak kakek Thomas naik ke kamarnya kerana dia ingin kakek Thomas mengajarinya cara untuk menggunakan ponsel barunya dan juga aplikasi yang tersedia di dalam ponsel tersebut..kakek Thomas yang mendengar permintaan Ronny itu hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya tanda setuju..
Setelah berada di dalam kamar Ronny dan mengajarinya cara penggunaan ponsel tersebut serta beberapa lagi aplikasi seperti WA,WeChat dan lainnya,kakek Thomas meninggalkan kamar tersebut dan langsung pulang ke rumahnya..
Ronny yang sudah mengetahui cara menggunakan ponsel tersebut hasil dari bantuan kakek Thomas sebelumnya,hanya mampu tersenyum puas sambil menatap layar ponsel baru di tangannya..dia juga merasa senang kerana selama hidupnya,Ronny tidak pernah mengimpikan untuk memiliki sesuatu yang bisa di gunakan untuk berbicara dengan orang lain seperti ponsel tersebut..
Dia juga tidak pernah terfikir,bisa memiliki sebuah mesin yang sangat canggih seperti ponsel itu yang bisa menghubungi siapa saja..tidak kira itu jauh atau dekat dan juga dalam atau luar negeri,selama rangkaiannya masih terjangkau dan bisa di hubungi..
Dengan adanya ponsel baru yang bermerek 'SAMSUNG C02' di tangannya,Ronny membuka aplikasi WA dan juga WeChat,lalu mengaktifkan akunnya di kedua aplikasi tersebut..
Setelah mengaktifkan kedua akun tersebut dengan nama samaran 'RonBacker',Ronny tersenyum geli saat melihat nama yang dia gunakan di kedua akun media sosialnya itu..setelah beberapa saat,akun WeChat Ronny menerima banyak permintaan pertemanan dari orang-orang yang dia tidak kenal..
Dengan foto wajah animasi pria yang Ronny gunakan sebagai foto profile di akun WeChatnya,banyak wanita cuba untuk berteman dengannya dan ada juga di antara mereka menggunakan foto profile yang sangat menghairahkan..
Beberapa waktu kemudian,Ronny yang asyik menatap layar ponselnya,di kejutkan oleh sebuah suara ketukan di pintu kamar Ronny..tanpa membuang waktu,Ronny langsung berdiri dari tempat tidurnya dan membuka pintu kamar tersebut..
Tanya Ronny sambil melihat waktu di layar ponselnya dan ternyata sudah pukul 10 lewat 20 menit..
"Eya Ron.."
Jawab Riska singkat..
"Kenapa kamu mencari ku..apa ada sesuatu yang ingin kamu tanyakan..?"
Tanya Ronny lagi sambil menatap wajah Riska..
"Tidak ada Ron..hanya ingin berbicara dengan mu saja tapi setelah aku selesai mandi nanti.."
__ADS_1
"Apa bisa dan kamu tidak keberatan kan..?"
Jawab Riska kepada Ronny sambil bertanya lagi..
"Bisa saja Riska..nggak papa kok..lagipula,aku juga ingin meminta bantuan mu.."
Jawab Ronny lagi menjawab pertanyaan Riska..
Setelah itu,Riska meninggalkan kamar Ronny dan masuk ke kamarnya yang berada di hujung lantai tersebut..dia juga memberitahu Ronny agar mendatangi kamarnya setelah Ronny menyelesaikan urusannya..
Setengah jam kemudian,Ronny yang juga sudah membersihkan diri,keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kamar Riska dan setelah mendapat persetujuan dari Riska,Ronny langsung masuk ke dalam kamar tersebut..Riska yang sudah merapikan kamarnya,hanya tersenyum saat Ronny memasuki kamarnya dan menatap ke sekeliling ruang tersebut..
Ronny tertegun dan sedikit terkejut kerana,dalam ruang itu banyak sekali foto-foto Riska yang bersais kecil,sedang dan juga lebar tertempel di dinding kamar tersebut..di antara foto-foto itu,ada 1-2 foto Riska yang sedang mandi di kolam dengan hanya mengenakan baju dalam saja..
Ronny menatap tajam ke arah 2 foto tersebut secara bergantian tanpa di sadarinya,Riska juga sedang menatapnya sambil tersenyum lucu dengan riaksi Ronny..kerana tidak mau mengganggu kosentrasi Ronny,Riska hanya mendiamkan dirinya dan menunggu sehingga Ronny puas menatap foto dirinya..
Beberapa saat setelah itu,Ronny merasa ada sesuatu yang aneh kerana dia tidak mendengar suara dari Riska sejak dia memasuki kamar tersebut..oleh kerana itu,Ronny memutar tubuhnya dan melihat Riska yang terus tersenyum kepadanya dan saat itulah Ronny menyadari bahwa dia telah melakukan sesuatu tidak sepatutnya dia lakukan..
Dengan itu,Ronny merasa malu dan langsung menundukkan kepalanya sambil duduk di kerusi yang telah Riska sediakan di sisi tempat tidurnya..
"Ris..maafkan aku..aku seharusnya tidak menatap foto mu seperti itu.."
Ucap Ronny kepada Riska sambil meminta maaf..
"Nggak papa Ron,tenang saja..aku nggak masalah kok.."
"Lagian..aku yang salah dan meminta mu datang ke kamar ku.."
__ADS_1
Ucapa Riska membalas permintaan maaf dari Ronny..