Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 30 - Membuktikan Kebenaran


__ADS_3

Ronny tidak menjawab pertanyaan gadis muda tersebut kerana dia masih merasa pusing dan sakit di kepalanya masih belum hilang..dia juga masih teringat kata-kata yang di ucapkan oleh kakek tua yang muncul di saat Ronny tidak sadarkan dirinya sebelum ini..


'ternyata aku sedang bermimpi dan mengingati kembali apa yang telah terjadi kepada ku 1 setengah tahun yang lalu..'


'paman Hendra,Jully,Riska,pak Thomy dan kakek Thomas,maaf kan aku..aku pergi tanpa pamit kepada kalian semua..'


'paman Hendra,Jully..aku tau,kalian tidak salah..sebenarnya,aku yang terlalu ego dan juga sombong..'


'aku juga sudah mengecewakan kalian berdua..'


'aku akan berusaha dan mencari cara agar aku bisa bertemu kalian lagi..'


'pernikahan ku ini juga bukan kemahuan ku..ini akan berakhir,kerana aku tidak sanggup lagi hidup dalam keluarga yang tidak menginginkan ku dan hanya menganggap ku sebagai menantu sampah..'


Ronny berguman dengan panjang lebar di dalam dirinya sambil menatap tajam ke arah gadis muda di depannya sambil sesekali melihat ke sekeliling ruangan tersebut..dia juga tidak tau,siapa yang telah membawanya ke rumah sakit tersebut setelah di tabrak mobil saat ingin pulang ke rumahnya setelah selesai membeli barangan dapur di pasar..


"Kak Ronny..apa kamu mendengar apa yang aku katakan sebelumnya..?"


"Apa kak Ronny sudah tidak mengenali ku lagi..?"


Tanya gadis muda itu lagi kepada Ronny yang terus berdiam..


Ronny menatapnya sambil memegang luka di belakang kepalanya yang sudah mengering dari luka,setelah terkena batu yang agak lebar kerana terjatuh ke dalam selokan akibat tabrakan mobil tersebut..dia cuba mengingat kembali kejadian tersebut dan tiba-tiba matanya terbelalak dan kaget..


Ternyata,kakek tua yang muncul dalam tidur panjangnya itu adalah kakek yang sama saat menjual liontin giok merah darah kepada Ronny saat ingin pulang ke rumahnya pagi itu..Ronny tiba-tiba teringat akan liontin giok tersebut lalu mencari cari di seluruh tempat tidur tersebut..


"Kak Ronny..apa yang kamu sedang cari..?"


Tanya gadis muda itu lagi setelah melihat Ronny mencari sesuatu..


"I..itu..liontin giok merah kakak.."


"Apa kamu melihatnya..?"


Jawab Ronny sambil bertanya kepada gadis muda yang duduk di sisinya..


"Aku nggak tau kak Ronny..mungkin perawat di sini tau tentang liontin yang kak Ronny maksudkan.."

__ADS_1


Jawab gadis muda itu kepada Ronny..


"Siska..sejak kapan lagi kamu menjaga ku di sini..dan siapa yang membawa ku ke rumah sakit ini sebelumnya..?"


"Dan lagi,di mana isteri ku dan juga ibu mertua..?"


Tanya Ronny kepada gadis muda tersebut yang ternyata adalah adek iparnya sendiri sambil bertanya keberadaan isteri dan juga ibu mertuanya..


"Saat kak Ronny di masukkan ke rumah sakit ini,kak Juana dan juga ibu hanya datang sekali saja melawat kak Ronny.."


"Setelah itu,mereka hanya menyuruh ku untuk menjaga kak Ronny hingga saat ini.."


"Mereka hanya bertanya khabar melalui telpon saja dari rumah.."


"Aku tau,mereka tidak menyukai kak Ronny..tapi,kak Juana tidak seharusnya melakukan ini kepada kak Ronny.."


Ucap Siska menjawab pertanyaan Ronny yang merupakan suami kepada kakaknya Juana..


"Sudah lah Siska..ini memang sudah takdir ku..kamu tidak perlu risau tentang itu.."


"Suatu saat,aku pasti akan membalas perlakuan mereka kepada ku dan juga akan meninggalkan mereka.."


"Apa itu benar kak Ronny..?"


"Apa aku bisa mengikuti kakak..?"


"Lagipula,aku sudah lama ingin meninggalkan mereka berdua..aku juga sudah tidak di anggap seperti anak oleh ibu sejak akhir-akhit ini.."


"Kak Juana juga sama,dia selalu menuduh ku dan mengatakan bahwa aku ingin merebut kak Ronny darinya.."


Kata Siska panjang lebar kepada Ronny sambil cuba menjelaskan kepada Ronny..


Ronny tidak menjawab pertanyaan dari Siska tersebut,dia hanya menatap Siska sambil memintanya untuk memikirkan lagi hasratnya yang ingin mengikuti Ronny meninggalkan isteri dan juga ibu mertuanya..tapi,Siska tetap dengan pendiriannya dan sudah membuat keputusan bahwa dia akan mengikuti langkah Ronny dan meninggalkan keluarga yang telah mendewasakannya selama ini..


Siska juga sadar,bahwa dia bukanlah anak kandung ibunya itu,dia hanya di besarkan dalam keluarga itu saat usianya masih 5 tahun..kedua orang tuanya sudah meninggal dunia sama seperti Ronny..saat kejadian tragis itu,ayah Juana berada tidak jauh dari tempat kejadian tabrak lari kedua orang tua Siska yang saat itu sedang melintas jalan..


Siska yang saat itu berada di dalam pelukan ayahnya,terhumban ke dalam selokan yang tidak terlalu dalam dan berhasil di selamatkan oleh ayah Juana tepat waktu..dengan itu,ayah Juana meminta izin kepada pihak berwajib untuk menjaga dan membesarkan Siska hingga dia berusia 15 tahun..

__ADS_1


Setelah menjaga dan membesarkan Siska selama 10 tahun,ayah Juana tiba-tiba jatuh sakit yang tidak mereka tau puncanya sehingga membawa ayahnya itu bertarung nyawa dan akhirnya meninggal dunia setelah bertahan hidup selama 1 bulan..


Atas amanat yang telah di berikan oleh ayah Juana kepada isterinya yaitu Bella sebelum meninggal dunia,mereka terpaksa memenuhi amanat tersebut untuk membesarkan dan juga memberikan pelajaran yang sempurna kepada Siska hingga saat ini..


"Siska..kakak terasa lapar,apa kamu bisa mencarikan sesuatu yang bisa kakak makan.."


Ucap Ronny tiba-tiba kepada Siska setelah hening beberapa saat..


"Baik kak Ronny..kakak maunya apa..?"


"Yang berat atau yang ringan-ringan saja..?"


Tanya Siska aambil berdiri dari tempat duduknya..


"Yang ringan-ringan saja,adek manis..hehehe.."


"Dan juga,teh o ais lemon.."


Jawab Ronny sambil bercanda kepada Siska..


"Baik lah kakak ganteng..hahaha.."


"Adek manis pergi dulu.."


Balas Siska kepada Ronny sambil bercanda juga..


Siska langsung melangkahkan kakinya keluar dari ruang inap tersebut dan meninggalkan Ronny sendirian..


Ronny yang teringat akan pesan kakek tua saat tidur panjangnya,langsung mencuba sesuatu untuk membuktikan kebenaran yang di ucapkan oleh kakek tua tersebut..


"Lucy..bantu aku sekarang juga.."


"Tinggg.."


"Selamat Tuan..Tuan bisa memerintahkan aku mulai saat ini.."


"Apa Tuan ingin aku memeriksa tubuh Tuan..?"

__ADS_1


Tanya sebuah suara yang tiba-tiba terdengar di dalam kepala Ronny..


__ADS_2