Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 47 Kampus Tinggi Kota Pelabuhan


__ADS_3

Dengan perasaan terharu,Siska menatap wajah Ronny sambil tersenyum yang di penuhi cahya kebahgiaan yang jelas terpancar di wajah cantiknya..


"Terima kasih kak Ronny..aku sudah lama mengimpikan saat ini.."


"Setelah kedua anak dan ibu itu menjadikan kak Ronny sebagai seorang pembantu rumah,aku bertekad untuk membahgiakan kakak.."


"Dan akhirnya,impian ku tercapai saat ini.."


"Tapi,aku akan tetap memanggil kakak dengan panggilan 'kak Ronny'..apa bisa kak Ronny..?


"Terserah kamu saja adek manis ku sayang.."


Ucap keduanya saling berbalas ucapan dan menjelaskan hubungan mereka berdua..


Beberapa saat kemudian,Ronny langsung melepaskan semua pakaian yang ada di tubuhnya dan mencampakannya di atas lantai kamar tersebut sambil tersenyum menatap Siska yang melongo dan menutup mulutnya yang terbuka lebar..Siska sangat terkejut saat melihat sanjata agung Ronny yang tebal dan panjang walaupun dalam keadaan yang sedang tidur..


Siska langsung bangun dari pembaringannya dan mendekat ke arah tubuh Ronny yang sudah telanjang bulat di depan matanya..dengan tangan yang sedikit bergetar,Siska menangkap dan menggenggam senjata agung Ronny dengan kedua tangannya..


"Kak Ronny..ini pertama kali aku milihat milik pria setebal dan sepanjang ini.."


"Dari yang aku dengar dan juga kata teman-teman ku..itu hanya sebesar jari jempol dan 3-4 inci panjangnya.."


"Tapi,milik kak Ronny sangat berbeda dari yang aku dengarkan.."


Ucap Siska sambil menggenggam senjata agung Ronny yang masih tidur..


"Adek ku sayang..milik ku ini memang berbeda dengan yang lainnya.."


"Milik kakak tampan mu ini bisa lebih tebal dan panjang setelah menegang.."


"Apa adek manis ingin melihatnya..?"

__ADS_1


Balas Ronny kepada Siska sambil menjelaskan..


"Bagaimana caranya kak Ronny..?aku ingin melihatnya.."


Tanya Siska kepada Ronny..


Ronny langsung menjelaskan cara yang harus Siska lakukan untuk membuat senjata agungnya menegang seperti yang Siska inginkan..Siska hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum saat menggenggam senjata agung Ronny..


Tanpa membuang waktu,Siska langsung memasukkan senjata agung Ronny ke dalam mulutnya yang sedikit kecil dari mulut Katty..Siska juga mengikuti arahan Ronny dan menghisap serta menjilat senjata agung Ronny yang sudah mulai menegang di dalam mulutnya..


Beberapa menit kemudian,Siska semakin terkejut setelah melihat dan merasakan senjata agung Ronny mulai memenuhi ruang mulutnya yang terbuka lebar..dia hanya mampu menghisap dan menjilat beberapa inci saja dan tidak mampu menelan senjata agung Ronny walaupun hanya setengah..


Siska langsung melepaskan baju tidur tipisnya dan mencampakkan ke mana-mana..setelah itu,dia menggunakan kedua tangannya yang lembut dan menggesek dengan gerakan maju undur..15 menit melakukan gerakan maju undur tangannya sambil menghisapi dan menjilati hujung senjata agung Ronny,cairan hangat Ronny menembak ke dalam mulut Siska hingga masuk ke dalam tenggorokannya..


"Kak Ronny..cairan mu sangat enak dan hangat setelah aku menelannya.."


Ucap Siska sambil tersenyum menatap wajah Ronny setelah menelan cairan hangat tersebut..


"Apa adek manis menyukainya..?"


Ucap keduanya berbalas ucapan..


Setelah beberapa menit,Ronny mengajak Siska untuk tidur di atas kasur yang empuk sambil berpelukan..senjata agung Ronny yang masih menegang,Siska masukkan di celah ************ dan menempel di celah basah mahkota sucinya..


"Kak Ronny..apa bisa kita melakukannya..?"


"Kamu harus menunggu beberapa waktu lagi hingga saat itu tiba.."


"Untuk saat ini,kita tidur dulu,besok kamu harus ke kampus.."


"Baik kak Ronny ku yang tampan.."

__ADS_1


Ucap keduanya berbalas ucapan sambil berpelukan di dalam selimut..


Mereka berdua berciuman dan dalam waktu yang singkat,mereka tertidur dalam suasana yang hangat sambil berpelukan..


Waktu sudah menunjukkan pukul 7 pagi..


Ronny dan juga Siska bangun secara bersamaan dan masih dalam keadaan berpelukan di dalam selimut..keduanya meninggalkan tempat tidur tersebut dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka secara bergantian..


Suasana yang awalnya dingin,menjadi hangat saat mereka melakukan beberapa aksi separa intim..beberapa aksi ritual separa intim mereka lakukan dan membuat Siska yang belum pernah menikmati hebatnya permainan cinta,mencapai puncak kenikmatannya dalam waktu yang singkat..


Siska menyemburkan cairan kenikmatannya setelah 10 menit menikmati permainan tangan dan juga mulut Ronny di seluruh tubuhnya..Ronny juga meninggalkan kiss mark di kedua gunung kembar Siska yang terus menatap Ronny memberikan sentuhan nikmat kepadanya..


Setelah 15 menit dan puas dengan permainan mereka berdua,Ronny dan juga Siska keluar dari kamar mandi tersebut tanpa seurat benang menempel di tubuh mereka berdua..keduanya mengenakan pakaian yang cocok di tubuh mereka dan setelah itu,mereka berdua duduk di kerusi meja makan..


Beberapa menit kemudian,mereka berdua mendengar bunyi ketukan di pintu kamar mewah tersebut dan Ronny langsung membukanya..seorang karyawan restoran hotel tersebut,membawa sebuah troly yang penuh dengan hidangan sarapan pagi untuk Ronny dan juga Siska..


Karyawan tersebut meninggalkan kamar mewah itu setelah Ronny dan juga Siska menyelesaikan sarapan pagi mereka berdua 15 menit kemudian..mereka berdua juga meninggalkan kamar mewah tersebut dan langsung turun ke loby hotel..


"Siska..kakak mu yang tampan ini akan menghantar kamu ke kampus.."


"Cepat..ayo masuk ke dalam mobil.."


"Kakak meminjam mobil ini dari kak Katty mu semalam.."


Ucap Ronny kepada Siska sambil berjalan menghampiri mobil Katty..


"Wah..kak Ronny memang keren..dalam beberapa jam saja,kakak sudah bisa memikat hati nona muda Katty.."


"Dan saat ini,kakak juga sudah bisa menyetir mobilnya.."


Ucap Siska membalas ucapan Ronny..

__ADS_1


Keduanya memasuki mobil tersebut dan langsung meninggalkan daerah hotel itu dan menghilang di kejauhan..kedinginan pagi menyelubungi kota Pelabuhan dengan sisa-sisa kabus pagi masih terlihat di mana-mana..


15 menit kemudian,mobil yang di kendarai oleh Ronny tiba di depan pintu gerbang kampus tinggi kota Pelabuhan..Ronny langsung melewati pintu gerbang tersebut dan masuk ke dalam kampus tanpa memedulikan tatapan beberapa pasang mata di sekitar pintu gerbang tersebut..


__ADS_2