Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 51 Wakil Direktur, Nona Suzan


__ADS_3

Setelah memakir mobil BMW siri 6 di depan kantor penjualan yang masih sunyi tersebut,Ronny langsung keluar dari mobil dan masuk ke dalam kantor penjualan itu..


Kerana kantor penjualan itu baru di buka untuk umum pada hari tersebut,Ronny adalah orang pertama yang hadir di kantor tersebut dan hanya ada 5 karyawan penjualan di dalam kantor tersebut..


Beberapa detik setelah berada di dalam kantor penjualan tersebut,Ronny di datangi seorang karyawan pria yang berusia sekitar 25-30 tahun dan menyapa Ronny dengan sedikit acuh tak acup..


"Selamat pagi..bisa saya tau,Tuan dari keluarga mana di kota ini.."


"Dan menurut ku,kamu bukanlah kerabat dari keluarga kelas atas di kota ini.."


"Dan juga..mobil yang kamu kendarai itu adalah milik nona muda Katty.."


"Siapa kamu dan apa tujuan kamu datang ke mari..?"


Ucap karyawan pria tersebut kepada Ronny..


"Ohh..jadi,menurut mu,aku tidak layak untuk membeli rumah-rumah di kompleks perumahan ini..?"


"Dan tentang mobil itu..ya benar,mobil itu memang milik nona Katty dan aku meminjamnya dari dia kemarin malam.."


"Apa kamu ada masalah dengan itu..?"


Ucap Ronny menjawab ucapan dan pertanyaan karyawan tersebut..


"Hahahaha..ternyata hanya meminjam..aku fikir kamu adalah kerabat nona muda Katty.."


"Ternyata sangkaan ku jauh meleset..hahaha.."


"Anak muda,menurut ku..kamu tidak layak untuk tinggal di kompleks perumahan yang super mewah ini.."


"Kamu hanya..."


"Ada apa ini pak maneger..kenapa kamu membuat keributan di dalam kantor penjualan ini..?"


Suara seorang wanita dewasa yang berusia sekitar 25-26 tahun yang tiba-tiba keluar dari kantor peribadinya..


"Tidak ada apa-apa wakil direktur..hanya saja,anak muda ini mengatakan bahwa dia ingin membeli rumah mewah di kompleks kita ini.."

__ADS_1


"Dan aku yakin,dia tidak akan mampu membeli walaupun rumah yang paling murah di sini.."


Ucapa pak maneger itu menjawab pertanyaan dari wanita dewasa itu yang ternyata adalah wakil direktur perusahaan real estet tersebut..


"Darimana kamu mengetahui bahwa pria muda ini tidak mampu membeli rumah di sini..?"


"Apa pak maneger sudah mengenalinya dan mengetahui latar belakangnya..?"


"Pergi urus urusan mu sendiri,biar aku yang melayani pria muda ini.."


Ucap Wakil direktur itu lagi sambil memerintahkan pak maneger itu melakukan tugasnya..


"Maafkan saya di atas sikap yang tidak propisional dari karyawan saya tadi pak.."


"Saya Ronny.."


"Maaf sekali lagi Pak Ronny.."


"Apa benar Pak Ronny ingin membeli rumah di kompleks perumahan mewah ini..?"


"Jika itu benar,Pak Ronny bisa mengikuti saya ke kantor dan kita bisa bicarakan semua itu dengan lebih detail di sana.."


"Baik lah nona Suzan..aku senang dengan cara mu.."


"Mari kita bicara di dalam kantor mu saja.."


Jawab Ronny membalas ucapan dari wakil direktur real estet tersebut..


Tanpa membuang waktu,Ronny mengikuti langkah kaki wakil direktur tersebut dan menuju kantor peribadi nona Suzan..setelah berada di dalam ruang kantor tersebut,nona Suzan mempersila Ronny untuk duduk di sofa yang ada di dalam ruang tersebut..


Nona Suzan langsung mengeluarkan beberapa berkas dan juga map yang berkaitan dengan rumah-rumah yang mereka jual di kompleks perumahan super mewah tersebut..dia juga menjelaskan dengan detail ukuran sais,keluasan,reka bentuk dan juga harga setiap rumah di daerah itu..


Kompleks perumahan super mewah tersebut,hanya memiliki 8 buah villa mewah berlantai 2 dan juga 1 buah villa super mewah berlantai 3 yang di bina seperti bulan sabit..villa berlantai 3 di bina di tengah-tengah kompleks dan masing-masing 4 buah villa mewah di sisi kanan dan juga kiri villa 3 lantai tersebut..


Setelah berfikir dan mendengar penjelasan dari wakil direktur tersebut,Ronny berniat membeli kesemua villa-villa mewah yang ada di dalam kompleks perumahan tersebut..


"Nona Suzan..terima kasih atas penjelasan yang kamu berikan sebelumnya.."

__ADS_1


"Setelah berfikir tentang keluarga besar ku di kota Jade,aku ingin membeli kesemua villa yang ada di kompleks ini.."


"Apa nona Suzan bisa melakukannya untuk ku..berapa pun harganya,aku akan membayarnya dan melunasi keseluruhan biayanya secara langsung..


Ucap Ronny kepada wakil direktur tersebut yang terkejut dan melongo saat mendengar ucapa Ronny..


"P..Pak Ronny..apa Tuan tidak bercanda dengan ku..?"


"A..apa Tuan Ronny benar-benar ingin membeli semua villa yang ada di dalam kompleks ini..?"


"I..ini akan menelan belanja yang sangat tinggi..apa Tuan yakin dengan itu..?"


Tanya wakil direktur itu terbata bata meminta penjelasan dari Ronny yang hanya tersenyum melihat tingkahlakunya..


"Benar nona Suzan..dan aku akan menjadikan mu sebagai orang yang bertanggungjawab penuh ke atas keseluruhan kompleks ini.."


"Dan juga..aku akan menghadiahkan kan salah satu dari villa ini kepada nona Suzan jika nona bersedia mengikuti ku.."


"Setelah ini,aku juga berencana membuka perusahan real estet di kota ini dan akan menjadikan nona Suzan sebagai wakil direktur di perusahaan tersebut kelak.."


"Apa nona Suzan tidak keberatan dengan itu.."


Ucap Ronny dengan panjang lebar sambil menjelaskan kepada wakil direktur tersebut yang semakin terkejut..


"Tuan..aku bersedia tapi kita harus selesaikan semua ini terlebih dulu.."


"Dan setelah ini selesai,baru kita bicara hal lainnya.."


"Untuk total harga yang Tuan Ronny harus bayar dari kesemua villa-villa ini,itu sekitar 50 miliyar.."


"Bagaimana cara Tuan ingin melunasinya..?"


"Apa kalian memiliki mesin pengimbas sidik jempol..aku akan mentransfer total 50 miliyar itu secara langsung..


"Ada Tuan Ronny..sila tunggu sebentar.."


Ucap keduanya saling berbalas ucapan..

__ADS_1


Tidak membuang masa,wakil direktur tersebut langsung keluar dari kantornya dan pergi ke kantor keewangan yang ada di ruang sebelah dan meminta beberapa karyawan wanita muda untuk menyiapkan kontrak-kontrak perjanjian ke atas villa-villa tersebut..


Setelah menunggu selama hampir 1 jam,wakil direktur yaitu nona Suzan,kembali ke kantor tersebut dengan membawa berkas-berkas dan juga beberapa map untuk di periksa serta di tandatangani oleh Ronny..


__ADS_2