Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 17 - Hubungan Separa Intim


__ADS_3

Kembali ke sisi Ronny..


Ronny yang mendengar perintah dari Jully,langsung melangkah masuk ke dalam tab mandi tersebut dari arah kaki Jully..saat dia berdiri di hujung kaki Jully dan ingin merebahkan tubuhnya,Jully mengangkat kedua kakinya lagi dan menempelkan tapak kakinya di perut Ronny yang berotot..


Mereka berdua saling menatap antara satu sama lain sambil mengukir senyuman yang penuh makna..Ronny yang sudah mengerti dari maksud dan tujuan Jully melakukan gerakan itu,hanya menunggu ucapan yang keluar dari mulut Jully yang tersenyum penuh misteri..


"Jadi..selanjutnya apa lagi my Princess..?"


Ucap Ronny terus bercanda sambil tersenyum..


"Ini ujian terakhir buat mu my Prince.."


"Kamu harus membuka ****** ***** ku dengan mulut mu sambil berjongkok di antara kedua paha ku yang indah ini.."


"Apa kamu bisa melakukannya my Prince..hehehe..?"


Kata Jully kepada Ronny sambil tersenyum lebar dan terkekeh..


Ronny yang mendengar arahan itu,langsung melebarkan matanya tidak percaya dengan ucapan dan permintaan Jully kepadanya..


"Ron..jika kamu berhasil melakukannya,aku akan menyerahkan pertama kali ku kepada mu setelah itu..bagaimana..?"


Tambah Jully lagi memberi semangat kepada Ronny sambil mengigit bibir bawahnya..


"Jully..aku tidak akan melakukannya walau apa pun caranya.."

__ADS_1


"Kamu satu-satunya wanita yang aku hormati saat ini..mungkin juga aku sudah mula menyayangi mu walaupun usia kita jauh berbeda.."


Ucap Ronny tidak ingin melakukan arahan Jully tersebut sambil berucap dengan sedikit tegas..


Ronny menatap Jully yang tetap bebaring dengan kedua kakinya masih menempel di perut Ronny..Jully langsung menarik kakinya dari perut Ronny lalu berdiri dari pembaringannya dan melangkah maju memeluk tubuh Ronny..


"Ron..maaf kan aku..aku hanya ingin bercanda dengan mu.."


"Tapi,aku merasa sangat bangga dan kagum dengan sikip mu itu..aku juga tidak menyangka,pria seperti mu masih ada di dunia ini.."


"Kamu menolak segala kesenangan dan kemewahan dan sanggup berdikari dengan cara yang sederhana.."


"Saat ini,kamu juga menolak untuk melakukan itu demi menjaga maruah ku.."


"Ron..hanya kamu yang berhak ke atas jiwa dan raga ku..dan aku akan menjaganya demi kamu walau apa pun yang terjadi antara kita nanti.."


Ucap Jully dengan panjang lebar mengungkapkan kekagumannya kepada Ronny..


Setelah itu,Jully langsung merapatkan bibir indahnya ke bibir tipis Ronny..mereka berciuman dalam waktu yang agak lama..walaupun Ronny tidak punya pengalaman dalam hal itu,dia perlahan mengikuti rentak yang Jully lakukan di dalam mulutnya..


Ronny membuka mulutnya dengan lebar dan menjulurkan lidahnya sama seperti yang di lakukan oleh Jully..pertarungan lidah mereka berdua semakin hangat dan mengasyikkan..setelah kehabisan nafas,mereka melepaskan ciuman itu sesaat untuk menarik nafas dan melanjutkannya lagi setelah itu..


Ronny yang mula merasa nikmat dari pertempuran lidah Jully yang mengasyikkan,mula memainkan lidahnya dan saling bertarung dengan lidah Jully dan saling bertukar air liur..Ronny dan juga Jully sangat menikmati momen tersebut hingga melupakan waktu yang sudah menunjukkan pukul 2 dini hari..


"Ron..aku akan memperlihatkan milik ku pada mu dan hanya kamu yang bisa melihatnya.."

__ADS_1


"Aku ingin kamu terus mengingati ku walau di mana kamu berada.."


Ucap Jully setelah melepaskan ciumannya di bibir nipis Ronny..


"Jully..aku juga akan melakukan hal yang sama dan aku harap kamu juga bisa mengingati ku selamanya.."


Ucap Ronny membalas ucapan Jully..


Jully melangkah undur kakinya menjauh dari tubuh Ronny agar Ronny bisa melihat miliknya yang terpahat indah..setelah itu,keduanya sama-sama membuka ****** ***** mereka masing-masing..


Ronny bergetar saat melihat milik Jully yang terpahat rapi dan indah dengan bulu-bulu halus yang cukur rapi berbentuk segitiga..Jully juga tidak kurang kagetnya..milik Ronny yang luar biasa,membuat Jully melongo dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya..


Dengan sekali pandang,Jully dapat mengukur panjang dan lebar milik Ronny yang sangat luar biasa itu..dapat Jully pastikan,bahwa panjang milik Ronny itu sekitar 7-8 inci dan lebar atau tebalnya pula sekitar 2-3 inci..setelah itu,mereka berdua mendekatkan tubuh mereka dan kembali berpelukan mesra..


"Ron..punya mu sangat luar biasa dan aku tidak menyangka akan sebesar itu.."


"Kamu juga sama Jully..milik mu sangat indah seperti batu giok yang di pahat dengan rapi.."


Ucap keduanya saling berbalas ucapan mengagumi milik lawan masing-masing..


Setelah puas menikmati momen kebersamaan mereka berdua dalam pelukan hangat tanpa seutas benang pun di tubuh mereka berdua,mereka melepaskan pelukan hangat tersebut dan langsung baring di dalam tab mandi tersebut..


Dengan tab mandi yang sudah setengah terisi dengan air hangat dan tubuh mereka juga sudah di tenggelami air,Ronny dan juga Jully kembali berpelukan serta berciuman hangat dan mesra..pertarungan lidah mereka kembali terjadi seperti sebelumnya dengan hisapan dan jilatan dalam pertukaran air liur yang mengasyikan juga terjadi..


Tidak puas dengan semua itu,mereka berdua melakukan hubungan separa intim itu dengan kedua tangan dan mulut saja..walaupun hanya menggunakan tangan dan juga mulut,mereka bisa mencapai nikmat yang mereka inginkan dalam waktu yang singkat..

__ADS_1


Setengah jam kemudian,dengan rasa lelah dan kepenatan setelah mencapai hasrat yang mereka inginkan,mereka saling membantu membersihkan tubuh lawan masing-masing untuk beberapa menit..


Dan setelah itu,mereka keluar dari kamar mandi dan menuju kasur untuk tidur..mereka yang saling berpelukan di atas kasur empuk itu,hilang kesadaran dan masuk ke alam tidur mereka dalam masa yang singkat..


__ADS_2