Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 11 - Terangsang Melihat Tubuh Ronny


__ADS_3

Ronny dan juga Jully terus berpelukan untuk beberapa menit sambil menikmati momen tersebut hingga keduanya merasa ada sesuatu yang tidak kena..Ronny dapat merasakan dua gundukan yang sangat pejal sedang menempel di punggungnya..


Jully yang baru menyadari bahwa kedua gunung kembarnya yang sudah menempel erat di punggung Ronny,dengan cepat melepaskan pelukannya dan menjauh dari tubuh Ronny yang sedang membelakanginya..


Dengan wajah yang sedikit memerah,Jully langsung memutar tubuhnya dan masuk ke dalam kamar mewah tersebut dan berjalan menuju kamar mandi..saat berada di dalam kamar mandi tersebut,Jully tersenyum tipis di depan cermin dan memerhati wajahnya yang sudah kemerahan..


Jully juga menjadi sedikit malu saat mengingatkan apa yang terjadi saat berada di balcony bersama Ronny sebelumnya..jantungnya berdegup kencang dan itu bisa dia rasakan saat dia meletakkan tangannya di dadanya..


Dia juga tidak tau mengapa dia bisa melakukan gerakan tersebut dan hanya menganggap tindakannya itu murni terhadap tindak balas dari perasaan simpati selepas melihat kesedihan yang terpancar di wajah Ronny..


Setelah merasa tenang,Jully keluar dari kamar mandi tersebut dan langsung berjalan menuju ruang istirehat kamar mewah itu..


Jully tidak berani untuk berada di samping Ronny di balcony tersebut kerana masih merasa malu atas apa yang telah terjadi antara dia dan juga Ronny sebelumnya..dengan itu,Jully hanya berduduk di sofa di ruang istirehat berdiam diri tanpa mengucapkan sepatah kata pun..


Keheningan terjadi selama beberapa waktu dan tidak ada kata-kata yang terucap dari keduanya yang masih memikirkan kejadian sebelumnya..Ronny hanya menatap ke kejauhan sambil menikmati keindahan malam di kota Jade yang di terangi oleh bulan dan juga lampu-lampu jalan yang sangat cantik dan berwarna warni..


Keheningan tersebut terpacahkan oleh kata-kata yang keluar dari mulut Ronny yang juga menyadarkan Jully dari lamunannya saat mula duduk di sofa tersebut..


"Jully..untuk saat ini,kita lupakan saja apa yang terjadi sebelumnya.."

__ADS_1


"Walaupun itu satu momen yang sangat indah dan tidak pernah terjadi antara kita berdua,kita harus melupakannya untuk sementara waktu.."


Ucap Ronny cuba menenangkan hati dan perasaannya dan juga Jully..


Jully tetap berdiam dan menunduk kerana masih terasa malu walaupun mereka saling melihat ke arah yang berlainan..menurut Jully,sebagai seorang wanita yang masih polos dan suci,dia tidak seharusnya melakukan perbuatan itu kepada seorang pria yang baru dia kenal apalagi pria itu tidak mempunyai apa-apa hubungan dengannya..


Untungnya,Ronny tidak menganggapnya seperti seorang wanita yang rendah martabat dan terus memintanya untuk melupakan kejadian tersebut..Jully merasa tenang saat mendengarkan kata-kata yang di ucapkan oleh Ronny dan itu membuat Jully keluar dari rasa malunya..


Setelah keduanya merasa tenang semula,mereka berdua meneruskan percakapan mereka dan bercerita tentang pengalaman manis dan pahit masing-masing saat masih kanak-kanak dan sehingga dewasa..


Keluarga July adalah sebuah keluarga yang bisa di bilang memiliki kedudukan di kota Jade walaupun tidak sebesar nama 4 keluarga teratas yang sangat terkenal dan terhormat di kota Jade..keluarga Jully juga memiliki perusahaan mereka sendiri dan itu di kelola oleh ayah dan ibunya sendiri..peruasahaan mereka tidak besar dan tidak memerlukan karyawan yang banyak seperti yang lainnya..


Dengan itu,ayah Jully tidak memerlukan dana yang terlalu banyak untuk memulai perusahaannya..total aset keluarga mereka juga tidak terlalu banyak dan itu hanya sekitar 900 juta saja dan mereka juga hanya sebuah keluarga kelas menengah di kota Jade..


Jully yang sudah mengangkat pantatnya dari sofa,langsung berjalan keluar menuju balcony di mana Ronny tetap berdiri membelakanginya..Jully duduk kembali di kerusi sebelumnya melihat ke kejauhan seperti yang di lakukan oleh Ronny saat ini..


Jully tiba-tiba teringat suatu tempat dan ingin mengajak Ronny ke tempat itu untuk bersenang senang malam ini..dengan itu,dia menyatakan hasratnya untuk membawa Ronny ke tempat tersebut..


"Ron..apa kamu ingin bersama ku pergi ke suatu tempat?.."

__ADS_1


Tanya Jully kepada Ronny memecah keheningan di antara mereka..


"Di mana dan tempat apa itu sebenarnya..?"


Ucap Ronny menjawab pertanyaan Jully..


"Nanti kamu akan tau tempat apa itu..ayo,bersiap siap lah.."


"Kamu bagaimana..apa kamu tidak bersiap siap juga..?"


Ucap keduanya saling berbalas ucapan..


Jully hanya menggelengkan kepalanya dan menyatakan bahwa dia tidak perlu untuk berbuat apa-apa lagi..kerana apa yang menutupi tubuhnya sudah memadai untuk pergi ke tempat tersebut..dengan hanya menggunakan skirt selutut berwarna hitam dan juga baju kemeja berlengan panjang,itu sudah cukup sesuai bagi Jully..


Setelah itu,Ronny langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya..15 menit kemudian,Ronny keluar dari kamar mandi tersebut dengan hanya menggunakan handuk putih yang menutupi tubuh bahgian bawahnya yaitu dari paras pinggang hingga ke paras lututnya..


Jully yang sudah menempelkan pantatnya yang besar di sofa dalam ruang istirehat tersebut,dapat melihat situasi itu dengan jelas di depan matanya..dia merasa sedikit terkejut saat melihat tubuh Ronny yang putih bersih dan berotot terutama di bahgian dada dan juga perutnya..


Jully merasa sedikit teransang saat melihat tubuh Ronny yang berotot dan selalu di impikan oleh setiap pria..dengan wajah yang cukup tampan dan tubuh yang berotot,itu adalah suatu aset yang bisa menarik banyak perhatian para wanita dan juga gadis-gadis muda saat ini..

__ADS_1


__ADS_2