
Beberapa saat setelah Siska meninggalkan mereka berdua di ruangan istirehat tersebut,Ronny langsung tersenyum sambil menatap wajah cantik,indah serta menggoda yang terpancar di wajah Katty..namun,Ronny juga bisa melihat bahwa wanita dewasa yang berusia sekitar 24-25 tahun tersebut,adalah seorang yang sangat tegas..
Beberapa detik kemudian,Ronny mengangkat pantatnya yang montok dari sofa tersebut lalu berjalan ke arah tirai yang menutupi pintu cermin yang lebar dan membuka pintu tersebut..setelah itu Ronny duduk di salah satu kerusi yang ada di balcony tersebut sambil melihat pelabuhan di kejauhan..
Tanpa membuang waktu,Katty juga langsung mengangkat pantatnya yang lebar dan bulat serta montok,mengikuti keberadaan Ronny dan duduk di kerusi yang lainnya..Katty juga mengikuti pandangan Ronny dan melihat pelabuhan di kejauhan..
"Nona Muda Katty,sebelumnya aku ingin minta maaf atas kejadian sebentar tadi.."
"Dan,apa maksud nona muda sebenarnya dan apa yang ingin nona muda bicarakan dengan ku..?"
Ucap Ronny kepada Katty memecah keheningan..
"Tidak apa pak Ronny..hanya saja,aku penasaran dengan identitas kalian berdua.."
"Menurut ku,kalian berdua bukanlah dari golongan atau kerabat dari keluarga terhormat di kota ini.."
"Tapi,bagaimana kalian berdua bisa menginap di kamar super mewah ini selama 1 minggu..?"
"Atau..kamu baru memenangkan lotre dan mendapatkan sejumlah uang yang banyak..?"
Ucap Katty menjawab pertanyaan Ronny dengan panjang lebar sambil menebak..
"Tinggg.."
"Tuan..wanita ini bisa di percaya.."
"Dia juga seorang wanita yang sangat tegas dalam berbisnis.."
"Lucy sarankan,Tuan bekerjasama dengan wanita ini dalam memulakan bisnis dan cuba mendapatkan point sistem yang banyak dengan cepat.."
"Dia juga memiliki sebuah perusahaan penjualan kosmetik kecantikan yang memerlukan dana yang sangat banyak.."
"Lucy juga sarankan,Tuan membeli saham di perusahaan itu dan menyalurkan dana.."
Ucap Lucy yang tiba-tiba berbicara kepada Ronny sambil memberi sarannya
__ADS_1
Ronny yang mendegar ucapan dari Lucy di dalam kepalanya,hanya tersenyum tanpa melihat ke arah Katty..Katty yang merasa di abaikan,langsung bertanya kepada Ronny tentang senyuman tersebut..
"Pak Ronny,apa yang kamu senyumkan..?"
"Kamu hanya tersenyum saat aku bertanya kepada mu..?
"Apa itu suatu pertanyaan yang sangat lucu buat mu..?"
"Maafkan aku nona muda..aku tidak berniat melakukannya.."
"Aku hanya bertanya tanya dalam diri ku,apakah nona muda Katty bisa mempercayai bahwa aku ini adalah seorang yang penuh dengan misteri.."
"Aku juga memiliki uang yang cukup banyak dan tidak bisa di saingi oleh sesiapa pun di kota ini.."
"Termasuk keluarga tingkat 1 kota ini.."
"Apa nona muda Katty mempercayai itu..?"
Ucap Ronny dengan panjang lebar kepada Katty sambil bertanya..
"Aku tidak akan pernah mempercayai semua itu.."
"Apa menurut pak Ronny kedudukan keewangan keluarga kami tidak banyak sehingga pak Ronny mengatakan bahwa tidak ada yang bisa bersaing walaupun keluarga nomor 1 di kota ini.."
Ucap Katty membalas ucapan Ronny..
Setelah mendengar ucapan Katty,Ronny langsung mengeluarkan kartu bank birunya dan meletakkannya di atas meja yang ada di sisinya..lalu menyatakan nominal yang tersimpan di dalam kartu bank tersebut kepada Katty..
"Nona Muda Katty..apa kamu percaya,di dalam kartu bank ini tersimpan uang sebanyak 50 miliyar..?"
"Dan aku masih memiliki banyak lagi di tempat lain.."
"Aku juga bisa menjelaskan bahwa aku memiliki uang yang sangat banyak sekitar 500 miliyar..apa kamu percaya itu..?"
Ucap Ronny sambil menjelaskan tanpa menyebut nominal sebenar uang yang di milikinya kepada Katty..
__ADS_1
"P..pak Ronny..apa kamu benar-benar tidak bercanda..?"
"A..apa pak Ronny benar-benar memiliki uang sebanyak itu saat ini..?"
"Dan kartu bank ini..apa benar uang tersimpan di dalamnya sekitar 50 miliyar..?"
"Pak Ronny..untuk pengetahuan mu,jika benar kartu ini memiliki uang sebanyak 50 miliyar,pak Ronny sudah bisa menyaingi 4 keluarga teratas di kota ini.."
Ucap Katty terbata bata sambil bertanya tanya inginkan penjelasan dari Ronny..
Ronny hanya tersenyum sambil menatap wajah Katty yang penuh dengan pertanyaan..setelah itu,Ronny langsung mengambil ponsel barunya dan mengungah aplikasi yang cocok untuk kartu bank tersebut..setelah mengaktifkan rekening kartu tersebut ke dalam sistem rekening onlinenya,Ronny memperlihatkan layar ponselnya kepada Katty..
Nona Muda Katty langsung terkejut dan melongo setelah melihat layar ponsel Ronny..di dalam layar tetsebut,tercetak sebuah nominal yang tidak pernah di bayangkan oleh Katty selama hidupnya..dengan nominal uang sebanyak 50,059,200,000.00 itu,tidak ada seorang pun yang akan mempercayai bahwa seorang yang terlihat biasa-biasa saja,bisa memiliki uang sebanyak itu..
"Nona Muda Katty..apa saat ini kamu percaya dengan kata-kata ku sebelumnya..?"
Tanya Ronny sambil menatap Katty yang masih terkejut dan melongo..
"Pak Ronny..tolong jangan memanggil saya dengan nona muda lagi..aku sudah tidak layak menerima gelaran itu lagi.."
"Pak Ronny adalah orang yang lebih layak dengan gelaran tersebut.."
"Maaf kan saya yang rendah ini Tuan Muda Ronny.."
Ucap Katty sambil mengubah ucapan 'Pak' kepada 'Tuan Muda' kepada Ronny..
Setelah itu,mereka berdua saling berbicara santai dan tenang serta tidak ingin menggunakan gelaran itu lagi..masing-masing bersetuju dan meminta untuk memanggil nama saja setelah ini dan seterusnya..
Waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam..
Mereka berdua di kejutkan dengan bunyi ketukan di pintu kamar mewah tersebut..tanpa membuang waktu,Ronny langsung berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju pintu kamar tersebut lalu membukanya..
Seorang karyawan dari restoran hotel tersebut,membawa sebuah troly yang di penuhi dengan hidangan makan malam yang sangat lazat dan mengiurkan..
Katty yang melihat itu,langsung berpamitan kepada Ronny kerana dia juga harus pulang dan makan malam bersama keluarganya..tapi,Ronny menghentikan langkah kaki Katty dan memintanya untuk makan malam di dalam kamar mewah tersebut bersama Ronny dan juga Siska..
__ADS_1
Kerana tidak ingin Ronny merasa kecewa,Katty menyetujui permintaan Ronny dan makan malam bersama sama di ruangan tersebut dengan tenang..makan malam mereka bertiga sangat santai dan sesekali berbicara tentang hal-hal masa silam sambil tersenyum serta tertawa riang..