Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 37 Tuan Besar Purnama


__ADS_3

SevenStars Hotel merupakan sebuah hotel mewah berbintang 7 yang sangat tinggi sehingga mencapai 35 lantai..dan,hanya orang-orang yang memiliki uang yang cukup banyak seperti keluaga bangsawan di kota Pelabuhan yang mampu menginap di hotel tersebut..


Hotel ini,menjadi tumpuan anak-anak orang kaya di kota Pelabuhan untuk mengadakan pesta ulang tahun dan juga pertemuan kerabat mereka..hotel ini juga,menjadi pilihan utama bagi kerabat bangsawan kota Pelabuhan untuk mengadakan pesta hari pertunangan atau pun perkahwinan ahli keluarga mereka..


***


Dengan harga kamar yang di pesan oleh Ronny tersebut yang mencecah 5 juta per hari,siapa pun tidak akan mempercayainya..Ronny yang hanya mengenakan pakaian yang di jual di kaki lima,bagaimana Ronny bisa membayarnya..?resepsionis itu hanya menatap Ronny yang juga menatapnya dengan tajam..


Tapi,setelah Siska membayar tagihan kamar tersebut yang mencecah sekitar 35 juta dengan kartu bank milik Ronny,resepsionis itu langsung bergetar sambil mengembalikan kartu bank tersebut kepada Siska..


"Tu..tuan,Nona..sila tunggu sebentar..kami akan mengurusi permintaan kalian.."


"Untuk keselesaan kalian berdua,sila ikuti saya ke ruang khas VVIP untuk menunggu.."


"Tuan,Nona..sarapan,makan siang dan juga makan malam akan tersedia selama Tuan dan Nona menginap di dalam kamar mewah tersebut.."


"Tuan dan Nona hanya perlu memberitahu kami waktu yang sesuai dan kalian inginkan.."


"Selain itu,beberapa jenis anggur merah terkenal juga sudah tersedia di dalam kamar tersebut.."


"Semua itu gratis khas untuk tamu terhormat seperti kalian berdua.."


"Kami berharap kalian menikmati hari-hari kalian dengan tenang.."


Ucapa resepsionis itu kepada Ronny dan juga Siska saat berada dalam ruangan menunggu VVIP tersebut..


"Terima kasih Nona atas penjelasan kamu sebentar tadi.."


Kata Ronny kepada resepsionis tersebut..

__ADS_1


Beberapa menit kemudian,seorang maneger hotel memasuki ruang menunggu VVIP tersebut dan meminta resepsionis itu melakukan pekerjaannya di meja resepsionis..


"Selamat pagi Tuan dan juga Nona.."


"Saya maneger umum di hotel ini dan nama saya Jeremy.."


"Kamar yang Tuan dan Nona pesan sudah tersedia saat ini..apa Tuan dan Nona ingin pergi ke sana..?"


Ucap menager tersebut kepada Ronny dan juga Siska dengan lembut..


"Baik lah..sila tunjukkan jalan.."


Jawab Ronny singkat kepada maneger tersebut..


Tanpa membuang waktu,maneger tersebut langsung memimpin jalan keluar dari ruang menunggu itu lalu membawa Ronny dan juga Siska ke ruang lift untuk naik ke lantai 35..beberapa detik kemudian,pintu lift tersebut terbuka dan mereka bertiga masuk ke dalam lift dan langsung di bawa naik ke lantai tujuan mereka..


Kamar mewah di sisi kiri pula,bisa melihat keindahan kota Pelabuhan yang sangat maju dan modern..kebanyakan pengunjung yang memiliki kedudukan keewangan yang tinggi,lebih memilih kamar mewah ini daripada yang berada di sisi kanan,kerana mereka lebih suka melihat keindahan kota daripada pelabuhan itu yang berjarak 5 kilomiter dari pusat kota tersebut..


Setelah ketiganya memasuki kamar mewah tersebut,Ronny dan juga Siska dapat melihat kemewahan kamar tersebut yang juga memiliki 3 kamar tidur..ada juga ruang dapur yang mewah dan juga ruang istirehat serta balcony yang sangat lebar menghala ke pelabuhan..perabotan dan juga peralatan lainnya juga sangat mewah seperti yang terdapat di vila-vila super mewah..


"Tuan,Nona..ini kartu nama saya.."


"Jika kalian berdua memerlukan sesuatu,jangan segan-segan untuk menelpon saya bila-bila masa saja.."


"Izinkan saya keluar dan kalian bisa istirehat setelah itu.."


"Dan lagi 1..kapan tepatnya Tuan dan Nona ingin makan siang dan juga makan malam..?"


Ucap menager tersebut kepada Ronny dan juga Siska sambil bertanya..

__ADS_1


"Untuk makan siang,tolong di hantar pukul 12 tengah hari nanti dan untuk makan malamnya,sekitar pukul 7 malam.."


"Itu hanya untuk hari ini saja..mungkin besok,kami akan makan siang di luar saja.."


"Saya akan menelpon pak Jeremy jika ada perubahan untuk besok dan hari-hari seterusnya.."


Ucap Ronny menjawab pertanyaan maneger tersebut sambil menjelaskan..


"Baik Tuan,Nona..kami berharap,kalian bisa senang dan beristirehat dengan tenang di hotel kami.."


"Saya pergi dulu..terima kasih.."


"Sama-sama pak Jeremy.."


Ucap maneger itu dan juga Ronny saling berbalas ucapan..


Pak Jeremy langsung keluar dan meninggalkan kamar super mewah tersebut dan turun menuju lantai kantornya..saat berada di dalam lift,pak Jeremy bertanya tanya dalam hatinya,darimana asal usul Ronny dan juga Siska..


Mereka berdua terlihat biasa-biasa saja tapi bisa menginap di kamar yang super mewah tersebut dan yang lebih mengejutkan pak Jeremy adalah,mereka berdua menginap selama 1 minggu dan di bayar lunas secara langsung..jika keduanya berasal dari keluarga kaya di kota tersebut,pasti pak Jeremy sudah mengenali mereka berdua..


Menurut pak Jeremy,tidak ada seorang pun anak-anak atau tuan-tuan muda orang kaya dan terhormat di kota Pelabuhan yang dia tidak kenali..kecuali,orang tersebut datang dari kota besar yang lain seperti kota Jade dan juga ibu kota di utara..puas mencari jawaban yang tidak di temui,pak Jeremy menelpon nona mudanya yaitu Katty Purnama..


Katty adalah puteri dan anak tertua dari keluarga Purnama yang juga adalah keluarga tingkat atas dan juga keluarga yang berada di tingkat 1 kota Pelabuhan..keluarga itu juga memiliki seorang tuan muda yaitu adek kepada Katty dan nama beliau adalah Ziyan..


Tuan Muda Ziyan tidak seperti kakak perempuannya yang sangat suka berbisnis..dia lebih suka menghabiskan uang keluarganya dengan berpesta dan juga mengoleksi mobil-mobil mewah..


Untuk saat ini,tuan muda Ziyan telah mengoleksi 3 buah mobil mewah seperti Ferrari 458 italia,Lamborghini Aventador dan juga Mercedes AMG A45..


Tuan Besar Purnama sangat pusing saat melihat kelakuan anak laki-lakinya itu yang lebih suka menghabiskan uang keluarga dengan berpesta dan juga membeli mobil-mobil mewah tersebut..

__ADS_1


__ADS_2