Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 54 Pertukaran Kepimpinan


__ADS_3

Beberapa saat setelah hening tanpa ada kata-kata yang keluar dari mulut Ronny,dia mengeluarkan liontin batu giok merah dari saku celananya..liontin batu giok merah tersebut memang sering di bawa oleh Ronny ke mana saja dia pergi dan tetap berada di dalam saku celana ataupun bajunya..


Ronny membelai liontan dan mengusap batu giok merah itu dengan jari jempolnya beberapa detik..setelah itu,dia menggenggamnya sambil menghela nafasnya..


"Siska..apa kamu masih ingat dengan liontin batu giok merah ini..?"


Tanya Ronny tiba-tiba kepada Siska..


"Tentu saja aku masih ingat kak Ronny.."


"Tapi..kenapa dengan liontin itu kak Ronny..?"


Ucap Siska sambil bertanya kembali kepada Ronny..


"Sebenarnya..liontin ini kakak beli dari seorang kakek tua sebelum kakak di tabrak mobil tempoh hari.."


"Kakak tergesa gesa pulang kerana ingin menghadiahkan liontin batu giok ini kepada kak Juana mu.."


"Tapi..mungkin sudah suratan takdir kakak,saat ingin pulang ke rumah,kecelakaan itu terjadi dan menyebabkan kakak hampir kehilangan nyawa.."


"Untung ada liontin batu jade ini..dia yang telah menyelamatkan nyawa kakak dan bisa hidup sehat hingga saat ini.."


Ucap Ronny panjang lebar sambil di dengari oleh kedua wanita di depannya dengan penuh perhatian..


Setelah beberapa detik,Ronny menyambung penceritaannya dalam mimpi dan tidur panjangnya..dia bercerita dari saat dia kehilangan kedua orang tuanya hingga dia tiba di kota Jade..


Dia juga menceritakan tentang kejadian yang berlaku kepada dirinya saat baru tiba di kota Jade serta kehadiran Jully di dalam hidupnya..Ronny juga menyatakan kesalahfahaman antara dia dan juga paman Hendra serta Jully..


Dia juga tidak lupa menceritakan tentang bagaimana dia bisa mendapatkan pekerjaan di sebuah restoran yang sedikit mewah serta kehadiran teman barunya yaitu Riska..


Dan di akhir ceritanya,Ronny menjelaskan kehadiran kakek tua berambut putih di dalam tidur panjangnya..dia menceritakan keberadaan sebuah sistem yang super di dalam kepalanya dan memberitahu nama di sebalik sistem tersebut..


"Apa kalian percaya..bahwa kakek itu juga memberikan pria tampan ini uang yang sangat banyak..?"


"Biar aku jelaskan..uang yang aku dapat dari sistem yang di hadiahkan oleh kakek tua itu adalah sekitar 100 triliun.."


"Apa kalian percaya itu.."


"Dan untuk saat ini..Lucy,yang mengendalikan sistem dalam kepala ku ini,telah banyak membantu aku untuk meningkatkan kekuatan dan juga keahlian dalam diri ku.."


"Sebagai ganjaran dan hadiah dari ku..aku akan memberikan kalian berdua uang sebanyak 100 miliyar.."


"Tapi,kalian harus membantu aku mencari siapa saja atau perusahaan mana saja yang ingin memerlukan dana.."

__ADS_1


"Dan jika bisa,beli separuh saham dari perusahaan-perusahaan tersebut.."


"Apa kalian berdua mengerti..?"


Ucap Ronny dengan panjang lebar sambil menatap wajah kedua wanita di depannya yang melongo kerana terkejut mendengar penjelasan dari Ronny..


Dengan mata dan mulut yang terbuka lebar seperti telor,keduanya masih tidak mampu mencerna semua yang telah di ucapkan oleh Ronny sebelumnya..dan situasi itu berlanjutan dalam waktu beberapa menit sehingga Ronny menepok kedua dahi wanitanya itu..


"Plakkk..Plakkk.."


"Heiii..wanita bego..apa yang kalian berdua bengongkan..?"


"Mulut kalian berdua sudah di penuhi lalat bermata hijau.."


"Cepat keluarkan kartu bank kalian berdua..biarkan Lucy mentransfer uang 100 miliar itu sekarang juga.."


Ucap Ronny memecah keheningan di antara mereka bertiga..


"Ka..kak Ronny..apa i..itu benar..?"


"A..apa kak Ronny benar-benar ingin memberikan uang 100 miliyar itu kepada kami berdua..?"


"Eya..Ronny sayang..apa itu benar..?"


Tanya kedua wanita di depan Ronny tidak percaya..


"Apa menurut kalian berdua,aku bercanda saat ini..?


"Sudah..jangan banyak tanya,keluarkan kartu bank kalian berdua.."


Ucap Ronny menjawab pertanyaan dari Siska dan juga Katty..


Tanpa membuang waktu,kedua wanita tersebut langsung mengambil tas tangan bermerek yang baru mereka beli siang hari tadi..lalu mengeluarkan kartu bank dari tas tangan tersebut yang kelihatan sudah memudar kerana telah di gunakan dari beberapa tahun yang lalu..


Setelah itu,mereka menyerahkan kartu bank yang sudah memudar itu kepada Ronny..mereka berdua duduk kembali di sofa di depan Ronny sambil menunggu arahan selanjutnya..


Tanpa membuang masa,Ronny langsung meletakkan kedua kartu bank tersebut di atas meja di depannya..lalu meminta Lucy mentranfer uang 100 miliyar ke dalam rekening kartu bank tersebut..


"Lucy..tolong transfer uang 100 miliyar ke dalam masing-masing kartu bank ini.."


"Apa kamu bisa melakukannya..?"


"Itu sangat mudah Tuan.."

__ADS_1


"Sila tunggu sebentar..Lucy akan menjalankan tugas ini.."


Ucap Ronny dan juga Lucy berbalas ucapan..


Beberapa saat kemudian,Lucy menyatakan kebwrhasilan transaksi tersebut kepada Ronny..tidak menunggu lama,Ronny langsung menyerahkan kartu-kartu bank tersebut kepada Katty dan juga Siska..


"Nah..kartu kalian sudah terisi uang 100 miliyar beberapa saat yang lalu.."


"Gunakannya sebagai dana untuk membeli saham perusahaan yang memerlukan dana.."


"Kalian juga bisa menggunakannya uang tersebut untuk membeli keperluan peribadi kalian.."


"Tapi,cuba usahakan yang lebih penting dulu.."


"Apa kalian mengerti..?"


Ucap Ronny lagi sambil menyerahkan kartu bank tersebut..


"Kami mengerti sayang..kamu tidak perlu khuatir tentang itu.."


Ucap kedua wanita tersebut bersamaan kepada Ronny..


"Katty..aku ada satu permintaan dari mu.."


"Aku mendapat tau bahwa perusahaan penjualan kosmetik yang kamu dirikan,mengalami masalah kekurangan dana.."


"Apa kamu ingin menjual saham saham mu kepada ku..?"


"Kerana aku ingin adek Siska menguruskan perusahaan kosmetik tersebut.."


Ucap Ronny sambil bertanya kepada Katty serta menjelaskan kepada nya..


"Ronny sayang..apa pun yang kamu ingin lakukan,aku akan menuruti saja.."


"Perusahaan itu juga,adalah hasil titik peluh ku sendiri.."


"Jika adek Siska menginginkannya,aku tidak punya masalah dengan itu.."


Ucap Katty menjawab ucapan Ronny..


Beberapa saat kemudian,mereka berbicara tentang pertukaran kepimpinan di dalam perusahaan penjualan kosmetik tersebut..Ronny juga meminta Katty untuk mengajari Siska tentang selok belok dalam menjalankan bisnis tersebut..


Setelah semuanya selesai,Ronny meminta Katty kembali ke hotel SevenStars dan mengambil semua barang-barang yang tertinggal di dalam kamar mewah tersebut dan membawanya ke villa tersebut..

__ADS_1


Kerana saat ini,Ronny dan juga Siska akan pergi ke kantor departemen yang menguruskan surat izin mengemudi mereka berdua..


__ADS_2