Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 24 - Peluang Kedua Dan Terakhir


__ADS_3

Dengan senyum pahit yang terukir di wajahnya,Ronny menatap wanita muda di depannya lalu berkata kepada wanita tersebut..


"Maaf kak..uang ku ketinggalan di dalam saku celana yang lain.."


Ucap Ronny menyatakan situasi yang sebenarnya kepada wanita muda di depannya..


"Cihhh..dengan tampang dan gaya mu,kamu pasti tidak punya uang kan..kamu membuang masa ku saja melayani mu.."


"Dasar anak miskin..kumpulkan dulu uangnya hingga banyak,baru datang ke sini lagi.."


"Muka saja tampan tapi tidak punya uang..benar-benar pria tidak berguna sama sekali..


"Sana pergi dan jangan mengganggu di sini.."


Balas wanita muda tersebut kepada Ronny sambil mengejek dengan panjang lebar..


"Nona..meski pun aku miskin,nona tidak seharusnya berkata seperti itu kepada pelanggan dan nona juga tidak harus mengejek dan menghina orang lain dengan melihat luarannya saja.."


Ucap Ronny kepada wanita muda tersebut..


"Betul nona..apa yang di ucapkan anak muda ini ada benarnya..kamu sebagai karyawan,harus menghormati setiap pelanggan yang datang ke toko kamu.."


Kata seseorang yang datang dari arah belakang Ronny dan mengejutkan semua orang dalam toko tersebut..


Ronny terkejut mendengar suara yang dia kenal datang dari arah belakangnya dan setelah menoleh,teryata suara itu adalah suara kakek Thomas..


"Kek..maaf Ronny..kenapa kakek bisa ada di sini.."


Kata Ronny kepada kakek Thomas dengan rasa penasaran..


"Kakek hanya jalan-jalan saja dan tiba-tiba melihat kamu di toko ini.."


"Apa kamu ingin membeli ponsel..?"


Kata kakek Thomas lagi sambil bertanya kepada Ronny..


"Eya kek..tapi uang ku ketinggalan dalam saku celana sebelumnya.."


Jawab Ronny setelah itu..

__ADS_1


"Brukkk.."


Wanita muda yang mengejek Ronny sebelumnya,langsung berlutut di depan kakek Thomas dan juga Ronny secara tiba-tiba..


Ronny menjadi binggung kenapa wanita muda itu tiba-tiba berlutut di depannya dan juga kakek Thomas..Ronny langsung menatap kakek Thomas yang hanya tersenyum saat melihat wajah Ronny yang kehairanan saat melihat wanita muda itu berlutut..


"Ma..maaf kan saya Tuan Thomas..saya sepatutnya tidak melakukan kesalahan sebentar tadi.."


"Saya juga seharusnya bersikap propisional kepada semua pelanggan yang memasuki toko ini.."


"Saya juga berjanji,tidak akan melakukannya lagi di masa depan.."


"Tolong,maaf kan saya Tuan Thomas.."


Ucap wanita muda itu kepada kakek Thomas sambil berlutut dan memohon maaf..


Ronny bertambah terkejut saat wanita muda itu memanggil kakek Thomas dengan sebutan 'Tuan'..dia langsung menatap wajah kakek Thomas yang masih terus tersenyum dan tiba-tiba Ronny memikirkan sesuatu..


'apa mungkin toko ini kepunyaan kakek Thomas dan sebab itu lah wanita muda ini berlutut dan memohon maaf kepada kakek..'


Gumam Ronny dalam hati sambil menatap kakek Thomas..


Ucap kakek Thomas setelah itu dengan sedikit tegas di suaranya yang meminta..


"Ba..baik Tuan Thomas.."


Kata seorang pekerja wanita muda yang lainnya dan langsung pergi mencari maneger tersebut..


Beberapa menit kemudian,maneger itu berjalan dengan cepat dan berdiri di depan kakek Thomas sambil menundukkan kepalanya..maneger itu juga menatap wanita muda yang sedang berlutut di sisinya menghadap kakek Thomas..saat ini,baru dia mengerti mengapa kakek Thomas memanggilnya..


Ronny juga baru mengerti mengapa wanita muda itu berlutut di depannya dan memerintahkan agar maneger tersebut datang menemui kakek Thomas secara langsung..dan ternyata,toko itu benar-benar milik kakek Thomas..


"Aku mau kamu memecat wanita muda ini kerana telah melakukan kesalahan dengan menghina dan mengejek pelanggan.."


"Pecat dia saat ini juga dan potong upah bekerjanya setengah bulan.."


"Apa kamu mengerti pak maneger..?"


Ucap kakek Thomas kepada maneger tersebut sambil meminta..

__ADS_1


"Ba..baik Tuan Thomas..aku mengerti dan aku akan melakukannya sekarang juga.."


Jawab maneger itu dengan gugup..


"Kakek..aku rasa itu tidak perlu untuk saat ini.."


"Kenapa harus memecat seseorang yang mungkin tidak sengaja melakukan kesalahan.."


"Mungkin ada sesuatu yang mengganggu fikirannya hingga dia melakukan kesalahan tersebut.."


"Beri dia peluang kedua dan terakhir..jika dia melakukannya lagi,kakek bisa memecatnya tanpa memberi upah sedikit pun.."


"Dan dia juga harus berjanji,tidak akan melakukan kesalahan itu lagi di masa depan.."


"Bagaimana kek..?"


Ucap Ronny panjang lebar sambil memberi saran kepada kakek Thomas..


"Apa kamu mendengar ucapan pria muda ini..untung dia punya hati yang sangat baik dan sanggup meminta kepada ku untuk tidak memecat mu.."


"Jika menurut ku,kamu tidak layak untuk di maafkan sama sekali..dengan perilaku mu yang sangat sombong itu,kamu tidak layak bekerja di toko ku ini.."


"Kamu sangat bernasib baik dan melakukan kesalahan itu dengan pria muda yang sangat baik hati.."


"Berlutut di situ selama 1 jam dan renung kembali kesalahan yang telah kamu lakukan dan berjanji dalam hati mu bahwa kamu tidak akan melakukan kesalahan itu lagi di masa depan.."


"Apa kamu mengerti nona..?"


Ucap kakek Thomas kepada wanita muda yang sedang berlutut di depannya sambil memarahi wanita muda tersebut..


Ronny hanya mampu tersenyum tipis mendengar ucapan kakek Thomas dan tidak menyangka,bahwa kakek Thomas menuruti apa yang telah di sarankan oleh Ronny sebelumnya dan meminta agar kakek Thomas tidak memecat wanita muda tersebut..


"Kakek..terima kasih kerana tidak memecatnya dan memberi dia peluang kedua untuk memperbaiki kesalahannya.."


Ucap Ronny kepada kakek Thomas sambil menatap wajah kakek itu yang kembali tersenyum..


Setelah mendapatkan ponsel yang sederhana dan juga kartu simnya yang di berikan secara percuma oleh maneger toko,Ronny dan juga kakek Thomas meninggalkan toko tersebut lalu berkeliling selama beberapa waktu sehingga matahari terbenam dan langit bertukar warnanya..


Ronny mendapatkan ponsel tersebut,atas perintah dari kakek Thomas kepada maneger toko itu dan meminta maneger itu memberikan ponsel tersebut secara percuma kepada Ronny..

__ADS_1


Dia hanya mampu tersenyum riang saat menerima ponsel tersebut dan meminta agar kakek Thomas mengajarinya cara dan bagaimana menggunakan ponsel tersebut..


__ADS_2