Menantu Sampah Diceraikan

Menantu Sampah Diceraikan
Bab 32 - Hadiah Dari Sistem Super


__ADS_3

Hingga suatu saat,Siska di kurung dalam kamar tidurnya dan tidak di izinkan keluar dari kamar tersebut untuk waktu yang lama oleh ibu Juana..Ronny juga,tidak di benarkan lagi untuk berbicara dengan Siska sehingga Ronny memohon maaf kepada ibu mertua dan isterinya agar tidak menghukum Siska lagi..


Ronny juga memberi jaminan bahwa dia tidak akan lagi berbicara kepada Siska dan akan tetap berada di dalam ruang penyimpanan itu jika Siska ada di dalam rumah tersebut..setelah itu,Siska di izin keluar dari kamarnya dengan satu syarat yaitu,dia tidak bisa lagi bertemu atau berbicara dengan Ronny..


Siska hanya mampu menganggukkan kepalanya sambil mengepalkan tinjunya dan meneteskan air matanya..dia terpaksa mengikuti syarat itu agar dia tidak di kurung lagi di dalam kamarnya..setelah itu,Siska melakukan tugasan hariannya tapi,dia sudah mula tidak berbicara kepada ibu dan juga kakak Juananya..


Saat kembali dari kuliah,Siska langsung masuk ke dalam kamarnya dan hanya akan keluar dari kamar itu saat makan malam dan setelah selesai,dia kembali ke kamarnya..dan begitu lah yang dia lakukan Siska hingga dia mendapat khabar bahwa Ronny telah di tabrak mobil di pagi tersebut..


Kerana hari tersebut adalah hari minggu,Siska hanya tinggal di rumah,tepatnya dalam kamar tidurnya..kedua ibu dan kakak Juananya sedang asyik menikmati sarapan di ruang makan rumah tersebut..mereka mendapat khabar itu dari jiran tetangga yang kebetulan berada di tempat kejadian..


Mereka yang sangat mengenali Ronny yang juga di kenali sebagai seorang menantu sampah di kalangan tetangga di daerah perumahan tersebut,langsung memberitahu Juana dan juga ibunya mengenai kejadian tersebut..pada awalnya,mereka berdua merasa terkejut setelah mendengar berita itu..


Kerana jarak kejadian tersebut sangat dekat dengan daerah tempat mereka tinggal,keduan langsung keluar dari rumah mereka dan menuju ke tempat kejadian..


Setelah tiba di tempat kejadian itu,mereka berdua hanya berdiri di tepi longkang dan hanya melihat dari tepi longkang di mana tubuh Ronny tergeletak dengan lumuran darah membasahi kepala dan juga beberapa bahgian tubuhnya..tanpa sedikit pun rasa simpati dan juga kasihan,mereka berdua meminta Siska untuk membantu mengeluarkan Ronny dari dalam longkang tersebut..


Siska yang sudah lama berada di sisi mereka sambil menangis,tidak menunggu lama dan langsung masuk ke dalam longkang tersebut dan memeriksa tubuh Ronny..melihat lumuran darah di kepala Ronny,Siska langsung meminta seorang pria paruhbaya di sisinya untuk memberikan baju di tubuhnya sebagai alas menutupi luka lebar di kepala Ronny..


Saat itu,Ronny yang sedang menggenggam liontin batu giok merah di tangannya,sudah tidak sadarkan diri setelah memegang kepalanya yang terluka akibat tabrakan batu di dalam longkang tersebut..setelah darah di kepalanya membasahi batu giok merah di genggaman tangannya,kesadarannya mulai hilang setelah itu..


Siska meminta bantuan dari penduduk daerah tersebut untuk memanggil pihak yang berwajib..Siska juga tidak lupa memeriksa pernafasan Ronny dan merasa senang saat memastikan bahwa Ronny masih bernafas dengan tenang..


Dia juga merasa bersyukur kerana Ronny tidak mengalami luka yang terlalu parah kecuali luka di kepala dan juga luka-luka kecil di kaki serta tangannya..beberapa menit kemudian,sebuah mobil jenis van dari rumah sakit terdekat menghampiri tempat kejadian tersebut..


Setelah memberi keterangan saksi mata,pihak polisi dan juga van ambulan dari rumah sakit tersebut,meninggalkan tempat kejadian bersama Siska,Juana dan juga ibunya..mereka bertiga mengikuti mobil van tersebut ke rumah sakit untuk melihat keadaan Ronny yang sudah tidak sadarkan diri..


Dan,di sinilah Ronny yang saat ini masih berbaring di atas kasur rumah sakit dalam ruang inap berbayar selama 1 minggu..


Setelah masa yang di tentukan oleh Lucy di dalam kepalanya berakhir,Ronny bangkit dari tidurnya dan menempelkan punggungnya di kepala kasur dengan beralaskan bantal tidurnya..Siska yang juga sudah berada di sisi kasur tersebut ingin mengatakan sesuatu tapi di halang oleh Ronny yang meletakan jari telujuk di mulutnya..

__ADS_1


Isyarat itu membuat Siska tidak dapat mengeluarkan kata-kata yang sudah di hujung lidahnya dan terpaksa menelennya kembali..dia hanya mampu menatap dan memerhati dan bertanya tanya mengapa Ronny melakukan tindakan tersebut..sambil menunggu arahan dari Ronny,Siska menyediakan makanan di atas meja yang berada di atas tempat tidur Ronny..


"Tinggg.."


"Selamat Tuan..Versi Sistem telah berhasil di tingkatkan.."


Setelah itu,layar sistem berwarna biru muda,muncul kembali di depan mata Ronny..


Pemilik Sistem : Ronny Bakri


Versi Sistem : Level 2


Kekuatan Fikiran : Nihil


1)Rendah-500ps


Kekuatan Tubuh : Nihil


1)Rendah-500ps


1)Ahli Tingkat Harimau


Level 1-300ps


Level 2-500ps


Level 3-800ps


Keahlian Lain : Nihil

__ADS_1


1)Memandu-500ps


2)Memasak-500ps


Point Sistem : 4,500


Kenaikan Level Secara Bertahap


Saldo Sistem : 100,000,000,000,000.00


Saldo kartu hitam : 150,000,000.00


Saldo cash : Nihil


100 juta \= 100ps


"Selamat Tuan..dengan point sistem yang tersisa,Tuan bisa meningkatkan tahap seperti yang ada di dalam layar sistem.."


"Sistem Super juga telah menghadiahkan Tuan dengan uang dengan nominal yang berada di bawah layar.."


"Tuan bisa menggunakannya uang tersebut sesuka hati Tuan dengan memindahkan uang tersebut ke dalam rekening Tuan yang sedia ada.."


"Tuan hanya perlu memerintahkan Lucy untuk melakukannya.."


"Lucy juga berharap,agar Tuan bisa menemukan suatu tempat yang tenang untuk meningkatkan tahap yang ada di dalam sistem.."


"Lucy akan kembali lagi setelah Tuan menemukan tempat tersebut.."


Ucap Lucy kepada Ronny dengan panjang lebar sambil menjelaskan apa yang perlu di lakukan oleh Ronny..

__ADS_1


Setelah itu,Ronny yang sudah melihat nominal uang yang di hadiahkan oleh Sistem Super kepadanya,melongo sehingga mulutnya terbuka dengan lebar..


Seketika,layar sistem di depan mata Ronny dan juga suara Lucy menghilang begitu saja..


__ADS_2